Napak Tilas Muassis, Harlah ke 40 Pagar Nusa Diwek Jombang

0
65
napak tilas muassis

Napak tilas muassis – Pimpinan Anak Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Diwek, Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan napak tilas muassis. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ata Harlah ke-40 Pagar Nusa. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Pagar Nusa.

Pelaksanaan Napak Tilas Muassis

Dalam pelaksanaannya, napak tilas muassis juga diisi dengan sesi berbagi dan diskusi yang membahas perjalanan sejarah Pagar Nusa. Terselenggara juga tanya jawab seputar nilai, prinsip, serta arah pengembangan organisasi. Turut hadir dalam acara ini Pembina PAC Pagar Nusa Diwek, Gus Variz Muhammad Mirza dan Gus Galih. 

Hadir juga Ketua PAC Pagar Nusa Diwek, Gus Anwar Kholili, bersama para anggota dan kader. Gus Mirza dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pencak silat tidak semata-mata merupakan latihan fisik, melainkan juga sarana pembentukan jiwa dan karakter. 

Ia menjelaskan bahwa Pagar Nusa memiliki keterkaitan erat dengan tradisi pesantren, sehingga nilai-nilai pesantren harus tertanam dalam diri setiap anggota. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami pencak silat sebagai upaya membela dan menjaga diri, bukan untuk bersikap agresif.

Selain itu, Gus Mirza mengajak peserta napak tilas muassis agar tidak melupakan sejarah dan akar jati diri Pagar Nusa. Menurutnya, pengembangan dan eksplorasi pencak silat tetap diperbolehkan, asalkan tidak meninggalkan aspek spiritual dan rohani. 

Sementara itu, Gus Galih berharap para anggota Pagar Nusa dapat bersikap bertanggung jawab serta saling menghormati dengan perguruan silat lainnya. Ia menjelaskan bahwa Pagar Nusa lahir dari upaya menyatukan berbagai perguruan silat warga NU agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

Panitia Lokal Sambut Ribuan Peserta Napak Tilas

Panitia lokal menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut ribuan peserta kegiatan Napak Tilas Muassis untuk memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama secara hijriyah, bertepatan dengan 16 Rajab 1344 H. Wakil Ketua PCNU Jombang yang juga bertindak sebagai Ketua Koordinator Napak Tilas wilayah Jombang.

KH Haris Munawir atau Gus Haris menjelaskan bahwa agenda tersebut bukan merupakan kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh PBNU, PWNU, maupun PCNU. Kendati demikian, PCNU Jombang tetap berperan aktif dalam membantu persiapan teknis serta penyambutan para peserta. 

napak tilas muassis

Ia menyebutkan bahwa PCNU Jombang bertanggung jawab menyambut sekitar seribu peserta yang telah terdaftar secara resmi. Para peserta akan transit terlebih dahulu di Pendopo Kabupaten Jombang sebelum berangkat bersama menuju Tebuireng.

Dari sisi pengamanan, panitia melakukan koordinasi lintas instansi dengan Polres Jombang, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Pengamanan kegiatan juga didukung oleh Banser, Pagar Nusa, serta Lembaga Kesehatan NU. Untuk mengantisipasi kebutuhan medis, sejumlah pos kesehatan dan armada ambulans akan bersiaga di sepanjang rute Napak Tilas.

Terkait pengaturan lalu lintas, panitia memastikan tidak akan ada penutupan jalan secara total. Penggunaan badan jalan hanya bersifat sebagian dan akan mendapat pengawalan dari Banser agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan lain. Selain peserta resmi, panitia memperkirakan ribuan peserta non terdaftar juga akan bergabung sepanjang rute perjalanan, 

Para peserta non terdaftar termasuk dari daerah jauh seperti Kalimantan Timur. Acara Napak Tilas Muassis menjadi momen bersejarah mengingat perjalanan panjang Pagar Nusa.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY