Maha Tahu Allah, Inilah Peristiwa Sains dalam Al-Qur’an

0
1037
Sains Dalam Al-Qur'an

Sains Dalam Al-Qur’an – Al-Qur’an merupakan mukjizat yang Allah berikan kepada nabi Muhammad. Sesuai dengan tujuan Al-Qur’an diturunkan ke bumi, yakni menjadi petunjuk bagi umat manusia, di dalamnya terdapat banyak petunjuk termasuk mengenai peristiwa sains dalam Al-Qur’an.

Tidak heran, bahkan kejadian-kejadian sains yang Allah sebutkan dalam Al-Qur’an ini membuat orang mempercayai islam. Bagaimana mungkin sebuah kitab berumur 14 abad lamanya, bisa memprediksi berbagai hal, jika bukan Sang Pencipta yang menyampaikannya.

Seperti Sobat ketahui, Al-Qur’an selalu terjaga dan tidak pernah melalui proses revisi seperti kitab lainnya.

Itulah salah satu alasan mengapa banyak orang percaya bahwa ini merupakan wahyu dari Tuhan. Bukti-bukti dari ayat Al-Qur’an yang bisa kita lihat secara langsung di dunia juga sangat banyak, seperti yang akan kami paparkan berikut ini mengenai peristiwa sains dalam Al-Qur’an.

Peristiwa Sains dalam Al-Qur’an

Ayat-ayat yang membahas peristiwa sains terbilang banyak. Mulai dari peristiwa penciptaan manusia, ledakan big-bang, dan peristwa sains lainnya. Simak ayat-ayatnya di bawah ini.

1.       Penciptaan manusia

Dalam surah Al-Hajj ayat 5, Allah telah menjelaskan bagaimana proses penciptaan manusia. Yang bermula dari nutfah (sperma), alaqah (segumpal darah\zigot), mudghah (segumpal daging), kemudian Allah meniupkan ruh dan mulai terbentuk anggota tubuh lainnya hingamenjadi sempurna.

Sains Dalam Al-Qur'an

“Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan (tetumbuhan) yang indah.” (QS. Al-Hajj: 5)

2.       Garis edar

Tata surya merupakan bagaian dari alam semasta ini. Bumi hanyalah satu planet yang kita tempati di tata surya. Selain bumi, ada matahari, bulan, planet juga ada satelit lainnya yang bergerak sesuai garis edarnya. Sobat, ternyata garis edar ini sudah Allah jelaskan melalui Al-Qur’an dalam surah Al-Anbiya ayat: 33.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS. Al-Anbiya: 33)

Sains Dalam Al-Qur'an

3.       Pembentukan air hujan

Sebelum para ilmuwan meneliti dan mencari tahu, bagaimana aair hujan bisa terbentuk ternyata Al-Qur’an sudah menjelaskannya. Peristiwa ini Allah abadikan melalui surah Ar-Rum ayat 48-49.

“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira. Dan Sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.” (QS. Ar-Rum ayat 48-49)

4.       Sidik jari manusia

Pada mulanya manusia menganggap sidik jari, hanya sebagai garis-garis lengkung biasa tanpa memiliki arti apapun. Namun, faktanya sidik jari setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan merupakan sebagai tanda pengenal.

Bahkan mereka yang Allah ciptakan dalam keadaan kembar identik pun, memiliki sidik jari yang berbeda. Kemudian Sir Francis Golt melakukan penelitian, kemudian menjadikan sidik jari sebagai metode ilmiah mengidentifikasi seseorang. Ternyata kesempurnaan jari ini, sudah Allah jelaskan melalui surah Al-Qiyamah ayat 3.

“Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (QS. Al-Qiyamah: 3)

5.       Bertemunya dua laut berbeda tapi tidak menyatu

Fenomena ini merupakan kejadian yang sangat menakjubkan. Peristiwa ini terjadi pada laut yang berada di Selat Gibraltar, menghubungkan antara lautan Mediterania dengan Samudera Atlantik. Keduanya bertemu tapi tidak menyatu, bahkan tampak seperti ada sekat yang memisahkan keduanya. Fenomena ini ada dalam surah Al-Furqan ayat 53.

“Dan Dialah (Allah) yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang satu tawar dan segar dan yang lainnya asin. Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.” (QS. Al-Furqan: 53)

6.       Fenomena Big Bang

teori big bang atau ledakan besar, yang diyakini sebagai peristiwa awal terbentuknya semesta alam ternyata sudah Allah jelaskan dalam A-Qur’an. Hal ini terdapat dalam surah Al-Anbiya pada ayat 30.

“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan Bumi itu dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?” (QS. Al-Anbiya: 30)

Sungguh banyak bukti-bukti kekuasaan Allah pada muka bumi ini. Hanya saja manusia kafir masih menutup mata, tetap enggan memilih jalan yang benar. Sebagai seorang muslim, semoga artikel yang membahas sains dalam Al-Qur’an ini, bisa menambah keimanan kita. Aamiin allahuma aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY