Apakah Boleh Membaca Alquran Dalam Hati? Begini Pandangan Ulama

0
1472
Apakah boleh membaca Alquran dalam hati

Apakah boleh membaca Alquran dalam hati – Sobat Cahaya Islam, Al Quran adalah kitab suci mulia, dan dianjurkan untuk umat islam baca setiap hari. Dengan begitu, Allah SWT akan memberikan pahala yang besar dan kemuliaan tersendiri bagi umatnya.

Namun tidak sedikit umat islam yang penasaran dan bertanya apakah boleh membaca Alquran dalam hati?

Hal itu menimbulkan keraguan tersendiri dan sering membuat umat islam merasa kebingungan. Mengingat, sering kali umat islam memperindah bacaannya dengan tartil dan irama yang sedap di telinga. Bagi Sobat yang belum tahu, bisa simak informasinya di bawah ini.

Jawaban Apakah Boleh Membaca Alquran Dalam Hati?

Sobat, membaca Al Qur’an menjadi hal yang bernilai pahala dan dapat mendatangkan syafaat. Tetapi tidak sedikit orang yang merasa tak percaya diri dengan pengetahuan membaca Al Quran dalam dirinya. Itulah yang menjadi alasan beberapa orang memilih membaca Al Quran di dalam hati.

Selain itu, beberapa orang juga merasa khawatir terjerumus dalam riya kalau membaca Al Quran dengan suara keras dan didengar orang-orang. Senada dengan hal ini, timbul pertanyaan apakah boleh membaca Alquran dalam hati?

Sobat Cahaya Islam, ternyata Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya membaca Al Quran dengan memperindah suaranya. Hal itu mengisyaratkan agar umat islam tidak membaca Al Quran dengan cara membatin. Rasulullah SAW bersabda,

 لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ

Barangsiapa yang tidak memperindah suaranya ketika membaca Al Qur’an, maka ia bukan dari golongan kami.” (HR. Abu Daud no. 1469 dan Ahmad 1: 175. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Banyak ulama yang menambahkan bahwa tak boleh membaca Al Quran di dalam hati, dan tanpa ada gerakan di bibir. Pendapat serupa juga disampaikan ulama Imam Ibnu Baz. Dalam fatwanya, beliau menjelaskan membaca Al Quran harus dengan menggerakkan lisan.

Apabila seorang umat islam mengucapkan bacaan Al Quran dalam hati saat salat, maka hal itu hukumnya tidak sah. Menurut para ulama, seseorang harus menggerakkan lisan dan kedua bibir lantaran bacaan berarti perkataan.

Keutamaan Membaca Bacaan Al Quran dengan Baik dan Benar

Dari jawaban apakah boleh membaca Alquran dalam hati, sudah Sobat pahami pentingnya membaca Alquran dengan suara yang bagus dan benar. Di samping itu, banyak keutamaan yang bisa Sobat dapat jika membaca Al Quran dengan baik dan benar, seperti:

1. Mendapat Pahala Berlipat

Sobat, keutamaan membaca Al Quran yang pertama yaitu mendapat pahala berlipat ganda dari Allah SWT. Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

2. Senantiasa Bersama Malaikat

Keutamaan membaca Al Quran lainnya yaitu, akan bersama para malaikat yang terhormat. Hal ini berlaku bagi para pembaca Al Quran yang mahir dan benar dalam bacaannya. Walaupun begitu, orang yang terbata-bata dalam membaca Al Quran tetap mendapatkan pahala.

Nabi Muhammad SAW bersabda,

الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca Al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala” (HR. Muslim no:798)

3. Terhindar dari Sifat Lalai

Keutamaan membaca Al Quran dengan benar berikutnya yaitu, menjadikan seorang hamba ingat kepada Allah SWT. Selain itu, ia juga terhindar dari salah satu sifat buruk yaitu lalai. Ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi,

مَن قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ فِي لَيلَةٍ لَم يُكتَبْ مِنَ الغَافِلِينَ

“Barangsiapa membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka dia tidak termasuk orang-orang yang lalai.” (HR. Hakim dalam kitab Al-Mustadrak, 1/742, dishahihkan oleh Al-Alabny dalam Shahih At-Targhib, 2/81)

Sobat Cahaya Islam, itulah jawaban atas pertanyaan apakah boleh membaca Alquran dalam hati. Untuk mendapat pahala berlipat ganda, hendaknya Sobat memperdalam bacaan Al Quran bersama guru yang tepat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY