Fakta Ibnu Sina, Ilmuwan Hebat dalam Islam

0
182
Fakta Ibnu Sina

cahayaislam.id – Ibnu Sina adalah salah satu tokoh hebat dalam Islam yang memiliki julukan Bapak Kedokteran Dunia. Lantas apa saja fakta Ibnu Sina?

Ibnu sina mempunyai nama lengkap Ali al-Huseyn bin Abdullah bin Hassan Ali bin Sina. Selain itu juga dikenal dengan nama Avicenna, semasa hidupnya sangat produktif menulis untuk mengembangkan ilmu yang dipelajarinya.

Ibnu Sina lahir di Afshona, Uzbekistan pada tahun 370 H/ 980 M, lalu wafat pada tahun 428 H/1037 M di Hamedan, salah satu kota di barat laut Iran.

Ilmuwan ini merupakan salah satu orang yang pada masanya sangat diperhitungkan pada berbagai bidang keilmuan. Bahkan masih berpengaruh besar bagi perkembangan pengetahuan modern yang ada saat ini.

Fakta Ibnu Sina

Nah, Sobat Cahaya Islam, lantas apa saja fakta mengenai Ibnu Sina yang bisa kita jadikan sebagai bahan pengetahuan penting tentang. Di mana dia merupakan tokoh Muslim yang sangat berpengaruh di dunia dan dikenal hingga sekarang. Demikian ulasannya.

Minat Belajar yang Tinggi

Yang pertama, keluarga besar dari Ibnu Sina bekerja pada umumnya terhadao pemerintahan kala itu. Sang ayah juga merangkap menjadi seorang tenaga pendidik.

Karena minimnya tingkat pendidikan pada masa Ibnu Sina masih kecil, dia cukup beruntung lahir dari keluarga yang memiliki latar pendidikan yang tinggi. Maka dia belajar banyak hal terutama mengenal lebih dalam dan memahami Alquran secara penuh.

Fakta Ibnu Sina

Hebatnya lagi, dirinya sudah berhasil menghafal Alquran sejak saat masih berusia 10 tahun. Selain itu, Ibnu Sina juga gigih belajar matematika, geometri, fikih, sains dan juga kedokteran.

Tidak heran, saat Ibnu Sina masih belia, dia lebih cerdas dibandingkan anak-anak seusianya karena rajin belajar ilmu tafsir, ushuluddin dan tasawuf.

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR Muslim, no. 2699).

Menyembuhkan Penyakit Raja Bukhara

Yang kedua, tepatnya pada usianya yang menginjak 18 tahun, Ibnu Sina mampu menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Raja Bukhara. Atau yang dikenal dengan nama Nuh bin Mansur.

Pada saat itu, keadaan dari Raja sangatlah parah dan tidak ada satu pun sokter yang mempu menanganinya. Lalu nama Ibnu Sina yang sudah termasyhur di seantero negeri diundang ke Istana.

Melalui perawatannya yang tepat, sang Raja pun sembuh. Lalu sebagai bentuk terima kasihnya Ibnu Sina diberikan akses masuk ke perpustakaannya yang sangat lengkap. Sehingga bisa memperluas wawasan terhadap berbagai bidang keilmuan lainnya.

Fakta Ibnu Sina

Bahkan sampai kini karya-karya tentang ilmu kedokteran yang ditinggalkannya masih menjadi satu kontribusi besar bagi tumbuh kembang dunia medis di seluruh dunia.

Gelar pada Bidang Filsafat

Selanjutnya, ada beberapa gelar yang disematkan oleh orang-orang terhadap dirinya. Salah satunya adalah di bidang filsafat.

Ibnu Sina mendapat gelar Asy-Syaikh ar-Rais yang artinya guru para raja. Sebab pemikirannya terhadap agama sangatlah mendalam sehingga memiliki cara pandang yang sangat baik.

Salah satunya adalah di mana Ibnu Sina meyakini jika alam semesta ini diciptakan oleh Allah SWT secara emanasi atau terpancar dariNya. Selain itu, Ibnu Sina juga memiliki pemikiran filsafat tentang jiwa atau an-nafs mengenai kenabian.

Pendapatnya adalah nabi merupakan manusia terunggul di bumi dan menjadi pilihan Allah SWT. Nabi menerima wahyu, sedangkan seorang Filsuf hanyalah menerima Ilham.

Itulah sebabnya segala ajaran yang telah disampaikan oleh nabi harus menjadi pedoman bagi seluruh manusia dalam menjalani kehidupannya di dunia.

Demikian di atas adalah ulasan mengenai fakta Ibnu Sina yang merupakan tokoh hebat dalam Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY