Penjelasan Lebaran Hari Jumat Tanda Kiamat Menurut Hadits

0
60
Lebaran hari Jumat tanda kiamat

Lebaran hari Jumat tanda kiamat – Dalam berbagai literatur Islam, terdapat pembahasan mengenai tanda-tanda hari akhir yang nantinya akan datang. Salah satu topik yang sering menarik perhatian adalah tentang lebaran Idul Fitri yang jatuh pada hari Jumat, yang diyakini menjadi salah satu tanda dari akhir zaman tersebut.

Pada kesempatan kali ini, Sobat Cahaya Islam akan diajak mengkaji apakah ada dasar dai Al-Quran atau Hadits yang menjelaskan hal tersebut. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan jawaban tentang apakah benar jika lebaran hari Jumat tanda kiamat.

Apa Benar Lebaran hari Jumat Tanda Kiamat?

Waktu kedatangan hari kiamat merupakan misteri yang hanya Allah SWT yang mengetahuinya, dan tidak ada makhluk lain yang mengetahuinya. Namun, Rasulullah SAW telah mengabarkan dalam hadisnya bahwa hari kiamat pasti akan terjadi pada hari Jumat.

Pernyataan tersebut berdasarkan dari hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA dalam Kitab Misyakat al-Mashabih. Nabu Muhammad SAW bersabda:

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيْهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيْهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيْهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَلاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِيْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ

Artinya: “Hari yang paling baik di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu, Adam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan dari surga, dan hanya pada hari itulah kiamat terjadi.” (HR Muslim No. 854)

Dalam riwayat lain, dijelaskan pula bahwa hari Jumat merupaksn hari di mana kismat akan terjadi nantinya. Hadits ini diriwayatkan oleh Aus ibn Aus dalam Kitab ad Da’awat al-Kabir. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ

Artinya: “Hari kamu yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari itu, Adam diciptakan dan diwafatkan, pada hari itu pula peniupan sangkakala dan kehancuran kiamat terjadi. Maka perbanyaklah sholawat kepadaku pada hari itu, karena sholawat kalian diperlihatkan kepadaku.” (HR Abu Daud No. 1047, An Nasa’i No. 1374, Ibnu Majah No. 1085, Ad Darimi, dan Al Baihaqi)

Oleh karena itu, Imam Syafi’i dalam Kitab Al Umm menganjurkan umat muslim untuk memperbanyak selawat dan membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat. Terutama, keutamaan membaca surah tersebut pada hari Jumat adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dari fitnah Dajal.

Keistimewaan Hari Jumat

Hari Jumat memiliki makna dan keutamaan yang istimewa. Hari ini dianggap sebagai hari yang suci dan penuh berkah sehingga sering dihubungkan dengan peristiwa penting dalam Islam.

Selain keutamaan membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, ada pula beberapa keutamaan lainnya yang perlu Anda ketahui, yaitu sebagai berikut.

1. Keutamaan Hari Jumat

Hari Jumat memiliki keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Quran dan Hadits. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti melaksanakan salat Jumat, membaca Al-Quran, dan bersedekah.

2. Salat Jumat

Salat Jumat adalah ibadah wajib bagi pria Muslim yang telah mencapai usia balig. Sesuai namanya, salat ini dilakukan setiap hari Jumat secara berjamaah pada waktu zuhur. Salat Jumat memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan salat zuhur biasa.

Lebaran hari Jumat tanda kiamat

3. Lebaran Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri yang bertepatan dengan hari Jumat memiliki keunikan tersendiri. Umat Islam meyakini bahwa pahala ibadah pada hari raya Idul Fitri yang jatuh pada hari Jumat akan diberkahi dan dilipatgandakan.

Bekal yang Perlu Disiapkan untuk Menghadapi Hari Kiamat

Pada hari kiamat, semua makhluk akan mati dan dibangkitkan di Padang Mahsyar untuk menghadapi penentuan nasib di akhirat, surga atau neraka. Manusia akan menghadapi hari hisab, penimbangan, dan pembalasan, di mana setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Sebagai muslim dan muslimah, kita pasti berharap jika amal kebaikan kita lebih berat daripada kejelekan kita di timbangan akhirat. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan melakukan amal kebaikan selama masih diberi umur.

Di bawah ini adalah persiapan yang diperlukan untuk menghadapi Pengadilan Allah SWT.

1.     Meningkatkan Aktivitas Ibadah

Para pemeluk agama Islam disarankan untuk meningkatkan kegiatan ibadah pada hari Jumat. Hal ini termasuk melaksanakan salat Jumat, membaca Al-Quran, berzikir, dan bersedekah. Peningkatan dalam ibadah ini adalah persiapan spiritual dan mental untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti.

2.     Meningkatkan Akhlak

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi akhir zaman, penting untuk meningkatkan akhlak. Umat Islam diharapkan untuk memperbaiki karakter mereka, menjauhi perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama, dan meningkatkan budi pekerti yang mulia.

Upaya meningkatkan akhlak ini akan menjadi modal berharga di hari pembalasan kelak.

3.     Berlaku Baik

Menghadapi akhir zaman juga bisa dilakukan dengan berbuat baik, seperti memberikan bantuan kepada sesama, bersedekah, dan menjaga lingkungan. Perbuatan baik ini akan menjadi sebuah investasi yang akan terus memberikan pahala, bahkan setelah kita meninggalkan dunia.

Hari Jumat memang memiliki berbagai keistimewaan dan keutamaan, termasuk lebaran hari Jumat tanda kiamat. Dengan mempersiapkan diri secara matang, kita berharap dapat menghadapi akhir zaman dengan ketenangan dan keselamatan, serta meraih kebahagiaan kekal di kehidupan akhirat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY