Cara Menjaga Rasa Takut kepada Allah dengan Mudah

0
774
Cara menjaga rasa takut kepada Allah

Cara menjaga rasa takut kepada Allah harus bisa ditanamkan dalam hati. Hal ini agar tidak menghadirkan rasa sombong terhadap diri sendiri. Hal ini juga sebagai sarana untuk seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Tuhannya.

Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali telah mengatakan bahwa “takut itu merupakan cambuk Allah. Melalui cambuk itu, digiring pula hamba-hamba-Nya untuk bisa selalu tetap tekun pada ilmu maupun amal. Dengan ilmu serta amal, maka akan memperoleh derajat yang lebih tinggi disisi Tuhannya.”

Cara Menjaga Rasa Takut kepada Allah

Cara menjaga rasa takut kepada Allah ini dilakukan agar Sobat Cahaya Islami mau berlari menuju kepada-Nya. Berikut ini sudah ada penjelasan terkait caranya, antara lain:

1. Hadirkan Rasa Takut Terhadap SiksaNya

Siksa termasuk balasan bagi orang-orang yang telah melanggar hukum. Mulai dari hukum negara maupun agama.

Oleh karena itu, bagi orang yang ingin menghadirkan rasa takut terhadap Allah, maka sentiasa harus mengingat pedihnya siksaan yang Allah timpakan bagi pelanggar aturan.

Jadi, dengan begitu akan timbul pula rasa takut serta beramal shaleh. Imam Ghazali sendiri telah menggambarkan rasa takut seperti seseorang yang terjatuh ke dalam cengkeraman binatang buas. Tentu, orang tersebut akan berada dalam kondisi yang darurat.

Beliau tidak tahu, apakah binatang tersebut lengah sehingga dapat terlepas atau justru akan mati diterkam. Jadi, dengan rasa takut yang besar, akan memaksa hati Sobat Cahaya Islami untuk berpikir dan berjuang.

Cara menjaga rasa takut kepada Allah

2. Mencegah Nafsu Syahwat

Nafsu syahwat ini termasuk hal paling merusak kehidupan bagi seorang muslim ibarat virus di dalam komputer atau kuman pembawa penyakit. Oleh karena itu, saat seseorang ingin menghadirkan rasa takut terhadap Allah, maka sudah seharusnya dirinya membuang nafsu syahwat tersebut.

Hal ini karena dengan suasana hati yang tidak ada rasa takut, maka akan berubah menjadi rasa takut kepada Allah. Bahkan, di dalam jiwanya sudah tidak ada lagi noda yang akan membuat cahaya Allah tertutup dalam  hatinya.

Bagi seseorang yang ingin sekali menjernihkan mata hatinya, maka seharusnya berusaha untuk menundukan hawa nafsu yang maksiat. Apabila berhasil, maka akan menjadi pribadi yang lemah lembut.

Selain itu, juga harus khusyu’ dalam mendekatkan diri kepada Allah, merasa hina dihadapan-Nya, dan pada akhirnya hati akan menjadi tenang.

3. Mencegah Diri Dari Sesuatu yang Syubhat

Meninggalkan sesuatu yang dilarang memang sudah jelas hukumnya. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui perihal syubhat tersebut. Syubhat ini merupakan sesuatu yang meragukan.

Contohnya seseorang membeli ayam di pasar, sedangkan ia tidak tahu proses penyembelihannya. Oleh karena itu, bagi orang yang ingin menghadirkan rasa takut kepada Allah,  maka harus menjauhinya.

Hal ini yang disebut dengan meninggalkan perkara syubhat (meragukan). Apabila seseorang telah berhasil menempuh jalan ini, maka akan benar-benar bertakwa serta memiliki sifat wara’.

Sebab, dirinya telah meninggalkan sesuatu yang meragukan. Hal ini karena khawatir terjebak dari perbuatan terlarang sehingga dengan meninggalkannya adalah hal yang utama.

4. Merasa Diawasi

Cara menjaga rasa takut kepada Allah

Hendaknya hati harus selalu meyakini setiap gerak-geriknya, baik itu ditempat yang terang maupun gelap gulita sekalipun. Pasti Sobat Cahaya Islami merasa selalu diawasi.

Dengan begitu, Sobat Cahaya Islami akan terjaga dari hal-hal yang dapat mengotori jiwa. Jadi, rasa takut kepada Allah akan hadir menjelma.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW kepada Ibnu Abbas ra. “Bertakwalah kepada Allah SWT, dimanapun saat ini kau berada.” (HR. Muslim)

Sementara itu, Abu Sulaiman Ad-Darani juga pernah berkata “Apabila sikap takut telah tertanam dalam diri seseorang, maka kemuliaannya akan langsung terangkat. Akan tetapi, apabila rasa takut itu diabaikan, maka derajatnya juga menjadi jatuh.

Jadi, dari hadits di atas Sobat Cahaya Islami akan tahu cara menjaga rasa takut kepada Allah dengan tepat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY