Cara Memilih Jilbab Sesuai Syariat Islam, Hati-Hati Terjerumus Dosa

0
412
cara memilih jilbab sesuai syariat

Cara memilih jilbab sesuai syariat Islam – Menutup aurat merupakan kewajiban setiap muslimah dari ujung kepala hingga ujung kaki. Oleh karena itu, Sobat wajib tahu cara memilih jilbab sesuai syariat Islam agar tidak terjerumus dalam dosa. Menurut Islam menutup aurat juga harus menghindari bentuk lekuk tubuh terlihat, sehingga akan mengundang syahwat.

Cara Memilih Jilbab Sesuai Syariat Islam

Secara umum, hijab adalah mengacu pada segala sesuatu yang digunakan untuk menutup bagian tertentu dari pandangan publik. Dalam konteks agama Islam, hijab mengacu pada pakaian yang wanita muslim pakai untuk menutup aurat. Dari sudut pandang teologi Islam, berbusana muslim memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial. 

Awalnya hijab secara sederhana berfungsi untuk menutup seluruh aurat serta menghindari berpakaian terlalu ketat. Seiring berjalannya waktu, motif dan aksesoris untuk hijab semakin beragam. Al Qur’an mengatur dengan jelas perintah menggunakan jilbab syar’i berikut ini:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Berikut ini cara memilih jilbab sesuai syariat Islam yang harus Sobat Cahaya Islam pahami:

1.     Pilihlah yang Longgar

Jilbab tidak hanya berfungsi menutup tubuh, melainkan juga sebagai representasi identitas ketaatan dalam Islam. Kriteria hijab syar’i tidak berhenti pada penampilan fisik, melainkan juga sikap muslimah dalam memahami nilai-nilai Islam. 

Penggunaan jilbab harus sesuai dengan norma agama karena melibatkan aspek fisik dan spiritual sebagai seorang muslimah. 

cara memilih jilbab sesuai syariat

2.     Menutup Tubuh Secara Penuh

Kriteria hijab syar’i mencerminkan konsep keindahan yang akan sejalan dengan ketentuan agama. Seiring dengan menutup fisik, jilbab juga merupakan simbol atas sikap, kesadaran hingga pemahaman terhadap nilai-nilai agama. Muslimah dapat mengartikan kecantikan melalui ketaatan dan kesucian melalui aturan berjilbab.

Dalil yang sesuai dengan kriteria menutup tubuh secara penuh yaitu:

Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka.

Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890).

3.     Tebal dan Tidak Transparan

Cara memilih jilbab sesuai syariat Islam selanjutnya yaitu berbahan tebal dan tidak transparan. Hal tersebut bertujuan agar lekuk tubuh tidak terlihat. Dalam pemilihan material, keinginan, dan keamanan merupakan faktor penting yang harus Sobat perhatikan. 

Setelah memahami kriteria hijab syar’i, maka muslimah bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan nyaman. 

4.     Panjang

Jilbab harus memenuhi kriteria panjang yang cukup merupakan aspek penting. Salah satu cara memilih jilbab sesuai syariat Islam ini setidaknya panjang sejajar dengan mata kaki atau lebih panjang. Pemilihan panjang jilbab tidak hanya terpaku pada estetika, melainkan juga dalam konteks kepatuhan terhadap norma-norma berpakaian dalam Islam. 

Panjang jilbab yang tepat juga akan memberikan rasa ringan, serta menghindari bentuk tubuh menonjol. Memahami dan menerapkan panjang jilbab merupakan langkah positif menjalankan prinsip berhijab syar’i. 

5.     Tidak Menggantung di Depan

Jilbab dalam konteks syar’i menekankan muslimah agar memperhatikan kesopanan dalam berpakaian. Salah satu kriteria yang harus Sobat terapkan yaitu hijab tidak digantung di depan. Sebab, menggantung hijab di depan akan menyebabkan aurat terlihat saat Sobat bergerak. 

Hal ini akan menghilangkan nilai-nilai dan kehormatan seorang muslimah. Sebab, wanita muslim harus bisa menjaga dan menutup aurat dengan baik.

6.     Tidak Terlalu Menarik Perhatian

Sobat juga harus memperhatikan pemilihan warna untuk jilbab syar’i. Sebaiknya memilih warna yang tidak mencolok dengan desain yang tidak menarik perhatian atau berlebihan. Hal ini menjadi bagian integral agar penampilan seorang muslimah sesuai dengan syariah. 

cara memilih jilbab sesuai syariat

Konsep tidak terlalu menarik perhatian menegaskan kepatuhan terhadap tata cara atau aturan berpakaian dalam Islam. Selain itu, prinsip ini juga mencerminkan sikap rendah hati dan tunduk pada nilai-nilai agama.

Tata cara memilih jilbab sesuai syariat Islam harus Sobat perhatikan, sebab berkaitan dengan jati diri. Berjilbab sesuai syariat tidak hanya harus menjaga aurat, namun juga memperhatikan kenyamanan. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY