Zulham Zamrun Mengacungkan Jari Tengah, Publik Figur Harusnya Menjadi Tauladan Yang Baik

0
2093
Zulham Zamrun

Zulham Zamrun– Beberapa hari terakhir nama Zulham Zamrun tengah hangat diperbincangkan dihalaman platform digital. Hal itu disinyalir terjadi setelah dirinya mendapatkan kartu merah ketika bertanding sepak bola melawan Persiraja banda aceh.

Akibatnya Zulham tidak dapat meneruskan pertandingan hingga selesai. Bahkan namanya kembali viral setelah videonya yang mengacungkan jari tengah tersebar di sosial media setelah dia mengunggah story pada akun miliknya.

Sontak story itu menjadi bulan-bulanan nitizen yang menduga bahwa itu ditunjukkan karena bentuk kekesalannya dalam pertandingan terakhir. Namun ketika dikonfirmasi, Zulham membantah tudingan tersebut. Dia menegaskan bahwa story itu ditujukan kepada akun status ternate dan bukan untuk masyarakat Indonesia.

Sobat cahaya islam, berfikir sebelum bertindak adalah ungkapan yang tepat pada kasus Zulham Zamrun ini. Sebab menjadi publik figur maka setiap aktifiitas akan selalu diikuti oleh umat.

Bukan hanya kegiatan yang bernilai positif namun juga hal negatif yang tersampaikan baik disengaja maupun tidak oleh publik figur tersebut akan langsung menjadi perbincangan di kalangan umat.

Menjadi publik figur bukan hal yang mudah oleh karena itu setiap tindakan yang akan diambil harus dipikir secara matang. Apalagi sebagai umat muslim yang mana harus mencerminkan pribadi islami. Mencontohkan amar ma’ruf seperti tauladan yang telah diberikan oleh Rosulullah.

Bagaimana Tauladan Islami Bagi Pemuda Islam?

Zulham Zamrun

Sobat cahaya islam, menerapkan tauladan islami di jaman sekarang bukan hal yang tidak mungkin. Meskipun tidak sedikit pula pemuda islam yang masih sedikit pengetahuannya tentang islam.

Hal ini disebabkan karena semakin majunya perkembangan tekhnologi yang tidak dibarengi dengan ilmu agama yang cukup. Namun meskipun demikian sebagai umat yang masih sadar akan pentingnya penerapan amar ma’ruf tauladan dari Rosululloh, wajib memanfaatkan dunia digital yang semakin maju ini untuk terus semangat memperluas dan menyebarkan aqidah-aqidah islamiyah.

Tauladan islami yang diajarkan oleh Rosululloh adalah yang pertama berlemah lembut dengan sesama sehingga orang lain tidak sakit hati karena perilaku dan tingkah laku yang terlanjur di perlihatkan.

Selain itu umat harus selalu jujur dalam setiap perkataan, karena manusia yang dipegang adalah kata-kata yang keluar dari mulutnya. Jangan sampai lidah yang tidak bertulang menjerumuskan kedalam masalah yang besar. Naudzubillah

Yang ketiga adalah selalu berprasangka baik kepada sesama muslim, peringatan kepada umat supaya tidak langsung mengambil kesimpulan setiap apa-apa yang dilihat tanpa bertanya terlebih  dahulu.

Karena hal ini merupakan cikal adanya sebuah fitnah, karena hanya melihat tanpa mngonfirmasi yang sebenarnya. Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori no 6064, Rosulullah S.A.W bersabda “ jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka itu adalah perkataan yang paling dusta”

Yang keempat adalah jangan pernah ikut campur urusan orang lain. Karena pada dasarnya setiap manusia mempunyai masalah sendiri didalam hidupnya. Maka ketika ada orang lain sedang terkena masalah jangan pernah ikut campur sebelum orang tersebut meminta bantuan.

Yang terakhir adalah menjawab salam. Umat pasti banyak yang sudah tahu tentang kewajiban menjawab salam ini. Karena salam merupakan do’a maka umat wajib mendo’akan orang tersebut yaitu dengan menjawab salamnya.

Dari Abu Hurairah r.a, Rosulullah S.A.W bersabda “kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim” (HR. Muslim no. 54)

Dampak yang Akan Timbul Jika Mengacuhkan Tauladan Islami

Zulham Zamrun

Sobat cahaya islam, dari kasus Zulham Zamrun ini banyak diambil pelajaran. Yaitu pentingnya menjaga sikap yang baik, perilaku yang amar ma’ruf serta tidak melakukan perbuatan yang kasar.

Jika hal tersebut dapat dicegah maka banyak sekali manfaat yang akan di peroleh. Tetapi sebaliknya jika tidak diperdulikan hal-hal tersebut akan berdampak bagi kehidupan umat kedepan.

Contohnya saja hanya karena mengacungkan jari tengah Zulham Zamrun banyak dikomentari yang tidak enak oleh masyarakat yang bisa jadi mengancam karir nya didunia sepak bola.

Oleh karena itu, pentingnya menjaga perilaku baik didunia nyata maupun di dunia maya. Sebab tekhnologi semakin canggih maka setiap perilaku yang dilakukan meskipun ditempat yang jauh sekalipun akan diketahui orang.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY