Dikta Kena Bully, Umat Islam Nggak Boleh Latah

0
2094
Dikta

Dikta – Pradikta Wicaksono atau yang biasa dikenal dengan nama fenomenal sebagai Dikta dari Yovie & Nuno tiba – tiba menjadi geram.

Ia gemas dengan ungkapan beberapa netizen yang memberikan komentar dengan tendensi body shaming kepadanya.

Sobat Cahaya Islam, apa yang Dikta alami bisa saja umat lainnya rasakan, Menjadi bahan bully-an bagi kebanyakan orang tentu bukanlah hal yang baik. Selain bisa menjadi ladang dosa bagi yang melakukan hal tersebut juga akan menjadikan mental korban bully-an menjadi down.

Bagaimana Seharusnya Umat Merespon Apa yang Dikta Hadapi?

Sobat Cahaya Islam, kejadian yang Dikta alami bisa saja menjadi permasalahan umat lainnya. Sebab, dari dulu sampai sekarang bullying selalu menjadi momok permasalahan di semua level generasi.

Bahkan di era kecanggihan teknologi sekarang, bullying malah semakin mewabah dan menjadi – jadi. Naudzubillah.

Semua umat bisa mengakses seluruh media sosial dan melontarkan ucapan apapun yang mereka inginkan termasuk mengomentari penampilan dari Pradikta ini. Seperti yang sudah terlansir dari beberapa berita, kegeraman vokalis Yovie & Nuno karena dipicu beberapa netizen yang mengomentari penampilan fisiknya.

Dikta

Menurut mereka, kulit sang vokalis terlihat lebih menghitam dan badannya menjadi kurus. Diagnosa ngawur para netizen kondisi penampilannya yang menurun karena vokalis tersebut adalah penggunaan narkoba.

Sontak saja, vokalis tersebut tak terima dan langsung memberi balasan telak. Ia mengungkapkan bahwa penyebab dari penampilannya saat ini karena olahraga freediving.

Perlu umat ketahui bahwa olahraga in salah satu aktivitas yang dapat membakar kalori dalam jumlah banyak daripada olahraga yang biasa.

Selain itu, Ia melakukannya hampir 3-4 kali dalam seminggu. Olahraga yang membutuhkan dan mengeluarkan banyak tenaga ini, tentu juga perlu sinergitas dari manajemen pernafasan. Tujuannya agar sang vokalis dapat bertahan lama di bawah permukaan laut.

Maka tudingan yang umat berikan untuk vokalis tersebut bukanlah hal yang benar bahkan terkategorikan fitnah.

Idealnya, umat memahami hal tersebut bahwa berbohong ataupun memberi kesaksian palsu akan berdosa.

Mengapa Hari ini Umat Latah untuk Melontarkan Komentar Pedas?

Sobat Cahaya Islam, kondisi sebagian umat hari ini yang mudah untuk berkomentar ketika berselancar di dunia maya bisa saja karena mayoritas banyak yang melakukan.

Selain itu, ada beberapa faktor diantaranya yakni :

1.    Kebebasan Berpendapat

Salah satu faktor yang menjadikan umat dapat dengan mudah mengomentari sesamanya maupun orang lain yakni karena pilar kebebasan berpendapat dalam demokrasi.

Business meeting

Memang ini bukanlah hal yang terlarang, hanya saja konsep kebebasan berpendapat tidak ada standarnya. Sehingga siapapun bisa menafsirkan kebebasan tersebut.

2.    Tak Mengetahui Adab dalam Menasehati

Faktor lain yang menjadikan umat tak memahami konsep berpendapat yang ahsan lantaran mereka tak mendetaili bagaimana keteraturan Islam dalam hal tersebut.

Padahal, idealnya dalam Islam dakwah ataupun sebuah nasehat harus tersampaikan dengan cara yang hikmah. Hal ini sesuai dengan surat Fushilat ayat 34 yakni :

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۗاِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ

Artinya : Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan an-tara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Dikta dan bagaimana seharusnya umat merespon ketegangan tersebut.

Semoga referensi ini dapat menjadi pengingat bagi umat untuk tak asal melontarkan komentar sebab semua yang dilakukan umat akan dipertanggungjawabkan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY