Etika Voice Note Menurut Islam Agar Bijak dalam Berkirim Suara

0
430
etika voice note menurut Islam

Etika voice note menurut Islam – Sobat Cahaya Islam, perkembangan teknologi komunikasi telah memberikan kemudahan dalam menyampaikan pesan, termasuk lewat fitur voice note (pesan suara). Kini, cukup tekan dan rekam, kita bisa menyampaikan isi hati, informasi, bahkan tausiyah. Namun, apakah kita sudah menggunakan voice note dengan adab dan etika Islami?

Islam sebagai agama yang sempurna mengajarkan adab dalam segala hal, termasuk dalam berbicara dan menyampaikan pesan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami etika voice note menurut Islam, agar komunikasi yang kita lakukan tidak menyakiti orang lain, tetap sopan, dan diridhai Allah SWT.

Pentingnya Adab dalam Komunikasi

Islam meletakkan adab dalam posisi yang sangat tinggi. Bahkan, Rasulullah ﷺ dikenal bukan hanya karena mukjizatnya, tetapi juga karena akhlaknya yang agung.

 “إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ”

 “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” 1

Bentuk komunikasi seperti voice note termasuk bagian dari lisan kita. Maka, segala hal yang kita ucapkan di dalamnya, tetap akan dicatat dan dipertanggungjawabkan.

 “مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ”

 “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” 2

Etika Voice Note Menurut Islam

Agar tidak menyalahi adab Islam dalam komunikasi, berikut ini beberapa etika voice note menurut Islam yang bisa Sobat Cahaya Islam terapkan:

 1. Ucapkan Salam di Awal

Adab Islam saat menyapa tetap berlaku, bahkan dalam pesan suara. Awali voice note dengan salam yang sopan, sebagai bentuk penghormatan kepada lawan bicara.

 “فَسَلِّمُوا عَلَى أَنفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِندِ اللَّـهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً”

“Maka ucapkanlah salam kepada dirimu sendiri sebagai penghormatan dari Allah yang diberkahi lagi baik.” 3

 2. Jangan Terlalu Panjang

Usahakan voice note tidak lebih dari 1 menit. Jika harus panjang, sampaikan bahwa voice note akan agak lama, agar pendengar bersiap. Atau, bagi menjadi beberapa bagian pendek.

 3. Pilih Waktu yang Tepat

Etika dalam komunikasi juga berkaitan dengan waktu. Jangan mengirim voice note di waktu istirahat malam, kecuali sangat mendesak.

 Rasulullah ﷺ bersabda:

 “Sesungguhnya di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak berguna baginya.” 4

Mengirim voice note yang tidak penting di waktu tidak tepat bisa mengganggu orang lain dan termasuk perbuatan yang kurang bermanfaat.

 4. Gunakan Nada Suara yang Lembut

Jangan gunakan nada tinggi, apalagi marah-marah. Dalam Islam, berbicara dengan lembut adalah tanda kebaikan dan akhlak mulia.

 “وَاغْضُضْ مِن صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ”

 “Dan rendahkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” 5

etika voice note menurut Islam

 5. Tidak Membuka Aib Orang Lain

Hati-hati saat kirim voice note yang berisi komentar, kabar, atau cerita tentang orang lain. Bisa jadi tanpa sadar kita menyebar aib.

 Rasulullah ﷺ bersabda:

 “Barangsiapa yang menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim No. 2590)

Maka jangan sekali-kali menggunakan voice note untuk bergosip, mengeluh, atau menjelekkan orang lain.

 6. Jangan Menggunakan Untuk Memarahi

Jika ingin menegur atau menasihati, lakukan secara langsung atau lewat pesan yang jelas dan sopan. Voice note yang berisi amarah akan terdengar sangat kasar dan sulit ditafsirkan secara positif.

Voice note bukan sekadar suara. Ia adalah representasi dari hati dan akhlak kita. Jika tidak digunakan dengan bijak, ia bisa menyakiti. Tapi jika dipakai dengan adab, ia bisa menjadi berkah.

Semoga Allah SWT selalu membimbing kita agar bijak dalam setiap komunikasi, termasuk dalam berkirim voice note. Aamiin.


  1. (HR. Ahmad No. 8952) ↩︎
  2. (QS. Qaf: 18) ↩︎
  3. (QS. An-Nur: 61) ↩︎
  4. (HR. Tirmidzi No. 2317) ↩︎
  5. (QS. Luqman: 19) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY