Bolehkah Mahar Nikah Dijual? Apa Syaratnya?

0
43
Bolehkah Mahar Nikah Dijual

Bolehkah Mahar Nikah Dijual? – Dalam ajaran Islam, mahar atau mas kawin diwajibkan untuk menyempurnakan sebuah pernikahan. Namun bolehkah mahar nikah dijual?

Melangsungkan pernikahan tidak hanya untuk saling memahami pasangan satu sama lain. karena ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dan perlu disiapkan sebaik mungkin.

Salah satunya adalah mahar atau mas kawin. Artinya, harta yang wajib diserahkan oleh seorang suami kepada istri ketika akad nikah dilaksanakan.

Hanya saja, seringkali ada keadaan yang membuat kita terpaksa untuk menjualnya. Kendati demikian, kita pun perlu mengetahui bagaimana hukumnya.

Bolehkah Mahar Nikah Dijual? Apa Syaratnya?

Menurut pendapat para ulama, mahar yang telah diserahkan oleh seorang suami kepada istrinya maka hak sepenuhnya adalah milik sang istri, secara utuh.

Yang bisa menentukan mahar tersebut adalah wanita yang telah sah menjadi istrinya tersebut; Mau disimpan dulu, segera digunakan, dijual atau diberikan kepada orang lain.

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 4 yang berbunyi:

وَاٰتُوا النِّسَاۤءَ صَدُقٰتِهِنَّ نِحْلَةً

Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan.

Dari ayat di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa seorang istri diperbolehkan untuk menggunakan mas kawin atau mahar miliknya dari sang suami untuk hal apapun. termasuk jika ingin menjual mahar tersebut.

Lantas, bolehkah jika uang mahar tersebut digunakan bersama dengan suaminya? Jika pun boleh, apa syaratnya?

1.      Selama Sang Istri Ridha

Pertama, jika seorang istri ingin menjual mahar atau mas kawin dari pernikahannya karena adanya suatu tujuan. Terlebih akan digunakan bersama dengan sang suami.

Maka salah satu syarat penting yang harus dipenuhi adalah keridhaannya.

Ya, Sobat. Selama sang istri dengan tulus dan ikhlas membagi atau bahkan memberikan sepenuhnya uang hasil jual mahar kepada  suaminya. Maka hal itu pun diperbolehkan dalam syariat agama.

Bolehkah Mahar Nikah Dijual

Namun, jika ini secara terpaksa dan tidak ada izin serta keridhoan dari istri, maka serupa ini dilarang keras dalam ajaran Islam.

Mengapa? Sebab mahar adalah harta atau uang yang digunakan laki-laki bertujuan untuk membeli seorang wanita untuk dijadikan istri. Oleh sebab itu, mahar berupa emas atau uang tunai itu sepenuhnya adalah milik istri.

2.      Memang Sangat Membutuhkan

Kedua, mahar atau mas kawin juga boleh digunakan bersama sang suami asalkan memang sangat membutuhkan.

Bolehkah Mahar Nikah Dijual

Apabila masih ada uang simpanan yang lain dan bisa digunakan terlebih dahulu. Alangkah baiknya itu dipergunakan sebelum memilih opsi menjual mahar.

Mengapa?

Kembali lagi, mahar adalah hak seorang istri. Maka jika bisa digunakan sebaik mungkin olehnya. Sebaiknya suami tidak ikut menggunakannya, kecuali memang sangat mendesak.

Nah, Sobat, ada pula hal lain yang perlu kita ketahui. Di mana seorang suami tidak boleh mengambil atau meminta kembali mahar yang telah diberikan kepada istrinya.

Sebagaimana dijelaskan dalam Surat An-Nisa ayat 21 yang berbunyi:

وَكَيْفَ تَأْخُذُوْنَهٗ وَقَدْ اَفْضٰى بَعْضُكُمْ اِلٰى بَعْضٍ وَّاَخَذْنَ مِنْكُمْ مِّيْثَاقًا غَلِيْظًا

Dan bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal kamu telah bergaul satu sama lain (sebagai suami-istri). Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil perjanjian yang kuat (ikatan pernikahan) dari kamu

Maka dari itu, jika suami akan ikut menggunakan uang hasil menjual mahar harus lebih dulu meminta izin dari istrinya.

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai bolehkah mahar nikah djual? Serta beberapa dalil yang memberikan pemahaman terkait pertanyaan tersebut. Semoga bermanfaat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY