Sofyan Djalil Ciptakan Bank Tanah, Ini Hukum Mengambil Tanah yang Tidak Bertuan untuk Kesejahteraan Masyarakat dalam Agama Islam

0
298

Sofyan Djalil – Diciptakannya bank tanah tercantum dalam Undang-undang Omnibus Law. Bank tanah menerapkan sebuah kebijakan untuk mengambil alih kepemilikan tanah yang tidak ada pemiliknya atau masa penggunaannya telah kadaluwarsa dan digunakan untuk menarik investor demi kepentingan masyarakat.

Akan tetapi, banyak rakyat yang menolak UU omnibus law ini karena mereka menganggap banyak hak mereka yang diambil secara paksa. Sedangkan, maksud dari Sofyan Djalil adalah untuk memanfaatkan tanah-tanah yang tidak ada pemiliknya untuk meningkatkan pendapatan negara sehingga bisa menyejahterakan masyarakatnya.

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan kepada kita untuk tidak mengambil hak milik orang lain, salah satunya tanah. Akan tetapi, kita banyak menjumpai tanah-tanah yang tidak dimiliki orang lain ataupun tanah yang ada bangunannya tetapi tidak ada pemiliknya. Lalu, bagaimana hukumnya dalam Islam jika pemerintah mengambil alih tanah tersebut?

Hukum  Mengambil Tanah Tidak Bertuan Seperti yang Dilakukan Oleh Sofyan Djalil

Dalam ilmu ekonomi, tanah dapat dikategorikan sebagai harta yang tidak bergerak. Nilai jual dari tanah selalu bertambah dari tahun ke tahun sesuai dengan lokasi dan strategis atau tidaknya tempat tanah tersebut.

Tanah biasanya digunakan oleh pemiliknya yang sah untuk suatu kepentingan seperti membangun rumah atau tempat usaha. Sedangkan, tanah yang tidak ada pemiliknya biasanya dijadikan lahan kosong dan dibiarkan ditumbuhi oleh tanaman yang liar.

Oleh karena itu, Sofyan Djalil yang merupakan Menteri Agraria dan Tata Ruang ingin memanfaatkan tanah kosong tersebut untuk menambah pemasukkan uang negara yaitu dengan menyewakan tanah kosong tersebut kepada investor asing. Hal tersebut akhirnya mencetuskan sebuah ide untuk menciptakan bank tanah. Lalu, bagaimanakah hukum Islam mengenai hal tersebut?

Hukumnya antara lain sebagai berikut:

1. Al-Nabhani

Islam hak kepemilikkan tanah menghilang jika tanah tersebut telah dibiarkan begitu saja selama 3 tahun. Pada saat itu, negara berhak mengambil tanah tersebut untuk mendapatkan pemasukkan negara yang mana tujuannya adalah untuk menyejahterakan rakyatnya.

 

2. Imam Syafi’i

Tanah belum ada manusia yang pernah mengolahnya dari orang yang lokasi rumahnya dekat dengan tempat tanah tersebut ataupun lokasi rumahnya jauh dari tempat tanah tersebut.

3. Imam Malik

Tanah yang ditinggal dan tidak diurus lagi oleh pemiliknya diperbolehkan untuk diurus oleh orang lain seperti pemerintah setempat.

4. Imam Hanafi

Lokasi tanah yang tidak lagi diurus tersebut apabila hendak diurus lagi maka salah satu syaratnya adalah lokasi tanah tersebut harus jauh dari tempat tinggal manusia.

Pendapat ulama tersebut memang berbeda-beda, tetapi ulama ulama tersebut mempunyai dasar yang sama yaitu sebuah hadist yang berbunyi:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحْيَى أَرْضًا مَيِّتَةً فَهِيَ لَهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab telah menceritakan kepada kami Ayyub dari Hisyam bin Urwah dari Wahb bin Kaisan dari Jabir bin Abdullah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa menghidupkan tanah mati (membuka lahan baru), maka tanah itu menjadi miliknya.” Abu Isa berkata; Hadits ini hasan shahih. (H.R. at-Tirmidzi nomor 1300).

Jadi, apabila pemerintah ingin mengambil tanah yang kosong untuk digarap dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatnya itu diperbolehkan dalam Islam. Mengapa? Hal tersebut dikarenakan daripada tanah dibiarkan kosong terus menerus, lebih baik dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakatnya.

Itulah hukum mengambil tanah tidak bertuan seperti yang dilakukan oleh Sofyan Djalil. Semoga kita menjadi umat Islam yang tidak menyalahi peraturan Allah, terutama dalam hal penggunaan tanah sebagaimana yang akan dilakukan Sofyan Djalil. Amiiinn…

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY