Apakah petir menyambar setan? Pertanyaan ini seringkali muncul pada Masyarakat. Petir sendiri merupakan suatu fenomena alam sebagai tanda turunnya hujan.
Fenomena tersebut sebenarnya bukanlah bentuk dari kemurkaan Allah. Namun, tanda kebesaran Allah sebagai Tuhan yang Maha Kuasa.
Penjelasan Apakah Petir Menyambar Setan
Petir menunjukkan bahwa manusia hanyalah makhluk yang lemah di hadapan Allah SWT. Petir menjadi salah satu fenomena alam yang ada dalam Al-Quran dan tercantum pada surat Ar Rad ayat 13. Pada Al-Qur’an di bawah ini juga menjelaskan apakah petir menyambar setan:
1. Ayat Al-Qur’an tentang Petir
وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهٖ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ مِنْ خِيْفَتِهٖۚ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيْبُ بِهَا مَنْ يَّشَاۤءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِى اللّٰهِ ۚوَهُوَ شَدِيْدُ الْمِحَالِۗ
“Dan guruh bertasbih memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menyampaikannya kepada siapa yang Dikehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia Maha Keras siksaan-Nya.” (Q.S Ar Rad, ayat 13)
Anshari Taslim dalam buku Kumpulan Dzikir dan Doa Shahih menjelaskan, Rasulullah telah menganjurkan umat Muslim untuk selalu berdzikir dan berdoa ketika mendengar petir. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Bila kalian mendengar petir, maka ingatlah Allah dengan berdzikir karena dia tidak akan menyambar orang yang berdzikir.” (HR. Thabrani)
Meskipun memiliki riwayat yang lemah, namun hadits tersebut bermakna bahwa Allah akan selalu menjaga orang-orang yang berdzikir kepada-Nya. Jadi, segala fenomena alam yang terjadi, tidak akan ditimpakan kepada orang-orang shalih maupun beriman.
Rasulullah juga selalu mengajarkan umatnya bacaan doa serta dzikir ketika mendengar petir. Berikut ini bacaan doa mendengar petir beserta artinya yang bisa umat Muslim amalkan.
2. Bacaan Doa Ketika Mendengar Petir
Doa mendengar petir yang pertama berasal dari hadits Imam Tirmidzi, Imam Hakim, dan Imam Ahmad. Ketika Rasulullah mendengar gemuruh petir, beliau juga memanjatkan doa berikut:
“اللَّهُمَّ، لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ”.
“Ya Allah, janganlah Engkau bunuh kami dengan murka-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu.” (HR. Tirmidzi, Hakim, dan Ahmad)
Berikutnya, bacaan doa mendengar petir yang kedua dari Abdullah bin Az Zubair ra. Ketika Rasulullah mendengar petir, beliau juga meninggalkan obrolan dan mengucapkan doa berikut:
سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
“Maha suci (Allah) Dzat yang guruh itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya.” (HR. Imam Malik)
3. Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Mendengar Petir
Afin Murtiningsih dalam buku Kumpulan Doa Sepanjang Hari telah menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu Sobat Cahaya Islam lakukan ketika mendengar petir, antara lain:
- Ketika mendengarkan petir segeralah pulang ke rumah;
- Ketika berada di daerah yang terbuka segera berlindung ke bangunan gedung yang terdekat;
- Segera matikan sambungan jaringan yang tersambar petir, seperti jaringan internet dan lainnya;
- Tidak menyalakan alat-alat yang akan memancing sambaran petir;
- Perbanyak dzikir pada saat mendengar petir.
Jadi, apakah petir menyambar setan jawabannya adalah tidak menurut Islam.































