Ilmu lebih penting daripada harta – Mengapa ilmu lebih penting daripada harta untuk seorang pemimpin? Padahal kebanyakan Sobat berkeinginan bisa hidup mapan dan berkecukupan di dunia. Sejatinya ilmu akan menjaga pemiliknya, sedangkan ketika memiliki harta banyak harus justru Sobat harus menjaganya.
Mengapa Ilmu Lebih Penting daripada Harta untuk Seorang Pemimpin?
Ilmu pengetahuan yang memiliki peranan besar dalam kehidupan seseorang, sebab melalui ilmu manusia dapat bermanfaat untuk lainnya. Ilmu juga akan menjadi pedoman untuk menuntun ke arah kebenaran baik di dunia maupun akhirat. Melalui ilmu juga, Sobat bisa membedakan hal yang benar atau salah, sehingga bisa menjalankan perintah Allah.
Sebagian orang menjadikan harta kekayaan sebagai standar kebahagiaan hidup. Umumnya, orang akan merasa tenang ketika bisa mencukupi semua kebutuhan dengan harta berlimpah. Lalu, mengapa ilmu lebih penting daripada harta untuk seorang pemimpin?
1.Manfaat ilmu daripada Harta
Ilmu bersifat abadi karena merupakan warisan para nabi yang terus memberikan manfaat untuk pemiliknya. Bahkan saat meninggal dunia, ilmu tidak akan habis, sedangkan kekayaan akan habis bahkan akan menjadi beban di akhirat. Tidak heran jika Allah mewajibkan setiap muslim untuk menuntut ilmu sebagaimana dalam ayat:
“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” 1
Bagi seorang pemimpin, ilmu merupakan hal penting, terutama ilmu agama. Sebab, ilmu agama akan melindungi pemiliknya baik di dunia maupun akhirat. Ilmu agama tidak akan berkurang ketika pemimpin manfaatkan untuk memimpin.


2. Pemimpin Dapat Mengambil Keputusan yang Tepat
Mengapa ilmu lebih penting daripada kekayaan untuk seorang pemimpin? Dalam konteks kepemimpinan, pemimpin mampu mengambil keputusan yang tepat, bijaksana yang berorientasi kepada kemaslahatan umat. Melalui ilmu yang dimiliki, maka pemimpin mampu berbuat adil, amanah, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.
3. Pertanggungjawaban Ilmu dan Harta
Pemilik ilmu akan mendapatkan pahala karena mempelajari ilmu karena Allah. Terlebih lagi jika Sobat membagi atau mengajarkan ilmu tersebut kepada yang lain. Sedangkan pemilik harta kelak harus bisa menjawab pertanyaan dari mana dan kemana harta tersebut dimanfaatkan.
Keistimewaan ilmu daripada harta terdapat dalam salah satu hadis berikut ini:
Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” 2
Nikmat Harta Bukan Tanda Allah Cinta
Alasan mengapa ilmu lebih penting daripada kekayaan untuk seorang pemimpin yaitu nikmat kekayaan dari Allah bukan karena tanda cinta. Pada dasarnya, nikmat harta dari Allah juga diberikan kepada hamba-hamba yang kafir dan musyrik. Bahkan orang-orang kafir lebih banyak menerima harta daripada hamba-hamba lainnya.
Tidak salah jika nikmat harta sebagai salah satu kenikmatan yang bersifat relatif atau tidak mutlak. Sebab, nikmat harta hanya sebatas di dunia, tidak dengan di akhirat. Demikian juga dengan nikmat badan sehat atau kedudukan di dunia bukanlah bersifat abadi. Bahkan bisa jadi nikmat harta merupakan ujian atau hukuman dari sisi yang tidak Sobat sadari. Oleh karena itu, para salaf terdahulu tidak mau jika ilmu agama Sobat tukar dengan harta benda.
Para salaf tidak ingin menukar ilmu yang lebih dengan sesuatu yang lebih rendah. Mengapa ilmu lebih penting daripada harta untuk seorang pemimpin? Melalui ilmu, seorang pemimpin mampu berbuat adil dan mengambil keputusan untuk kemaslahatan umat.
































