Hampers Hari Lebaran: Adab Memberinya Dalam Islam

0
511
hampers Hari Lebaran

Hampers Hari Lebaran – Di Indonesia setelah bulan Ramadan, masyarakat biasanya merayakan hari raya Lebaran bersama-sama. Di momen tersebut, banyak sekali orang-orang yang saling memberikan hampers Hari Lebaran.

Karena itulah, ramai orang saling berburu hadiah untuk dijadikan hampers di hari raya Idul Fitri. Orang-orang membeli hadiah tersebut secara offline maupun online.

Kirim Hampers Hari Lebaran

Mengirimkan bingkisan atau hampers Hari Lebaran sudah menjadi tradisi sebagian besar masyarakat menjelang perayaan setelah Ramadan itu. Kini, masyarakat bisa dengan mudah menemukan berbagai ide hampers Lebaran yang begitu menarik.

Bahkan orang-orang bisa dengan mudah menemukan bermacam parsel yang cantik dan unik di pertokoan, ketika bulan Ramadan sampai menjelang hari raya Idul Fitri. Menentukan ide hampers untuk Lebaran memang hal yang menyenangkan namun membuat siapa saja pusing.

Tak jarang orang pun mulai memikirkan idenya sejak awal bulan Ramadan tiba. Tentu saja ini karena mereka ingin memberikan hadiah yang terbaik kepada kerabat dan kolega ketika menyambut hari raya Idul Fitri.

Biasanya, ide hampers untuk Lebaran tak jauh dari makanan kaleng, kue kering, maupun minuman kemasan. Selain itu, ada juga ide hampers berupa piring, peralatan makan, alat-alat masak, dan masih banyak lagi.

Mengirimkan Hadiah Lebaran dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, memberikan hadiah untuk sesama umat muslim adalah salah satu ajaran dalam agama Islam. Hal ini juga termasuk dalam pemberian hampers Hari Lebaran kepada sanak saudara, kerabat, maupun kolega.

Bahkan anjuran memberikan hadiah sudah tertuang dalam bermacam riwayat hadist Rasulullah SAW. Karena itulah, para ulama pun sepakat bahwa memberikan hadiah hukumnya sunnah.

Dalam bahasa Arab, arti dari hadiah adalah harta yang diberikan kepada seseorang di dalam rangka penghormatan. Sementara itu, arti dari hadiah secara hadiah yaitu pemberian sebuah benda tanpa adanya harapan imbalan.

Oleh sebab itulah, Sobat Cahaya Islam bisa saling memberikan hadiah di hari Lebaran dengan barang yang baik.

Adab Memberikan Hampers Lebaran dalam Islam

Jika Sobat Cahaya Islam berniat memberikan hampers Lebaran maka tak perlu melakukannya sembarangan. Berikut ini ada beberapa adab untuk memberikan hadiah atau hampers di momen terbaik seperti Lebaran:

1.       Memberi Hadiah dengan Rasa Senang

Apabila Anda bermaksud memberikan sesuatu untuk orang lain sebagai hadiah, maka harus memandang sisi kelebihan atau keutamaan dari orang tersebut. hal ini sebagai sikap menghormati atau menghargai.

Namun Sobat Cahaya Islam sepatutnya memberikan hadiah dengan perasaan senang kepada penerimanya. Bahkan jika penerima termasuk orang yang mampu.

Ini tertuang dalam”

 آداب المهدي: رؤية الفضل للمهدي إليه ، وإظهار السرور بالقبول منه لها ، والشكر عند رؤية المهدي إليه والاستقلال لها وإن كثرت

Artinya: “Memandang utama kepada orang yang diberi hadiah; memperlihatkan rasa senang pada waktu menyerahkan hadiah; bersyukur ketika melihat orang yang akan diberi hadiah; dan mengikhlaskan hadiah tersebut (tidak pamrih) walaupun banyak.” (lihat Imam al-Ghazali, al-Adâb fî al-Dîn dalam Majmû’ah Rasâil al-Imâm al-Ghazâlî [Kairo: Al-Maktabah At-Taufîqiyyah, t.th.], Hal. 439).

2.       Memberikan Hadiah yang Pantas

Kalau Anda berniat memberikan hadiah kepada orang lain, maka pikirkan dengan matang barang yang akan diberikan. Berikan barang terbaik agar orang yang menerima bisa merasa senang atas hadiah tersebut.

hampers Hari Lebaran

Allah SWT berfirman dalam QS Al Baqarah ayat 177 yang berbunyi:

وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ

Artinya: “Berikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat”

3.       Tidak Mengungkit Pemberian yang Sudah Anda Berikan

Adab terakhir, Anda juga jangan sampai mengungkit pemberian yang telah diberikan kepada orang lain. Ini merupakan tindakan yang tercela.

Allah SWT berfirman:

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” (QS. al-Baqarah [2] : 264).

Itulah beberapa adab memberi hadiah dalam islam, yang bisa Sobat Cahaya Islam terapkan ketika ingin memberikan hampers Hari Lebaran. Dengan begitu, hadiah yang Anda berikan bernilai pahala dan mendapat berkah dari Allah SWT.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY