Bagaimana Cara Bersyukur Kepada Allah? Ini Cara-caranya

0
153
bagaimana cara bersyukur kepada Allah SWT

Bagaimana cara bersyukur kepada Allah SWT – Sebagai seorang hamba Sobat Cahaya Islam sudah seharusnya senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Bersyukur harus dilakukan mulai dari hal kecil di sekitar kita. Bersyukur  merupakan salah satu bentuk meghargai pemberian yang Allah SWT karuniakan kepada seluruh hamba-Nya. Hal ini penting dilakukan agar sobat senantiasa mengingat kebaikan dan karunia Allah.

Kenali Bagaimana Cara Bersyukur Kepada Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

Bersyukur adalah bentuk ungkapan rasa berterima kasih atas segala nikmat yang Allah SWT berikan. Bersyukur juga merupakan salah satu bentuk keimanan dari hamba kepada sang pencipta. Bersyukur kepada Allah SWT hendaknya selalu Sobat lakukan setiap hari melalui langkah-langkah berikut. 

1.      Bersyukur dengan Hati

Salah satu cara bersyukur paling mudah ialah bersyukur dari dalam hati. Bersyukur dengan hati merupakan upaya menyadari bahwa segala nikmat yang kita miliki  ialah pemberian Allah. Bersyukur dari hati juga bentuk menghargai pemberian Allah SWT yang tidak terlihat seperti kesehatan, hembusan nafas dan sejenisnya. Hal ini sesuai dengan kutipan berikut.

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ ٱللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْـَٔرُونَ

Artinya : “Segala nikmat yang ada pada kamu (berasal) dari Allah. Dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya lah kamu meminta pertolongan.” (QS An-Nahl: 53).

bagaimana cara bersyukur kepada Allah SWT

Ayat tersebut menjelaskan bahwa segala sesuatu yang kita miliki merupakan pemberian Allah SWT. Ayat ini juga menjelaskan bahwa hendaknya Sobat mampu bersyukur dari hati. Bersyukur dari hati dapat dilakukan dengan menjaga isi hati agar terhindar dari sikap iri dengki atas pencapaian orang lain.

2.      Bersyukur dengan Lisan

Selain harus mensyukuri nikmat Allah dari hati, Sobat Cahaya Islam juga perlu bersyukur secara lisan. Bersyukur secara lisan dapat dilakukan setiap saat. Bersyukur secara lisan dapat dilakukan dengan melafadzkan dzikir dan kalimat-kalimat pujian kepada Allah SWT. Hal tersebut selaras dengan firman Allah berikut.

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

Artinya : (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.

Melalui paparan ayat di atas dapat dipahami mengingat Allah merupakan salah satu langkah bagaimana cara bersyukur kepada Allah SWT. Mengingat Allah dapat dilakukan dengan melafadzkan pujian kepada Allah. Selain bentuk bersyukur secara lisan, langkah tersebut juga merupakan salah satu upaya agar hati kita lebih tentram.

3.      Bersyukur dengan Tindakan

Salah satu cara agar kita senantiasa bersyukur secara tindakan ialah memanfaatkan kenikmatan dari Allah SWT untuk arah kebaikan. Bersyukur dengan tindakan dapat dilakukan dengan cara berbuat baik dan berbagi kepada siapapun tanpa pamrih. Hal ini sesuai hadits berikut.

“Sesungguhnya Allah sangat suka melihat bekas nikmat Allah tampak pada hamba-Nya.” (HR Tirmidzi, shahih)

bagaimana cara bersyukur kepada Allah SWT

Allah menganjurkan untuk setiap hamba-Nya memanfaatkan nikmat yang diberikan dengan sebaik mungkin. Memanfaatkan nikmat Allah hendaknya digunakan untuk membantu saudara sesama yang sedang kesulitan. Selain itu, bersyukur secara tindakan dapat dilakukan dengan mengamalkan ayat Al-Quran berikut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman! Makanlah di antara rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu. Dan bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya Dia yang kamu sembah.” (QS. Al-Baqarah : 172)

Ayat di atas memaparkan bahwa setiap nikmat yang Allah berikan ialah memberikan rezeki yang halal. Hendaknya rezeki tersebut digunakan pada jalan kebajikan. Agar lebih bermanfaat, Sobat Cahaya Islam dapat memanfaatkan rezeki dari Allah untuk bersedekah dan menolong sesama.

4.      Bersyukur dengan Memelihara Kenikmatan

Salah satu bentuk bersyukur yang sangat krusial ialah memelihara nikmat yang Allah berikan. Pemberian yang diberikan Allah SWT hendaknya dipelihara dengan baik. Hal tersebut bertujuan agar kita senantiasa mampu menjaga amanah dari Allah SWT. Hal tersebut diperkuat dengan adanya kutipan berikut.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya : (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.” (QS. Ibrahim : 7)

Penggalan ayat pada surah Ibrahim tersebut menegaskan bahwa hendaknya Sobat perlu memelihara kenikmatan dengan baik. Apabila Sobat mampu menjaga nikmat Allah dengan baik, maka Allah akan memberikan nikmat yang melimpah, Begitupun sebaliknya, apabila Sobat tidak menjaganya, maka Allah akan memberikan balasan berupa azab yang setimpal.

Melalui pemaparan di atas, dapat dipahami bahwa setiap harinya hendaknya Sobat senantiasa menerapkan sikap bersyukur dalam diri. Sobat perlu mengenali dan menerapkan bagaimana cara bersyukur kepada Allah secara perlahan dan istiqomah. Hal ini bertujuan agar Allah senantiasa melimpahkan nikmat-Nya yang tak terhingga.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY