Mengenal Konsep dari Apa itu Terzalimi

0
242
apa itu terzalimi

Apa itu terzalimi – Manusia merupakan makhluk Allah yang memiliki hawa nafsu. Tak jarang Hawa nafsu tersebut mengantarkan kepada perilaku buruk seperti halnya zalim. Sebagai umat muslim yang taat, Sobat Cahaya Islam perlu mengetahui konsep zalim dan  apa itu terzalimi. Hal tersebut karena membuat orang lain merasa terzalimi adalah perilaku yang dilarang oleh Allah SWT.

Apa Itu Terzalimi?

Sobat Cahaya Islam tentunya sering mendengar istilah apa itu terzalimi. Walaupun demikian, masih banyak khalayak umum yang tidak memahami arti kata terzalimi secara mendalam.  Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu dipahami dari konsep terzalimi menurut pandangan Islam.

1. Q.S An-Nahl Ayat 126

Kata Zalim berasal dari serapan Bahasa Arab dengan susunan huruf Dzho, Laam, dam Miim yang memiliki makna gelap. Zalim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bengis, tidak adil, dan tidak memiliki rasa belas kasih.  Zalim merupakan perilaku tercela yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

apa itu terzalimi

Istilah Zalim juga erat hubungannya dengan kata terzalimi. Pihak terzalimi merupakan pihak yang menerima perbuatan buruk dari orang lain. Pihak terzalimi tentunya sangat dirugikan dan teraniaya. Berikut terdapat kutipan Ayat yang membahas tentang pihak terzalimi

. وَاِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوْا بِمِثْلِ مَا عُوْقِبْتُمْ بِهٖۗ وَلَىِٕنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصّٰبِرِيْنَ

“Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar”.

Melalui ayat tersebut Allah SWT mengimbau kepada orang-orang yang dizalimi sebaiknya tidak membalas perbuatan zalim yang menimpanya. Kalaupun hendak membalas, tidak diperkenankan melebihi perbuatan zalim yang telah diberikan. Oleh karena itu, Allah mengarahkan hamba-Nya untuk tetap bersabar dan menjanjikan kebaikan serta pahala yang besar.

2. Hadist Nabi Muhammad SAW

Mengenal konsep apa itu terzalimi tentunya tidak hanya berhenti pada pemahaman akan pengertian dizalimi saja. Hendaknya Sobat Cahaya Islam juga mengetahui keistimewaan yang Allah SWT berikan kepada orang-orang yang dizalimi. Hal tersebut diperjelas dengan Hadist Rasulullah SAW berikut.

اِتَّقُوْا دَعْوَةَ الْمَظْلُوْمِ فَإِنَّهَا تُحْمَلُ عَلىَ الْغَمَامِ، يَقُوْلُ اللهُ وَعِزَّتِى وَجَلاَلِى لَأَنْصُرَنَّكَ وَلَوْ بَعْدَ حِيْنٍ

Artinya : “Takutlah kalian pada doa orang yang dizalimi, karena sesungguhnya ia akan dibawa ke atas awan, kemudian Allah berkata: Dengan kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku pasti akan menolongmu, sekalipun nanti.” (HR At-Thabrani).

Melalui hadist tersebut, hendaknya Sobat Cahaya Islam memahami bahwa doa orang-orang terzolimi akan melangit dan dikabulkan oleh Allah SWT. Tak hanya itu, Allah SWT akan senantiasa memberikan pertolongan kepada orang yang dizalimi. Oleh karena itu, hendaknya umat muslim tidak melakukan perbuatan zalim kepada sesama.

3. Q.S An-Nisa Ayat 148

لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

Artinya : “Allah tidak menyukai perkataan buruk (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui”.

Allah sangat tidak menyukai perkataan buruk yang keluar dari lisan hamba-Nya. Hal  tersebut karena perkataan buruk dapat menimbulkan perpecahan antar sesama manusia. Sebagai muslim yang Taat hendaknya sobat  senantiasa menjaga lisan dari perbuatan tidak terpuji

apa itu terzalimi

Walaupun demikian, Allah memberi keistimewaan kepada orang-orang yang terzalimi  untuk mengungkapkan keburukan.

Keburukan di sini dimaknai sebagai bentuk pengaduan akan perbuatan buruk orang-orang yang telah zalim kepadanya. Orang yang terzalimi diberi keringanan oleh Allah SWT untuk mengucapkan hal-hal buruk sebagai bentuk pembelaan dari perbuatan yang keji.

Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa hendaknya Sobat memahami konsep apa itu terzalimi dalam Islam. Orang-orang yang terzalimi sangat dilindungi oleh Allah SWT dan mendapat banyak keistimewaan.

Sebagai muslim sejati, seharusnya sobat senantiasa menghindari perbuatan zalim kepada sesama karena perilaku tersebut hanya akan mendatangkan kerugian dan penyesalan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY