Benarkah Sakit Penggugur Dosa? Berikut Penjelasannya

0
194
Sakit penggugur dosa

Sakit penggugur dosa – Sobat Cahaya Islam, pernahkah Anda mengalami sakit? Sebagai manusia biasa tentu setiap orang pernah mengalami yang namanya sakit. Bagi seorang muslim, sakit bukan hanya sekedar menjadi pengingat akan tetapi juga bisa sekaligus sebagai penggugur dosa.

Ketika seseorang sedang sakit, tentu akan berusaha untuk mencari obat yang paling manjur. Sakit memang menjadi salah satu bentuk ujian atau  cobaan yang Allah berikan kepada hambaNya. Dengan diberikan ujian seperti ini, Allah akan menilai bagaimana tingkat kesabaran seorang hamba.

Sakit Penggugur Dosa, Bagaimana Bisa?

Ada banyak hikmah yang bisa diambil dari ujian yang Allah berikan kepada setiap hambaNya. Salah satu hikmah yang bisa didapatkan ketika diberi ujian berupa sakit adalah dihapuskan dosa-dosanya.

Ungkapan ini tentu bukan merupakan ungkapan tanpa dasar. Ada beberapa dalil yang menyebutkan bahwa sakit memang menjadi salah satu ujian yang dapat menggugurkan dosa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ ؛ وَلَا نَصَبٍ ؛ وَلَا هَمٍّ ؛ وَلَا حَزَنٍ ؛ وَلَا غَمٍّ ؛ وَلَا أَذًى – حَتَّى الشَّوْكَةُ يَشَاكُهَا – إلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Artinya: “Tidaklah seorang mukmin tertimpa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada masa depan), sedih (akan masa lalu), kesusahan hati (berduka cita) atau sesuatu yang menyakiti sampai pada duri yang menusuknya, itu semua akan menghapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari, no. 5641 dan Muslim, no. 2573. Lihat Syarh Shahih Muslim, 16: 118 dan Kunuz Riyadh Ash-Shalihin, 1: 491).

Sakit memang menjadi hal wajar yang sering dialami oleh manusia. Ketika Anda mengalami sakit, hal ini menunjukkan bahwa tubuh sedang berusaha melawan virus atau zat berbahaya. Apabila seseorang memiliki imun yang bagus tentu tubuh bisa dengan mudah menormalkan kondisinya. Akan tetapi jika sakit yang diderita cukup parah, tentu membutuhkan pengobatan yang lebih spesifik dengan bantuan obat-obatan.

 Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 155-156:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ . ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

Artinya: “Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Mereka yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali). Mereka itu mendapat keberkatan dari Tuhannya dan rahmat. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Ayat di atas menjelaskan bahwa ujian yang Allah berikan berupa sakit, dan yang lainnya adalah untuk menguji kesabaran dan melihat seberapa teguh iman seseorang. Apabila sobat Cahaya Islam mampu bersabar dengan ujian yang Allah berikan, tentu akan mendapatkan balasan pahala yang besar dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Bagaimana Dosa Gugur Saat Sakit?

Sakit penggugur dosa

 Sobat Cahaya Islam tentu bertanya-tanya bagaimana sakit penggugurkan dosa bisa terjadi.  Sebagai seorang muslim, mempercayai bahwa apa yang telah Allah tetapkan adalah sesuatu yang terbaik termasuk ketika diberi ujian.

Terdapat sebuah hadis yang menyebutkan bahwa rasa sakit meskipun itu hanya sekedar tertusuk duri, bisa menjadi penyebab diampuni dosa-dosa seseorang. Hal yang terpenting ketika sedang mendapatkan ujian dari Allah adalah selalu berusaha untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah dan berprasangka baik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Artinya: “Setiap muslim yang terkena musibah penyakit atau yang lainnya, pasti akan hapuskan kesalahannya, sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya.” (HR. Bukhari, no. 5660 dan Muslim, no. 2571)

Ada berbagai macam amalan yang bisa dilakukan ketika sedang sakit agar sakit yang dialami bisa menggugurkan dosa. Ketika sedang sakit, sobat Cahaya Islam tetap harus menjalankan kewajiban-kewajiban seperti menjalankan salat lima waktu. Jangan lupa juga untuk memperbanyak dzikir dan bacaan-bacaan doa yang bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Semakin besar rasa sabar yang dimiliki, tentu ujian yang diberikan kepada Allah juga akan lebih mudah dilewati.  Sobat Cahaya Islam juga harus selalu ingat bahwa ketika Allah memberikan ujian, itu artinya Allah ingin agar kita kembali untuk mengingatnya.

Terkadang Allah memberikan ujian berupa sakit karena melihat seorang hamba sudah terlalu banyak lupa dan lalai dengan kehidupan dunia.

Jangan sampai setelah mendapatkan ujian sakit, justru kita banyak mengeluh dan berprasangka buruk kepada Allah. Rencana penjelasan mengenai sakit penggugur dosa menurut Islam. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY