Mengumbar masalah – Hubungan pernikahan atau rumah tangga merupakan hubungan yang sakral di hadapan Allah SWT. Sehingga segala sesuatu yang terjadi dalam rumah tangga tentu saja akan kita pertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Itulah kenapa Allah menuliskan ilmu mengenai pernikahan agar tercipta hubungan harmonis sesuai dengan syariat islam.
Di jaman sekarang dimana teknologi semakin berkembang, banyak orang menggunakan media seperti sosial media untuk membagi banyak hal. Salah satunya adalah masalah pribadi atau kehidupan rumah tangga. Banyak sekali permasalahan dalam keluarga yang secara terang-terangan diumbar sehingga menjadi konsumsi publik. Bagaimana hukumnya menurut pandangan islam?
Mengumbar Masalah Dalam Rumah Tangga, Begini Menurut Islam


Mengumbar masalah dalam pernikahan bukanlah pilihan yang bijak. Hal ini karena dapat memicu permasalahan baru atau justru perselisihan dalam keluarga. Namun sayangnya, masih banyak orang yang justru menyalahgunakan kemudahan teknologi untuk mengumbar aib orang lain termasuk juga aib yang terjadi dalam rumah tangga. Dalam islam, ini tentu saja tidak dibenarkan dan bahkan dapat menjadi perbuatan dosa lho.
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.
Dalam ayat ini menjelaskan bahwasanya istri adalah pakaian bagi suami, begitu juga dengan suami merupakan pakaian bagi istri. Itu artinya, suami dan istri harus dapat saling menjaga martabat pasangannya serta tidak saling membuka aib satu sama lain. Lalu bagaimana hukum membuka aib rumah tangga? tentu saja hukumnya adalah tidak boleh atau dilarang.
Mengumbar Aib Dapat Menimbulkan Masalah Yang Lebih Besar
Tahukah sobat CahayaIslam, mengumbar aib suami atau istri dan juga permasalah dalam rumah tangga yang terjadi adalah menyimpang dari ajaran islam. Allah tidak menganjurkan perbuatan demikian karena bukan hanya dapat menyebabkan kezaliman. Namun, ini juga bisa menyebabkan permasalahan yang lebih besar. Seperti hubungan keluarga yang tidak harmonis, menyebabkan perselisihan antar keluarga dan lain sebagainya.
Mengumbar masalah – dalam rumah tangga tidaklah dianjurkan karena tidak sesuai dengan hukum islam. Terlebih Allah telah menegaskan dalam ayat Al Quran untuk kaum muslimin jangan sampai membuka aib orang lain. Begitu juga dengan aib pasangan sendiri. Semoga kita menjadi seorang muslim yang senantiasa menjaga aib diri sendiri dan keluarga, sehingga dapat menciptakan keluarga harmonis.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Al-Baqarah Ayat 187






























