Tata cara ziarah kubur – Ziarah kubur merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam agama islam. Tujuan dari ziarah kubur tersebut yaitu untuk mengingat mati, mendoakan almarhum, serta mengambil pelajaran atas kehidupan. Kendati demikian, terdapat tata cara ziarah kubur sesuai sunnah yang perlu umat islam lakukan.
Pasalnya ziarah kubur bukan sebatas ritual yang umat islam lakukan tanpa makna. Ziarah kubur mempunyai banyak manfaat serta hikmah untuk orang yang melakukannya. Karena itu, Sobat Cahaya Islam perlu mendalami dan mengetahui seperti apa tata cara ziarah kubur yang benar.
Bagaimana Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunnah?
Ziarah kubur adalah aksi mengunjungi makam orang yang sudah meninggal dunia, baik ada hubungan darah atau tidak. Bukan itu saja, ziarah kubur juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus kasih sayang kepada orang yang sudah meninggal dunia.
Dalam pandangan islam, ziarah menjadi hal yang penting, lantaran mampu meningkatkan keimanan Sobat kepada Allah SWT. Dengan ziarah, maka umat islam bisa mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan rasa syukur. Bahkan ziarah kubur juga mampu menghapus semua dosa dan mendapat pahala dari Allah SWT.
Berziarah bukanlah bentuk penyembahan, namun mengingatkan manusia akan kematian serta dunia yang fana. Penting untuk Sobat ingat, berziarah sejatinya mengajarkan manusia lebih menghargai kehidupan serta waktu yang sudah Allah SWT berikan. Untuk itu, Sobat perlu mengetahui bagaimana tata cara ziarah kubur sesuai sunnah agar tidak menyimpang dari ajaran agama.
Berikut ini ada tata cara ziarah kubur yang sesuai dengan sunnah dan bisa Sobat Cahaya Islam:
1. Niat
Tata cara ziarah kubur pertama yang perlu Sobat lakukan adalah dengan berniat. Harap niatkan berziarah karena Allah SWT saja bukan karena takhayul, riya, ataupun berharap dari orang yang sudah meninggal dunia. Hal ini menunjukkan bahwa ziarah ke makam bukan tujuan ibadah, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Allah saja.


2. Memilih Waktu Tepat untuk Berziarah
Berikutnya dalam tata cara ziarah kubur yaitu dengan memilih waktu yang tepat untuk ziarah. Waktu yang sunnah untuk ziarah yaitu hari Jumat. Pasalnya hari itu merupakan hari yang sangat mulai di sisi Allah SWT.
Namun, Sobat Cahaya Islam juga boleh berziarah pada hari-hari lainnya seperti Idul Adha, Idul Fitri, atau hari istimewa lainnya.
3. Berwudhu Sebelum Ziarah
Tata cara ziarah kubur sesuai sunnah berikutnya yaitu Sobat perlu membersihkan diri dari hadas dan najis. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang sopan dan bersih. Sobat juga perlu menjaga adab dan akhlak saat berziarah.
Adab tersebut antara lain tidak berbicara keras, tak tertawa terbahak-bahak, apalagi merusak makam. Nabi Muhammad SAW bersabda:
لَأَنْ يَجْلِسَ أَحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ فَتُحْرِقَ ثِيَابَهُ، فَتَخْلُصَ إِلَى جِلْدِهِ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ
“Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur”(HR. Muslim 3/62)
4. Membaca Salam
Saat memasuki area pemakaman, Sobat harus membaca doa dan salam. Hal ini sebagai bentuk penghormatan pada penghuni kubur sekaligus memohon perlindungan pada Allah SWT. Salam yang bisa Sobat baca yaitu:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ لَلاَحِقُوْنَ نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
“Salam keselamatan atas penghuni rumah-rumah (kuburan) dan kaum mu’minin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dari kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian” (HR. Muslim no. 974)
5. Menghormati Area Pemakaman
Penting juga untuk Sobat menghormati pemakaman serta tidak merusak ataupun mengotorinya dengan apapun. Nabi Muhammad SAW bersabda:
لَا تَجْلِسُوا عَلَى الْقُبُورِ وَلَا تُصَلُّوا إِلَيْهَا
“Janganlah duduk di atas kuburan dan jangan shalat menghadapnya.” [Muslim (II/668 no. 972) dari Abu Martsad Radhiyallahu anhu]


Sobat Cahaya Islam, itulah informasi tentang tata cara ziarah kubur sesuai sunnah yang perlu Sobat terapkan. Harap selalu ingat tujuan berziarah karena Allah SWT, agar Sobat tidak melakukan syirik.































