Bagaimana Jika Lupa Membaca Al Fatihah Saat Shalat?

0
74
Bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah

Bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah saat shalat menjadi pertanyaan yang cukup sering muncul di tengah umat Islam. Padahal, surat Al Fatihah memiliki kedudukan penting dalam shalat sehingga banyak orang khawatir shalatnya menjadi tidak sah ketika lupa membacanya.

Bagaimana Jika Lupa Membaca Al Fatihah?

Dalam ilmu fikih dijelaskan bahwa membaca Al Fatihah termasuk rukun shalat. Artinya, bacaan tersebut wajib Sobat baca dalam setiap rakaat dan tidak boleh ketinggalan dengan sengaja. Rasulullah SAW bahkan menegaskan bahwa tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Al Fatihah sebagaimana hadits:

Bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah

Meski demikian, para ulama juga memberikan penjelasan rinci mengenai hukum orang yang lupa membaca Al Fatihah. Penjelasan ini penting Sobat pahami agar seseorang tidak panik ketika mengalami kelupaan saat shalat.

Hukum Lupa Membaca Fatihah Saat Shalat Sendirian

Bagaimana jika lupa membaca Surat Fatihah saat shalat sendirian? Seseorang melaksanakan shalat sendirian lalu lupa membaca Fatihah pada salah satu rakaat, maka rakaat tersebut dianggap tidak sah. Al Fatihah merupakan rukun, rakaat yang tidak dibacakan Al Fatihah harus Sobat ganti.

Apabila baru ingat sebelum rukuk dan belum masuk ke rakaat berikutnya, maka harus segera membaca Al Fatihah terlebih dahulu. Setelah selesai membaca, shalat dapat di lanjutkan seperti biasa tanpa perlu mengulang bacaan surat pendek setelahnya.

Namun jika baru menyadari kelupaan tersebut setelah masuk ke rakaat berikutnya, maka rakaat sebelumnya di anggap gugur. Dalam kondisi ini, Sobat harus menambah satu rakaat sebagai pengganti rakaat yang tidak sah tadi.

Sementara itu, jika seseorang baru ingat setelah salam, maka segera berdiri kembali untuk menambah satu rakaat pengganti. Setelah menyempurnakan shalat, di sunnahkan melakukan sujud sahwi sebagai penyempurna karena adanya kelupaan dalam ibadah.

Bagaimana jika ada jeda waktu antara salam dan ingatnya kelupaan tersebut sudah terlalu lama? Sebagian ulama berpendapat bahwa shalat harus Sobat ulang dari awal agar lebih sempurna dan terhindar dari keraguan.

Ketentuan Lupa Membaca Al Fatihah Saat Shalat Berjamaah

Dalam shalat berjamaah, bagaimana jika lupa membaca Fatihah memiliki rincian yang berbeda antara imam dan makmum. Imam tetap wajib membaca Al Fatihah dalam setiap rakaat. Jika imam lupa membacanya pada satu rakaat, lalu baru ingat setelah masuk rakaat berikutnya, maka rakaat sebelumnya di anggap tidak sah.

Oleh karena itu, imam harus menambah satu rakaat lagi di akhir shalat sebagai pengganti rakaat yang gugur. Ketika imam menambah rakaat tersebut, makmum tidak wajib ikut berdiri jika sudah menyelesaikan jumlah rakaatnya. Makmum cukup menunggu imam dalam posisi tasyahud hingga imam selesai shalat.

Bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah

Sementara itu, bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah untuk makmum? Hal ini bergantung pada pendapat fikih. Sebagian ulama berpendapat bahwa makmum tetap wajib membaca Al Fatihah, sedangkan sebagian lainnya menyatakan bacaan imam sudah mencukupi bagi makmum.

Bagi makmum yang meyakini wajib membaca Al Fatihah, maka rakaat yang terlewat tanpa bacaan Al Fatihah harus Sobat ganti. Bagaimana jika makmum tidak sempat membaca Al Fatihah karena imam terlalu cepat rukuk dan masih sempat mengikuti rukuk bersama imam? Rakaat tersebut tetap di anggap sah.

Memahami bagaimana jika lupa membaca Al Fatihah sangat penting agar seseorang mengetahui langkah yang benar ketika mengalami kelupaan. Melalui pemahaman ketentuan fikih secara tepat, menjalankan ibadah dapat dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan syariat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY