Kajian Islam: Ajaran Rasulullah Untuk Bersikap Ramah Pada Sesama

0
2211

Kajian islam tentang kerukunan – Bisa dibayangkan nggak sih kalau kehidupan di dunia ini penuh dengan orang-orang yang ramah terhadap sesamanya. Yakin deh, pasti tidak akan ada permusuhan atau berita-berita kekerasan lagi yang sering muncul di banyak sekali media. Namun, peliknya kehidupan dunia yang fana ini telah membuat banyak orang lebih banyak mengarah pada insting pertarungan. Setiap pribadi berusaha survive bahkan dengan memutuskan tali kebaikan pada sesamanya.

Banyaknya isu-isu perpecahan yang terjadi di dunia ini banyak yang merasuk dalam sendi-sendi kehidupan muslim. Banyak cerita melenceng diluar sana yang menciptakan stereotipe kehidupan Muslim yang sering digambarkan dengan penuh kekerasan. Itu benar-benar salah kaprah! – Meskipun sejarah islam banyak menceritakan tentang peperangan, namun jangan salah. Rasulullah sendiri banyak mengajarkan kepada umatnya tentang bersikap ramah dan baik kepada sesama manusia lho.

Allah memberikan Anugerah RahmatNya berupa sikap lemah Lembut

Pada dasarnya kita semua memiliki sikap yang ramah terhadap sesama. Kita manusia diciptakan dan terlahir di dunia ini tanpa adanya kebencian (innocent). Hanya saja lingkungan dan perjalanan hidup dan bertumbuh kitalah yang kemudian menciptakan perilaku yang menutupi sikap tersebut. Allah sendiri berfirman atas hal ini dalam Al Quran surat Ali Imran 159

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Maka dikarenakan rahmat dari Allah-lah engkau berlaku lemah lembut kepada mereka. Bila kami bersikap keras dan kasar, maka mereka tentu akan menjauhkan diri. Oleh karena itu, maafkanlah dan mohonkan ampun bagi mereka, serta bermusyawarah. Bertaqwalah kepada Allah, karena Sungguh Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada Nya.

Rasulullah sendiri diutus oleh Allah sebagai insan yang penuh sikap ramah

Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari Rasulullah sangat baik dan pengertian kepada para sahabat dan umatnya. Sayang sekali penggambaran baik itu banyak dikaburkan oleh orang-orang yang membencinya. Menyebarkan gambaran kekerasan dalam islam dari kacamata peperangan yang sering disebut dengan istilah “jihad”. Padahal sebenarnya jihad sendiri memiliki arti yang sangat luas.

Marilah sejenak kita telusuri bersama kajian islam tentang bagaimana sikap ramah Rasulullah pada majelis bersama para sahabatnya. Bagaimana sikap welas asih beliau kepada istri-istrinya. Bagaimana sikap sayangnya Rasulullah pada anak-anak kecil. Bagaimana Rasulullah selalu menggalakkan kewajiban ta’at pada orang tua serta menolong sesama terutama orang-orang miskin dan membutuhkan. Bagaimana Rasulullah selalu menyarankan orang-orang islam untuk menghormati tamu dan memperbaiki silaturahmi dengan keluarga, kerabat dan tetangga. Dan masih banyak lagi.

Sikap ramah dan lemah lembut itu sebenarnya bisa kita contoh dari kehidupan baginda Rasulullah SAW. Allah sendiri telah berfirman dalam Al Quran Surat At Taubah 128:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Sungguh telah tiba padamu seorang utusan (Rasul) dari kaummu sendiri, dimana berat terasa olehnya penderitaanmu, dia sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, orang yang amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.

Rasulullah tetap bersikap lemah lembut meskipun disakiti orang lain

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، عَنِ ابْنِ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتِ اسْتَأْذَنَ رَهْطٌ مِنَ الْيَهُودِ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالُوا السَّامُ عَلَيْكَ‏.‏ فَقُلْتُ بَلْ عَلَيْكُمُ السَّامُ وَاللَّعْنَةُ‏.‏ فَقَالَ ‏”‏ يَا عَائِشَةُ إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّه

Dalam Hadits riwayat Bukhari 6927 diatas dikisahkan bahwa suatu ketika datang beberapa orang yahudi ke kediaman Rasulullah. Singkat cerita ketika mereka masuk rumah, mereka berkata (السَّامُ عَلَيْكَ‏) yang berarti “kematian atasmu” – Mendengar itu, istri Rasulullah yakni ibunda Aisyah menghardik mereka. Namun kemudian Rasulullah berkata kepada Aisyah: Wahai Aisyah! Sesungguhnya Allah itu maha lemah lembut, Dia mencintai kelemah-lembutan dalam segala hal.

Nah, sebenarnya itu hanya segelintir kajian islam yang berupa hadits dan ayat Al Quran tentang kelemah lembutan Rasulullah yang harus kita teladani. Insha Allah kami akan membahas lebih lanjut tentang hal ini dalam kajian islam selanjutnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!