Hukum Puasa Tidak Sahur karena Kesiangan, Sah atau Tidak?

0
859
hukum puasa tidak sahur karena kesiangan

Hukum puasa tidak sahur karena kesiangan – Sebelum menjalankan ibadah puasa, umat Islam akan mendahuluinya dengan sahur. Namun, apa hukum puasa tidak sahur karena kesiangan? Apakah puasanya tetap sah atau tidak? Hal ini patut Sobat Cahaya Islam pertimbangkan karena sahur merupakan salah satu anjuran Rasulullah SAW dan banyak hikmah dan berkah.

Pengertian Sahur dan Keutamaannya

Mengutip dari KBBI daring, sahur merupakan makan pada dini hari menjelang fajar atau sebelum subuh. Umat Islam memulai sahur di sepertiga malam kira-kira mulai pukul 03.00 dini hari hingga sebelum subuh. Hal tersebut sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang terdapat pada hadis berikut:

“Kami bersahur bersama Rasulullah SAW lalu beranjak untuk sholat. Perawi dari Zaid bertanya, ‘Berapakah jarak antara sahur dan sholat Subuh?’, Zaid menjawab, ‘Kurang lebih (seukuran membaca) lima puluh ayat.'” 1

Meskipun niat puasa tanpa sahur tetap sah, namun sudah sepatutnya Sobat Cahaya Islam menjalankan anjuran tersebut. Selain dapat memperkuat puasa, sahur juga memiliki banyak hikmah, seperti:

1.     Wujud Kasih Sayang

Sebelum membahas hukum puasa tidak sahur karena kesiangan, Sobat Cahaya Islam harus mengenal apa saja keutamaan sahur. Sahur dapat menambah stamina tubuh agar kuat menjalani aktivitas selama berpuasa. Hal ini juga merupakan wujud kasih sayang agama Islam kepada pemeluknya.

hukum puasa tidak sahur karena kesiangan

2.     Kesempatan Beribadah

Waktu sahur sebelum memasuki waktu Subuh sesuai kebiasaan Rasulullah. Kesempatan ini bisa Sobat Cahaya Islam gunakan untuk beribadah di waktu yang mustajab. Ini menjadi salah satu keutamaan sahur. Selain itu, umat Islam bisa beribadah sholat Subuh tepat waktu, jika tidak tidur setelah sahur.

3.     Tidak Dihisab

Setiap makanan yang dikonsumsi umat Islam akan dihisab di akhirat. Berbeda dengan makan sahur yang terbebas dari hisab.

Apa Hukum Puasa Tidak Sahur karena Kesiangan?

Sahur memiliki banyak keberkahan. Oleh sebab itu, Rasulullah menganjurkan untuk melaksanakannya. Namun terkadang karena lelah, orang lupa untuk makan sahur. Lalu, apa hukum puasa tidak sahur dan lupa niat? Anjuran makan sahur menjadi salah satu amalan di bulan Ramadhan sesuai dengan hadist berikut:

“Rasulullah shallallahu ‘laihi wa sallam bersabda: “Bersahurlah kalian, karena pada santap sahur itu ada keberkahan.” 2

Hukum puasa tidak sahur karena kesiangan tetap sah puasanya. Namun dalam sahur terdapat keberkahan salah satunya dapat menguatkan orang berpuasa. Hadist tersebut juga merupakan anjuran yang sifatnya sunnah.

Ustadz Ammi Nur Baits dalam buku Syaban dan Ramadhan menjawab hukum puasa tidak sahur karena kesiangan. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa puasa Ramadhan tetap sah meski Sobat Cahaya Islam terlewat sahurnya. Sebab, sahur tidak termasuk syarat sah puasa. Namun, perlu umat Islam catat bahwa puasa Ramadhan tidak sah ketika lupa berniat.

Tips agar Tidak Telat Bangun Sahur

Demi memastikan asupan nutrisi dan hidrasi tercukupi selama puasa, manfaatkan waktu sahur sebaik mungkin. Cobalah mengatur jadwal tidur lebih awal agar tubuh bisa istirahat dengan cukup, sehingga mudah bangun saat sahur. Gunakan alarm dengan interval waktu tertentu agar bisa bangun tepat waktu.

Sobat Cahaya Islam juga bisa meminta bantuan keluarga untuk membangunkan ketika waktu sahur tiba. Banyak aplikasi mobile yang menghadirkan fitur pengingat sahur. Selain itu, niatkan dalam hati untuk bangun sahur sebagai motivasi spiritual. Sebelum tidur niatkan hati untuk bangun sahur sebagai bagian dari ibadah.

Pada dasarnya hukum puasa tidak sahur karena kesiangan tetap sah. Sebab, sahur bukan termasuk rukun berpuasa dan sifatnya anjuran. Namun, Sobat Cahaya Islam harus membaca niat puasa sebagai salah satu syarat sahnya berpuasa. Selain itu, banyak keutamaan ketika umat Islam melaksanakan sahur.


  1. (HR. Bukhari no. 575 dan Muslim no. 1097) ↩︎
  2. (HR Al-Bukhari No. 1923, Muslim No. 1095) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY