Spesial untukmu wanita muslimah: Kenikmatan Berhijab?

0
1348

Apa yang ada di pikiran kita ketika mendengar sebuah ungkapan “wanita muslimah”? Tentu setiap orang memiliki perspektif berbeda akan hal itu. Namun bagi kami, tim Cahayaislam percaya bahwa mereka yang menyandang titel wanita muslimah ialah para wanita yang kelak akan menjadi seorang penghuni surga. Lalu bagaimana seorang wanita bisa dikatakan sebagai seorang muslimah? Ada beberapa hal yang harus dikerjakan.

Ini loh kewajiban bagi mereka yang ingin menyandang status wanita muslimah

Menjadi seorang muslimah itu harus memiliki kriteria-kriteria wajib seperti,  taat pada Tuhannya, salat lima waktu, dan  menjaga kehormatannya, hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah s.a.w.

“Apabila seorang wanita taat pada Tuhannya, mendirikan shalat lima waktu (yang menjadi kewajibannya), dan menjaga kehormatannya, maka ia akan masuk surga Tuhannya.” (HR Ahmad).

Selain itu wanita muslimah hendaknya juga berpuasa pada bulan Ramadhan, melaksanakan ibadah haji (bila mampu), berderma, ramah pada tetangganya, taat pada suaminya atau taat pada ayah ibunya jika ia belum menikah, sudah barang tentu memakai hijab. Poin terakhir ini yang di beberapa percakapan menjadi sepele seperti “yaudahlah ya yang penting kan kita baik sama orang, liat aja yang pake kerudung itu banyak yang pacaran mesra mesraan di pinggir jalan”.

Sekilas celotehan ini memang ada benarnya namun apa dengan tidak memakai hijab juga lebih baik? Tidak bukan, selain itu dengan tidak memakainya kita sudah melanggar satu ketentuan Allah yang tertuang dalam surat Al-Ahzab: 59 berikut,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kita sering mendengar pepatah bahwa sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah, layaknya mutiara ia tertutupi oleh dalamnya lautan dan kerang yang membungkusnya, begitupun wanita ia juga harus menutupi auratnya dengan pakaian syar’i yang bahkan menurut sebagian laki-laki akan lebihteduh dan indah melihat para wanita yang menutupi auratnya ketimbang wanita yang mengumbar auratnya, karena akan menimbulkan dosa dan nafsu syahwat.

Apa nikmatnya menjalankan perintah itu?

Seperti yang telah kami cantumkan diparagraf paling atas. Nikmatnya memenuhi perintah menggunakan hijab agar menjadi wanita muslimah sejati adalah surga. Terlebih kita hidup sebagai wanita muslimah di negara Indonesia yang notabene adalah negara islam besar di dunia. Tentu kita harus bersyukur karena kita bisa menjalankan syariat islam berhijab dengan mudahnya.

Betapa nikmatnya menjadi seorang wanita muslimah di Indonesia, kita bisa berhijab dengan nyaman, pergi kemanapun yang kita inginkan, menduduki jabatan di pemerintahan, dan masih banyak lagi. Ketahuilah bahwa ada saudari kita diluar sana yang memiliki situasi yang lebih tidak menyenangkan dibanding kita. Ada mereka yang tetap berhusnudzon billah meski ia telah menerima potongan tubuh anak-anaknya yang hanya terbungkus dalam plastik, Ummu Nidal yang bahkan sanggup mengorbankan dirinya sendiri setelah kehilangan suami dan anak-anaknya, atau si wanita muslim dalam berita yang bersikukuh memberikan sapinya yang telah tua, satu-satunya harta yang ia miliki untuk kepentingan saudaranya sesama muslim di Gaza.

Belum lagi saudari muslimah kita yang berada di negara-negara adigdaya seperti Amerika. Eksistensi mereka dalam mengenakan hijab banyak ditolak oleh masyarakat. Bahkan dicela sebagai teroris dan dicemooh. Keberadaan mereka tidak dianggap dalam kehidupan sosial masyarakat. Kita harus bersyukur kepada Allah atas keadaan kita yang tidak berat. Bahkan bisa lebih semangat lagi menunaikan syariat islam dengan berhijab secara baik.

Semoga tulisan yang sederhana ini dapat sedikit mengingatkan para wanita muslimah yang insyaallah menjadi bidadari surgawi kelak. Wallahualam bisshawab karena segala kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Semoga kita sebagai umatnya dapat saling memaafkan dan saling memberi pencerahan.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!