Hukum Islam Luluh Manakala Disematkan kepada Tiga Golongan, Siapakah Golongan itu?

0
29

Hukum Islam – Selalu menyelimuti kehidupan penganutnya. Menjadi pedoman untuk setiap tingkah laku, sebagai barometer suatu tindakan mempunyai label, boleh atau tidaknya dilakukan oleh semua umat Islam.

Adapun ada lima hukum Islam yang mendasar, ada wajib yang harus dilakukan. Ada sunah yang bila dilakukan dapat pahala, ditinggalkan tidak masalah. Ada mubah yang berarti boleh. Ada makruh yang bila ditinggalkan justru berpahala. Serta ada haram yang bila dilakukan mendatangkan dosa.

Lima hukum dasar itu, ditanggungkan kepada setiap muslim, yang memenuhi syarat dan rukun tertentu. Semisal syarat orang puasa, yaitu muslim, balig, berakal, dan mampu menjalankan puasa alias tidak ada uzur atau halangan.

Sobat Cahaya Islam, kalian tentu ada sederet kewajiban dan ketentuan yang perlu ditunaikan untuk setiap muslim. Namun Allah SWT memberikan perbedaan untuk tiga golongan yang tidak dikenai hukum semisal melakukan tindakan yang dilarang, siapa mereka? Yuk kita bahas bersama!

3 Golongan yang tidak Dibebankan Hukum Islam

Ada tiga golongan yang tidak dikenal bila melakukan tindakan kebatilan. Serta tidak dikenai hukuman bila meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim. Sebagaimana dalam hadis riwayat Abu Dawud berikut.

 

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثَةٍ عَنْ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنْ الْمُبْتَلَى حَتَّى يَبْرَأَ وَعَنْ الصَّبِيِّ حَتَّى يَكْبُرَ

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun berkata, telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Salamah dari Hammad dari Ibrahim dari Al Aswad dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pena pencatat amal dan dosa itu diangkat dari tiga golongan; orang yang tidur hingga terbangun, orang gila hingga ia waras, dan anak kecil hingga ia balig.” (HR. Abu Dawud No.3882)

Berdasarkan hadis di atas tertera “pena pencatat amal dan dosa itu diangkat”. Jadi, bila diantara tiga golongan itu salah,  tidak diperkenankan untuk tidak menghakimi mereka.

Alasan 3 Golongan yang tidak Dikenai Hukum Islam

Suatu pernyataan akan diyakini kebenarannya apabila dibarengi dengan bukti maupun alasan yang kuat tas pernyataan itu. Berikut alasan ketiga golongan orang yang tidak dikenai hukum dalam Islam.

  1. Orang yang Tidur hingga Bangun

Orang yang tidur berarti sedang dalam keadaan tidak sadar. Sehingga, semisal ada anak kos yang tidur keadaan di kamar sendiri, tidak sengaja waktu yang seharusnya sholat Zuhur, belum juga bangun sampai azan Asar tiba.

Maka, kewajiban sholat tepat waktu saat Zuhur tidak diwajibkan, melainkan apabila telah bangun diperintahkan untuk sesegera mungkin mengqada sholat yang telah ditinggalkan.

Walaupun begitu, dianjurkan untuk tidak tidur, ketika azan berkumandang. Sebab, menunda-nunda melaksanakan sholat adalah termasuk dalam golongan orang yang lalai terhadap sholatnya.

  1. Orang Gila hingga Sehat

Orang yang mengidap gangguan jiwa, otomatis kelakuannya sering nyeleneh dari kewajaran. Padahal, ibadah sendiri memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Dipastikan orang gila tidak bisa menjalaninya sempurna.

  1. Anak Kecil hingga Baligh

Namanya anak kecil, adakalanya benda yang berada di depannya dikira makanan. Sehingga, main serobot dimasukkan ke mulut. Jelas tidak bisa dikenai hukum.

Hukum terkait agama Islam saja belum tahu. Baligh di sini bisa digolongkan karena belum mumayyiz atau belum tahu yang benar atau yang salah. Seperti halnya orang yang belum tahu tidak dikenai hukum.

Sebagai umat Islam, perlu digarisbawahi bila orang belum tahu tidak dikenai hukum, sehingga memilih untuk tidak tahu saja. Ini tidak diperbolehkan, sebab adanya kewajiban setiap muslim untuk mencari ilmu.

Sobat Cahaya Islam, itu tiga golongan yang mana sederet hukum Islam mengenai perintah dan larangan luluh tidak dikenakan. Semoga kita termasuk orang yang menjalankan syariat Islam dengan baik dan benar. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY