Adab Memperlakukan Tetangga Sesuai Islam Beserta Dalilnya

0
975
Memperlakukan tetangga sesuai Islam

Memperlakukan tetangga sesuai Islam – Boleh dibilang ungkapan tetangga adalah saudara terdekat karena orang yang tinggal bersebelahan dan sering membantu. Memperlakukan tetangga sesuai Islam harus Sobat Cahaya Islam pelajari karena memiliki hak-hak, seperti mendapatkan rasa aman dari gangguan.

5 Adab Memperlakukan Tetangga Sesuai Islam

Agama Islam mengajarkan banyak hal, salah satunya adab bertetangga yang tersurat dan tersirat dalam ayat-ayat Al Qur’an. Dalam Islam, tetangga memiliki kedudukan istimewa. Bahkan keimanan seorang muslim dapat Sobat Cahaya Islam lihat dari bagaimana memperlakukan tetangga.

Untuk membangun hubungan baik dengan tetangga, berikut ini adab memperlakukan tetangga sesuai Islam yang harus umat muslim perhatikan:

1.     Berbuat Baik kepada Tetangga

Memperlakukan tetangga dengan baik akan memberikan banyak manfaat bagi umat muslim. Sebab, memiliki tetangga yang baik merupakan salah satu kebahagiaan hidup. Memberi kebahagiaan untuk diri sendiri maupun tetangga menjadi salah satu manfaat berbuat baik terhadap tetangga.

Memperlakukan tetangga sesuai Islam

Selain itu, selalu berbuat baik terhadap tetangga merupakan cara menciptakan keharmonisan. Kewajiban berbuat baik kepada tetangga merupakan perintah Allah sebagaimana terdapat pada ayat Al Qur’an berikut ini:

Dan sembahlah Allah serta janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.1

2.     Tidak Menyakiti Tetangga

Muslim tidak boleh menyakiti tetangga baik melalui perbuatan maupun perkataan. Sebab, menyakiti tetangga mengakibatkan dampak serius. Saat orang merasa terzalimi, maka Allah mengabulkan doanya. Tetangga yang tersakiti akan mengucapkan doa kurang baik terhadap orang yang menyakitinya.

Jika doanya terkabul, maka Sobat Cahaya Islam akan mengalami hal yang kurang menyenangkan. Menyakiti tetangga termasuk perbuatan tercela yang tidak disukai Allah SWT. Berikut ini hadist tidak menyakiti tetangga:

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya’” 2

3.     Tidak Mengusik Tetangga

Adab memperlakukan tetangga sesuai Islam selanjutnya yaitu tidak mengusik atau mengganggu tetangga. Perbuatan atau ucapan yang mengusik tetangga mengakibatkan perpecahan antar warga. Bahkan seorang mukmin yang rajin beribadah akan tetap masuk neraka jika perkataannya mengusik tetangga.

Berikut ini beberapa contoh perbuatan yang mencerminkan tidak mengusik tetangga, antara lain:

  • Tidak memarkir memarkir kendaraan di area yang mengganggu tetangga, misalnya di depan pintu gerbang.
  • Tidak memutar musik dengan volume yang sangat keras karena akan mengganggu kenyamanan tetangga sekitar.
  • Merapikan tanaman yang letaknya berdekatan dengan tetangga, sehingga tidak terganggu ranting maupun daun yang berguguran di halaman rumah mereka.
Memperlakukan tetangga sesuai Islam

4.     Saling Berbagi dengan Tetangga

Berbagi makanan dengan tetangga sangat dianjurkan karena dapat membantu mengatasi kesulitan serta mempererat silaturahmi. Agama Islam juga mengajarkan tidak boleh meremehkan pemberian tetangga. Seorang mukmin harus selalu menghargai pemberian tetangga.

Sekecil apapun pemberian tetangga, Sobat Cahaya Islam harus tetap mensyukurinya. Sebab, pemberian merupakan rezeki dari Allah SWT. Tidak meremehkan pemberian tetangga, sama halnya dengan menghargai perasaannya.

5.     Menghormati dan Menghargai Tetangga

Memperlakukan tetangga sesuai Islam selanjutnya yaitu menghormati dan menghargai tetangga. Semua mukmin harus menghormati tetangga karena sikap tersebut dapat mencegah timbulnya konflik. Perilaku tersebut Rasulullah SAW ajarkan, sehingga setiap muslim wajib meneladaninya.

Beberapa contoh menghormati dan menghargai tetangga antara lain:

  • Tidak mengumbar aib tetangga.
  • Tidak mencampuri urusan tetangga selama urusan tersebut tidak melanggar hukum agama maupun negara,
  • Bergaul dan berkomunikasi dengan baik kepada tetangga.

Rasulullah mengajarkan bagaimana adab memperlakukan tetangga sesuai Islam. Sebab, agama Islam memandang tetangga sangat istimewa. Bahkan orang yang rajin beribadah, namun sengaja menyakiti tetangganya tidak akan mendapatkan surga.


  1. (QS An-Nisa ayat 36) ↩︎
  2. (HR. Bukhari (no.1609); Muslim (no.2463) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY