Apa Itu Bala – Masyarakat Indonesia identik dengan kata-kata unik untuk mengungkapkan sesuatu. Salah satunya adalah kata bala. Sudahkah Sobat Cahaya Islam mengetahui apa itu bala yang kerap terucap di kehidupan sehari-hari?
Dalam masyarakat Indonesia, bala atau keburukan erat kaitannya dengan hal buruk. Tak heran jika di Indonesia juga ada ritual atau tradisi tolak bala. Bagi Sobat yang belum memahami arti bala sesungguhnya, bisa simak informasi berikut ini.
Memahami Apa Itu Bala?
Sobat, ternyata kata bala tidak hanya ada dalam bahasa Indonesia yang berkaitan dengan hal-hal buruk. Bala sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Arab yaitu al bala’. Arti dari kata tersebut adalah ujian atau al ikhtibar.
Dalam bahasa arab, bala sendiri bisa berarti ujian berbentuk keburukan. Berbeda dengan ibla yang merupakan ujian berbentuk kebaikan. Hal ini senada dengan maksud dari balak dalam bahasa Indonesia adalah malapetaka atau buruk.
Namun jika merujuk pada Al Quran, apa itu bala ternyata memiliki makna tersendiri. Adapun makna yang dimaksud:
1. Sunnatullah
Di dalam ayat Al Quran, ujian keburukan adalah cobaan dari Allah kepada manusia ketika di dunia. Hal ini terbukti dalam firman Allah SWT pada ayat,
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
“Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun” 1
Dari ayat tersebut, terdapat penegasan bahwa Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Kemudian Allah pun menjadikan kehidupan dan kematian hambanya sebagai ujian. Dengan begitu, akan terlihat siapa manusia yang paling baik amalnya.
2. Kenikmatan
Dalam Al Quran, ternyata ujian keburukan tidak hanya berkaitan dengan keburukan, malapetaka, atau musibah. Sebab cobaan juga bersifat kenikmatan dari Allah SWT kepada manusia. Ini diperjelas dalam salah satu ayat Al Quran,
وَقَطَّعْنَاهُمْ فِي الْأَرْضِ أُمَمًا مِنْهُمُ الصَّالِحُونَ وَمِنْهُمْ دُونَ ذَلِكَ وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Dan Kami pecahkan mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan di antaranya ada orang-orang yang saleh dan ada yang tidak demikian. Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).” 2


Maksud dari ayat tersebut adalah, apapun cobaan dari Allah SWT merupakan kenikmatan agar manusia selalu dekat kepada-Nya.
Tips Menyikapi Ujian Keburukan
Sobat Cahaya Islam, dari pembahasan di atas, bisa Sobat pahami apa itu bala dalam Al Quran adalah ujian atau cobaan. Baik atau buruknya cobaan tersebut, hendaknya Sobat bisa menyikapinya dengan baik.
Ada sejumlah tips terbaik untuk menyikapi ujian keburukan yang datang, yaitu:
1. Sabar
Sabar adalah kunci menyelesaikan bermacam masalah dalam kehidupan. Sobat bisa menunjukkan sikap sabar dengan menerima kenyataan dan senantiasa berbaik sangka kepada Allah SWT.
Allah SWT pun senantiasa memerintahkan hambanya untuk bersabar, salah satunya dalam,
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” 3
2. Berzikir
Tips berikutnya adalah berzikir kepada Allah. Ini karena inti dari berdzikir adalah senantiasa mengingat Allah. Dengan begitu, hati Sobat akan terasa lapang, bahkan lebih lapang dari dunia sampai seluruh isinya.
Ini sejalan dengan firman Allah SWT,
“Maka ingatlah kepada-Ku niscaya Aku akan ingat (pula) kepadamu.” 4
3. Ikhtiar Menemukan Solusinya
Tips selanjutnya adalah ikhtiar menemukan solusi dari cobaan tersebut. Harap Sobat ingat bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Allah SWT selalu memerintahkan hambanya untuk bertawakal dan berikhtiar saat mendapat musibah.


Sobat perlu melakukan ikhtiar dengan bermacam cara yang halal. Dengan begitu, setiap cobaan keburukan yang datang akan terselesaikan sebaik mungkin.
Sobat Cahaya Islam, itulah informasi lengkap tentang apa itu bala dalam Al Quran. Pahami pembahasan tersebut sebaik mungkin agar Sobat tidak salah langkah dalam menyikapi cobaan yang datang.
































