Mengapa Enggan Berkurban Padahal Mampu?

0
995
mengapa enggan berkurban

Mengapa Enggan Berkurban – Sebagian orang memiliki kelebihan harta yang bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah kurban. Akan tetapi mengapa enggan berkurban padahal sudah jelas-jelas mampu?

Berkurban dengan satu ekor kambing atau 1/7 sapi secara patungan juga cukup ringan untuk dilakukan bagi orang yang mampu secara finansial.

Namun, sudah menjadi hal wajar jika manusia memang sulit mengeluarkan harta yang sudah susah payah dikumpulkannya selama hidup.

Kurban biasanya kita kenal sebagai udhiyah. Secara bahasa, udhiyah berarti kambing yang disembelih yakni pada waktu mulai akan siang dan waktu setelah itu. ada pula yang memaknai, udhiyah artinya kambing yang disembelih pada waktu Idul Adha.

Sedangkan menurut istilah, udhiyah artinya sesuatu yang disembelih dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT pada hari Idul Adha dengan syarat-syarat yang berlaku.

Sebagaimana dalil Alquran di bawah ini:

Qurban pada hari nahr (Idul Adha) disyariatkan berdasarkan beberapa dalil, di antaranya adalah firman Allah Ta’ala,

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2)

Dari ayat Alquran di atas, dapat kita simpulkan bahwa berkurban dianjurkan bagi seluruh umat Muslim yang mampu melaksanakannya.

Mengapa Enggan Berkurban? Padahal Banyak Hikmahnya

Banyak orang yang masih belum menyadari atau belum terketuk hatinya untuk memenuhi panggilan ibadah sunnah berkurban.

Padahal, jika mengetahui bahwa ada banyak sekali hikmah seusai melakukannya, pasti akan banyak orang yang kemudian terpanggil untuk menunaikannya.

Lalu apa saja hikmah berkurban? Mari simak di bawah ini.

1. Meraih Takwa

Kurban dilakukan untuk meraih takwa. Yakni dalam arti luas, seseorang yang melaksanakan kurban pasti ingin mencapai puncak ketakwaan dengan keikhlasan dalam hatinya tersebut.

Sebab Allah SWT tidak hanya butuh daging dan darah dari hewan kurban sendiri melainkan ihtisab (Seseorang yang mengharap-harap pahala dariNya) serta niat yang shalih.

Allah Ta’ala berfirman,

لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ

“Kamu akan memperoleh kebaikan yang banyak padanya.” (QS. Al Hajj: 36)

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj: 37)

2. Sebagai Rasa Syukur

Menunaikan ibadah kurban juga sebagai rasa bersyukur kita kjepada Allah SWT karena telah dilimpahkan harta untuk mencukupi segala kebutuhan dalam menjalani hidup di dunia ini.

3. Mengingat Kesabaran Nabi Ibrahim AS

Agar setiap mukmin bisa mengingat betapa sabarnya Nabi Ibrhaim AS, yang telah membuahkan ketaatan dan kecintaannya kepada Allah SWT daripada anaknya sendiri.

Pengorbanan seperti itulah yang kemudian melepaskan cobaan yang dihadapinya. Sehingga Ismail pun berubah menjadi seekor domba ketika akan disembelih.

4. Lebih Baik Dari Sedekah Uang

mengapa enggan berkurban

Menunaikan ibadah kurban itu lebih baik daripada bersedekah uang meskipun nilainya sama besarnya dengan hewan yang di qurban kan.

Hal tersebut tentu tidak bisa menyamai serta mengungguli keutamaan dalam berkurban. Meskipun hukum kurban tidaklah wajib maka tetap diperintahkan kepada orang yang telah mampu.

Sebab, mereka yang telah menunaikan maka hatinya akan lebih tenang dan seolah terlepas apa yang menjadi tanggungan dalam hidupnya.

Berkurban itu tergolong mudah kita bisa melakukannya dengan satu ekor kambing atau patungan 1/7 sapi.

Di mana masing-masing kurban tersebut bisa diniatkan untuk satu keluarga walaupun didalamnya ada 100 jiwa atau lebih.

Demikian di atas ulasan mengenai pertanyaan mengapa enggan berkurban padahal sudah jelas-jelas mampu untuk melaksanakannya?

Semoga artikel ini memberi manfaat bagi kita semua.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY