Sombong kepada orang sombong merupakan sifat yang sangat dicela dalam Islam. Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur’an dan Nabi Muhammad SAW memperingatkan umatnya tentang bahaya kesombongan melalui berbagai hadits. Kesombongan sendiri merupakan sikap merasa diri lebih tinggi, dan lebih hebat daripada orang lain.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah Sobat Cahaya Islami memalingkan wajah dari manusia karena sombong dan janganlah berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sungguh Allah tidak terlalu menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)
Sombong kepada Orang Sombong dalam Islam
Islam mengajarkan agar Sobat Cahaya Islami tetap rendah hati dan tidak membalas kesombongan dengan kesombongan. Meskipun mungkin merasa tergoda untuk menunjukkan sikap sombong kepada orang yang sombong, namun hal ini bertentangan dengan ajaran Islam. Allah SWT telah berfirman bahwa:
“Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu adalah orang-orang yang telah berjalan di atas bumi dengan rendah hati. Namun, apabila orang-orang bodoh menyapa mereka, maka harus bisa mengucapkan kata-kata yang baik.” (QS. Al-Furqan: 63)
1. Hadits dan Ajaran Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW sendiri telah mencontohkan sikap rendah hati dan lemah lembut bahkan terhadap orang-orang yang sombong. Berikut ini beberapa hadits yang menekankan pentingnya bersikap rendah hati, yaitu
● Kesabaran dan Kesopanan
“Barangsiapa yang merendahkan diri karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)
● Menghindari Perdebatan
“Aku menjamin sebuah rumah yang ada di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan, meski dia berada di pihak paling benar.” (HR. Abu Dawud)
Hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW mendorong umatnya untuk menghindari perdebatan. Kemudian, menjaga sikap rendah hati meskipun berhadapan dengan orang yang sombong.


2. Hikmah Tidak Membalas Kesombongan dengan Kesombongan
Membalas kesombongan orang lain hanya akan memperburuk situasi dan menambah konflik. Sebaliknya, bersikap rendah hati bisa membawa banyak manfaat, di antaranya:
● Mendapatkan Ketenangan Hati
Orang yang rendah hati akan cenderung lebih tenang dan damai. Hal ini karena tidak terbebani dengan perasaan iri, dengki, atau keinginan untuk membuktikan diri.
● Menarik Simpati dan Rasa Hormat
Sikap rendah hati seringkali menarik simpati serta rasa hormat dari orang lain. Bahkan, dari orang yang awalnya bersikap sombong.
● Mendapatkan Pahala dan Ridha Allah
Allah SWT senantiasa mencintai hamba-Nya yang rendah hati. Bahkan, menjanjikan pahala bagi mereka yang berusaha mengendalikan diri dari kesombongan.
Praktik dalam Kehidupan Sehari-Hari
Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa cara untuk tetap rendah hati dan tidak membalas Sombong kepada orang sombong. Berikut ini penjelasannya:
1. Berdoa dan Memohon Pertolongan Allah
Selalu berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan agar tetap rendah hati. Bahkan, tidak terpengaruh oleh kesombongan orang lain.
2. Mengingat Tujuan Hidup
Mengingat bahwa tujuan hidup adalah untuk bisa meraih ridha Allah SWT. Bahkan, menyadari bahwa segala sesuatu yang Sobat Cahaya Islami miliki adalah titipan dari-Nya.


3. Mencontoh Teladan Nabi Muhammad SAW
Meneladani sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW yang selalu terlihat rendah hati, lemah lembut, dan sabar dalam menghadapi berbagai situasi.
Sobat Cahaya Islami juga bisa brsikap empati. Hal ini tentunya untuk membantu lebih sabar dan tidak mudah terpancing menjadi Sombong kepada orang sombong.
































