Langkah mandi wajib setelah haid -Suci dari hadas kecil maupun besar merupakan syarat sahnya melakukan ibadah, mulai dari shalat, menyentuh mushaf hingga itikaf di masjid. Untuk wanita, penting memahami 7 langkah mandi wajib setelah haid agar bisa melakukan ibadah wajib maupun sunnah. Simak dalil, tata cara mandi wajib hingga doanya.
Mengenal Mandi Wajib atau Junub
Mandi junub merupakan hal wajib yang harus Sobat muslimah lakukan ketika hendak bersuci setelah haid atau masa menstruasi. Haid merupakan siklus bulanan yang dialami oleh setiap wanita. Haid atau menstruasi merupakan keluarnya darah dari kemaluan wanita dalam keadaan normal dalam kurun waktu 24 jam.
Setelah masa haid selesai Sobat wajib bersuci dengan cara mandi junub. Terdapat dalil yang menjelaskan kewajiban mandi junub untuk perempuan muslimah yaitu:
“Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu,” 1
Wanita yang keluar darah belum mencapai 24 jam, misalnya hanya 2 jam saja, tidak wajib mandi wajib. Begitu juga dengan yang keluar darah, kemudian berhenti, lalu keluar lagi maka belum wajib mandi junub.
Sobat tidak mandi junub, melainkan hanya perlu membersihkan kemaluan, kemudian berwudhu untuk melaksanakan ibadah wajib seperti shalat.
7 Langkah Mandi Wajib Setelah Haid
Mengawali 7 langkah mandi wajib setelah haid harus dengan niat dalam hati untuk menghilangkan hadas besar. Salah satu perintah tentang mandi wajib terdapat dalam hadists berikut ini:
“Jika datang haidh, maka tinggalkanlah shalat. Dan jika telah lewat, maka mandi dan shalatlah.” 2
Berikut ini urutan 7 langkah mandi wajib setelah haid yang harus Sobat muslimah perhatikan:
1. Membaca niat mandi wajib junub “Nawaitul ghusla lifraf il hadatsil akbari minal haidil lillahi ta’ala
2. Bersihkan telapak tangan 3 kali.
3. Bersihkan kotoran yang menempel di tempat-tempat tersembunyi menggunakan tangan kiri.
4. Setelah Sobat membersihkan kemaluan saat mandi junub, cucilah tangan menggunakan sabun, kemudian bilas hingga bersih.
5. Memasuk tangan ke dalam air untuk kemudian gunakan untuk menyela pangkal rambut menggunakan jari-jari hingga menyentuh kulit kepala.
6. Guyur kepala sebanyak 3 kali dan pastikan pangkal rambut terkena air.
7. Lanjutkan dengan membilas seluruh tubuh menggunakan air bersih mulai dari sisi kanan kemudian ke sisi kiri.
Apakah Mandi Junub Harus Menggunakan Shampo dan Sabun?
Ada dasarnya rukun mandi wajib hanya ada dua yaitu membaca niat dan membasahi seluruh tubuh menggunakan air bersih. Apabila kedua rukun tersebut telah terpenuhi, maka mandi junub sobat termasuk termasuk menjalankan 7 langkah mandi wajib setelah haid.
Lalu apakah mandi wajib harus menggunakan shampo atau sabun? Pada dasarnya mandi wajib menggunakan shampo untuk keramas dan sabun untuk membersihkan tubuh bukan termasuk syarat sah. Keduanya hanya diperbolehkan dan hal tersebut harus Sobat lakukan setelah atau sebelum mandi wajib.


Selain itu, perempuan tidak wajib mengurai rambut ketika mandi wajib, akan tetapi saat mandi harus melakukannya setelah berakhirnya masa haid. Wajib hukumnya menggerai rambut khusus untuk mandi wajib setelah haid.
Lalu apakah wajib keramas saat melakukan mandi junub? Keramas merupakan kegiatan mencuci rambut dengan shampo. Pada dasarnya yang penting dalam mandi junub yaitu air sampai ke seluruh tubuh.
Sobat harus membasahi seluruh bagian tubuh menggunakan air serta tidak harus menggunakan sabun atau sampo walaupun bukan merupakan larangan. Memahami 7 langkah mandi wajib setelah haid membantu Sobat membantu suci kembali dan siap melaksanakan ibadah.






























