Dampak Buruk Maksiat, Pelajari dan Renungkan!

0
717
Dampak Buruk Maksiat

Dampak Buruk Maksiat – Tak hanya menodai hati, maksiat juga dapat mempengaruhi ilmu, rezeki, dan umur. Bahkan, Ibnul Qoyyim menjelaskan buruknya dampak maksiat adalah ibarat racun yang akan merusak kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, kita sebagai umat mukmin harus mempelajari dan merenungkan dampak buruk dari perbuatan dosa atau maksiat agar kita dapat menjauhinya.

Dampak Buruk Maksiat: Menghalangi Datangnya Rezeki

Maksiat punya banyak dampak buruk yang membahayakan hati & badan. Salah satu di antaranya adalah menghalangi datangnya rezeki, sebagaimana hadits Rasulullah sebagai berikut:

إِنَّ الْعَبْدَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ

“Sungguh seorang hamba akan terhalang dari rezeki karena dosa yang diperbuatnya.” (1)

Seperti kita tahu, ada banyak sekali bentuk maksiat seperti maksiat mata, maksiat tangan, maksiat kaki, dan lain sebagainya. Di sisi lain, rezeki juga tidak semata-mata hanya berupa uang, melainkan bisa berupa kesehatan, kebahagiaan, dan lain-lain.

Jadi, maksiat sekecil apapun pasti berakibat dosa, dan dosa akan menghalangi datangnya rezeki. Ibnul Qoyyim menjelaskan bahwa takwa adalah kunci untuk membuka pintu rezeki. Sebaliknya, lalai dari takwa akan mengundang kefakiran. Intinya, rezeki akan mengalir hanya jika seseorang menjauhi maksiat dalam bentuk apapun.

Maksiat Membuat Seseorang Menyesal

Setiap amal perbuatan ada balasannya. Begitu juga dengan maksiat, siksa di neraka adalah balasannya. Seorang hamba yang sering berbuat maksiat di dunia akan menyesal di akhirat kelak. Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan bagaimana penyesalan manusia yang telah menyia-nyiakan waktunya di dunia untuk berbuat baik dan malah lebih memilih berbuat dosa:

يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ قَدَّمْتُ لِحَيَاتِيْۚ

“Alangkah baiknya jika aku dulu mempersembahkan sesuatu untuk kehidupanku ini.” (2)

Sayangnya, penyesalan mereka tidak ada gunanya karena sudah tidak bisa lagi kembali ke dunia dan berbuat baik. Jika kita menyesal ketika masih hidup di dunia, artinya Allah masih memberi kesempatan kita untuk bertaubat. Oleh karena itu, hendaknya kita berhenti dari kemaksiatan dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah agar tidak menyesal di akhirat kelak.

Maksiat Membuat Hati Keras

Terakhir, salah satu dampak buruk dari melakukan dosa ialah saat dosa-dosa itu bertambah, hati dari pelaku maksiat tersebut akan keras dan tertutup hingga ia termasuk orang yang lalai. Berkaitan dengan hal ini, Allah berfirman dalam ayat Al-Qur’an:

كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

“Sekali-sekali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” (3)

Ulama salaf menjelaskan bahwa melakukan dosa secara terus-menerus akan menutup hati orang yang melakukannya. Dengan kata lain, dosa yang menumpuk akan membutakan hati. Bahkan, dosa yang terus bertambah akan mengepung hati dan menutupnya rapat-rapat.

Jika hati sudah tertutup, maka nasehat pun tidak akan bisa masuk. Kecuali jika Allah memberinya hidayah dan ia mau menerimanya. Mudah-mudahan sobat Cahaya Islam termasuk orang-orang yang dapat menjaga diri dari maksiat karena dampak buruknya sangat besar.


Referensi:

(1) H.R. Ahmad 5:277

(2) Q.S. Al-Fajr 24

(3) Q.S. Al-Mutaffifin 14

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY