Inner beauty menurut Islam merupakan suatu keistimewaan dan anugerah yang Allah berikan kepada setiap perempuan. Hanya saja, bentuk rasa syukur terhadap Allah subhanahu wa ta’ala itu tidak mengubah suatu apapun yang bukan kodratnya.
Namun, cantik yang hakiki adalah kecantikan dari dalam hati atau inner beauty. Kecantikan menurut Al-Qur’an dan Islam bukan dilihat dari fisik maupun rupa semata, melainkan dari sifat, kebaikan serta hati seorang wanita.
Inner Beauty Menurut Islam
Pada hakikatnya, Inner beauty menurut Islam tidak didasari pada wajahnya yang cerah, kulit yang putih, serta penampilan fisik sempurna. Kecantikan wanita dalam islam tidak ditentukan dari fisiknya, namun dari hati dan tingkat keimanannya kepada Allah SWT.
Inner beauty merupakan kecantikan berasal dari dalam diri seseorang yang akan terpancar saat hati terpenuhi dengan kebaikan, artinya hati harus selalu bersih.
Allah SWT telah berfirman dalam Qur’an yaitu:
“(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa.” 1
Menurut pandangan Islam, muslimah yang memiliki cantik dari dalam atau inner beauty meliputi beberapa hal berikut ini:
1. Menjaga Kehormatan Diri
Menjaga kehormatan diri mempunyai peranan penting dalam setiap diri seseorang, baik itu muslim maupun muslimah. Berhijab syar’i merupakan bentuk menjaga kehormatan diri yang harus muslimah tunaikan.
Selain itu, perintah berhijab juga merupakan bentuk Allah memuliakan wanita.
“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” 2
2. Memiliki Sifat Malu
Sifat malu di sini bukanlah suatu hal yang akan menghambat perkembangan dalam seorang muslimah. Namun, sikap yang rendah hati dan tidak riya’.
Rendah hati merupakan sikap yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam contohkan kepada seluruh umat islam di dunia. Bahkan, sikap itu harus Sobat Cahaya Islam miliki karena Allah SWT sangat menyukai sikap rendah hati.
3. Bijaksana dalam Semua Hal
Setiap muslim harus mempunyai sikap bijaksana. Sebab, ia merupakan suatu kepandaian individu dalam menggunakan akal budinya, berdasarkan dari pengalaman, pengetahuan, pikiran, perasaan, serta tingkah laku.


Bahkan, adanya kemauan untuk dapat mengevaluasi diri dalam menilai dan memutuskan suatu masalah.
Sikap bijaksana mempunyai ciri-ciri yaitu mampu mengatur diri sendiri. Selain itu, memiliki budi luhur, menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran, mempertimbangkan sebelum mengambil keputusan, serta memanfaatkan situasi terburuk dengan sebaik-baiknya.
4. Bersabar dalam Semua Hal
Secara bahasa, sabar asalnya dari bahasa Arab diambil dari kata “shobaro, yasbiru” artinya menahan. Secara istilah, menahan diri dari berbagai macam bentuk kesulitan, kesedihan.
Jadi, dengan kata lain menahan diri dari hal yang tidak disukai atau dibenci. Seorang muslimah yang mempunyai Inner beauty menurut Islam pasti sabarnya tinggi, baik itu ketika masalah, rintangan, atau tantangan datang.
































