12.12 Diskon Besar-besaran , Muslim Perlu Selektif Belanja, Ingat Bahayanya Belanja Berlebihan

0
103

12.12 Diskon Besar-besaran – Kesempatan yang ditunggu-tunggu bagi para pembeli online. Pasalnya, banyak aplikasi online yang mengobral diskon dengan tarif bebas ongkir dan cashback sekian persen yang disayangkan apabila dilewatkan, karena untuk hanya ada dalam satu tahun.

Ada beberapa aplikasi belanja online yang mengiming-imingi pembeli, antara lain ada Shopee,  Lazada, Tokopedia, Blibli.com, JD.id, Bukalapak, dan lainnya di momen 12.12 diskon besar-besaran. Alhasil, banyak masyarakat Indonesia yang notabene sifat daya konsumtifnya tinggi banyak yang tertarik.

Secara jelas, memang penawaran terkait belanja online menguntungkan masyarakat, di mana yang awalnya tidak bisa dibeli karena ada penawaran yang menyuguhkan diskon besar, pada akhirnya bisa dibeli dengan mudah.

Sobat Cahaya Islam, namun ternyata dibalik diskon yang ditawarkan oleh aplikasi belanja online, memiliki nilai negatif bagi orang-orang tertentu. Untuk mencegah kemudaratan atau sisi negatifnya dari sudut pandang Islam, mari kita bahas pentingnya selektif berbelanja.

Selektif berbelanja ini dapat kita telusuri dengan mengetahui kemungkinan-kemungkinan bahayanya belanja secara berlebih-lebihan.

Kesempatan 12.12 Diskon Besar-besaran, Ini Bahaya Belanja Berlebihan

Islam adalah agama yang moderat, bukan ekstrem dalam artian lain agama wasathiyah (agama pertengahan). Pertengahan di sini bisa diartikan dalam memandang kehidupan, yang mana menyarankan umatnya untuk balance atau seimbang.

Seimbang berarti tidak berlebihan. Berlebihan merupakan sifat yang tidak diperkenankan dalam Islam, sebagaimana larangan yang telah tertera dalam Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 31.


يٰبَنِىۡۤ اٰدَمَ خُذُوۡا زِيۡنَتَكُمۡ عِنۡدَ كُلِّ مَسۡجِدٍ وَّكُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا وَلَا تُسۡرِفُوۡا‌ ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الۡمُسۡرِفِيۡنَ

Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Berlebihan dalam konteks ayat di atas, yakni berlebihan dalam hal berpakaian, dan konsumsi. Akan tetapi larangan itu bisa dibuat landasan berlebihan dalam hal yang lain, termasuk berbelanja online.

Berikut beberapa bahaya berlebihan dalam belanja, yang patut muslim hindari sebisa mungkin, mengingat dampaknya yang besar.

  • Keuangan Bisa Terkikis Seketika

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang mudah luluh dan tergiur iming-iming, akan tetapi muslim perlu selektif memilah dan memilih mana barang yang perlu dan mana barang yang diinginkan?

Ingin dan perlu atau butuh suatu hal yang berbeda namun, banyak manusia yang belum mampu menyadarinya. Ingat belanja apa-apa yang diinginkan, tergiur dengan kemewahan yang terlihat lewat penglihatan bisa menipiskan dompet.

Jangan sampai dana yang seharusnya cukup untuk sebulan, tidak sampai seminggu terkikis sudah ludes dengan barang-barang yang tidak diperlukan secara prioritas.

  • Hanya Membuat Mubazir

Apakah kalian tahu? Ketika manusia telah terpaut dengan penglihatan adanya diskon, secara tidak langsung telah dihipnotis hingga lupa untuk mempertimbangkan butuh atau tidak barang yang dibeli nantinya, meski pada akhirnya hanya teronggok sebagai barang yang memenuhi ruangan.

Bahkan, kadang juga lupa untuk memakainya karena telah banyak hal-hal yang dimiliki. Sehingga, hanya menambah nilai kemubaziran yang jelas agama tidak membenarkannya.  

  • Menjadi Teman Setan

Berlebihan dalam berbelanja, serta dalam berbagai macam hal, hati-hati bisa menyeret ke dalam pertemanan setan yang menginginkan hal yang berlebih-lebihan, padahal tanpa lebih pun sebenarnya muslim sudah lebih dari cukup.

Sobat Cahaya Islam, itu bahaya berbelanja secara berlebihan, yang bisa muslim hindari dengan selektif berbelanja. Semoga di momen 12.12 diskon besar-besaran, muslim bisa tetap ingat jika berlebihan itu tidak baik. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY