Berdoa dulu atau berusaha dulu – Tiga kunci sukses di dunia maupun akhirat sesuai ajaran Nabi Muhammad, yaitu ikhtiar, doa, dan tawakal. Apakah berdoa dulu atau berusaha dulu yang dianjurkan dalam ajaran Islam? Ikhtiar, doa, dan tawakal harus Sobat lakukan secara berurutan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Apa Itu Ikhtiar dan Doa
Manusia dan semua ciptaan Allah terlahir dan maujud ke alam semesta atas rencana Allah. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah dengan empat hidayah, yaitu ins think, panca indera, akal, dan agama. Keempat hidayah tersebut, maka manusia memiliki kebebasan untuk memilih jalan taqwa dan fujur.
Kemampuan memilih jalan pada kebaikan tersebut merupakan bentuk ikhtiar. Penjelasan tentang apa itu ikhtiar terdapat dalam ayat Al Qur’an berikut ini:
“Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya” 1
Ikhtiar yaitu berusaha memilih cara atau jalan terbaik sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah dalam menjalani kehidupan. Syarat dari berikhtiar yaitu yakin kepada Allah bahwa segala sesuatu yang dikerjakan akan dikabulkan Allah. Banyak faedah melakukan berusaha dalam Islam, antara lain:
- Terhindar dari sikap malas
- Selalu merasa optimis dalam menjalankan pekerjaan atau usaha
- Memberi contoh atau tauladan bagi orang lain
- Merasakan kepuasan batin
- Selalu bersyukur kepada Allah
Sebelum membahas berdoa dulu atau berusaha dulu, Sobat harus memahami apa makna dari berdoa. Doa secara luas artinya semua permohonan dari seorang hamba kepada Allah. Saat berdoa, Sobat harus memperhatikan etika agar Allah ijabah.
Berdoa Dulu atau Berusaha Dulu?
Allah tidak akan mengubah keadaan, kecuali mereka mengubah keadaan menyiratkan pentingnya Sobat Cahaya Islam untuk berusaha berbuat lebih baik. Bahkan Allah menunggu seseorang yang ingin berubah sebelum membuka jalan ke arah lebih baik.
1. Ikhtiar Sebagai Langkah Pertama
Berdoa dulu atau berusaha dulu yang harus Sobat Cahaya Islam lakukan? Muslim wajib melakukan ikhtiar jika ingin mendapatkan sesuatu, sebab bermalas-malasan bukan ciri seorang muslimin. Oleh karena itu, terdapat doa menghilangkan rasa malas sebagaimana Rasulullah contohkan.


2. Berdoa Setelah Berusaha
Berdoa merupakan saripati ibadah menjadi landasan yang harus Sobat pahami. Banyak hadits yang meriwayatkan anjuran dan mendorong seorang hamba untuk selalu berdoa. Pada dasarnya, tidak ada sesuatu yang mulia di sisi Allah daripada doa.
Seorang hamba yang tidak memohon sesuatu kepada Allah akan mendatangkan murka. Doa terbaik yaitu yang berhusnudzon kepada Allah. Sebab, Allah akan selalu menolong hambaNya yang kesulitan. Salah satu hadits tentang keutamaan doa yaitu:
Dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa adalah ibadah.” 2
Ikhtiar atau usaha harus mendahului dua hal, yaitu doa dan tawakal. Sebab, ketika Sobat berdoa akan tetapi belum berusaha berarti tidak sepenuhnya ingin mengubah nasib. Sebaliknya, jika melakukan usaha tanpa iringan doa, maka hakikatnya manusia tidak berkuasa atas apapun kecuali seizin Allah.
Penjelasan tersebut membantu Sobat menjawab berdoa dulu atau berusaha dulu yang Islam anjurkan. Setelah berdoa, tawakal atau berserah diri kepada Allah harus Sobat terapkan. Seorang muslim yang berusaha dan berdoa, tidak akan bermakna jika keinginan langsung terpenuhi.
Untuk menjawab apakah sebaiknya berdoa dulu atau berusaha dulu, maka harus menerapkan tiga kunci sukses kehidupan di dunia dan akhirat. Ikhtiar terlebih dahulu baru berdoa dan harus Sobat ikuti dengan tawakal. Ketiganya menjadi bagian yang tidak terpisahkan.































