Menghindari sikap boros dalam Islam – Orang yang boros, termasuk orang yang tidak bisa memanfaatkan harta atau sumber daya dengan baik. Perilaku ini termasuk sesuatu yang dilarang dalam Islam. Allah memerintahkan kepada hambaNya untuk menghindari sifat boros. Hal ini karena, sikap boros bukan hanya bisa merugikan diri sendiri akan tetapi juga jauh dari prinsip-prinsip hidup seorang muslim.
Pentingnya Menghindari Sikap Boros dalam Islam
Sobat Cahaya Islam perlu tahu bahwa sikap boros merupakan sifat yang suka menghambur-hamburkan harta tanpa memikirkan kebutuhan dan manfaatnya. Sifat boros termasuk salah satu sifat setan sehingga kita perlu menghindarinya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu sobat Cahaya Islam pahami tentang pentingnya menghindari sikap boros dalam Islam:
1. Larangan Boros dalam Al-Qur’an
Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebihan. Allah juga telah berfirman dalam Alquran:
“Sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” 1
Dari ayat tersebut, kita bisa melihat betapa orang-orang yang boros memiliki perilaku yang sangat buruk seperti setan. Allah mengingatkan kepada manusia agar menghindari sifat boros karena sesungguhnya boros itu saudara-saudara setan.
Ketika kita memiliki harta yang berlebih, hendaknya memanfaatkannya untuk kebaikan dan bukan menghambur-hamburkannya.
2. Menggunakan Harta dengan Bijaksana
Sobat Cahaya Islam, selain boros merupakan sifat setan, sikap ini juga bisa membuat seseorang tergelincir pada kemiskinan. Orang yang bijaksana pastilah akan memanfaatkan harta yang Allah titipkan dengan sebaik-baiknya.
Allah subhanahu wa ta’ala menganjurkan agar setiap manusia menggunakan hartanya sesuai kebutuhan bukan sekedar untuk memenuhi keinginan. Orang yang sering bersikap boros, biasanya memiliki kontrol diri yang kurang dan tidak bijak dalam berbagai macam hal.
3. Sikap Boros Menyebabkan Kerugian Dunia dan Akhirat
Ada banyak hal kenapa Allah melarang kita untuk bersikap boros. Selain bisa menyebabkan kerugian pada diri sendiri, boros juga bisa mendatangkan kerugian bagi orang lain.
Misalnya saja bagi orang yang sudah berkeluarga, sikap boros bisa berdampak pada kondisi ekonomi keluarga. Pengelolaan keuangan yang tidak baik dapat menyebabkan keluarga terjebak hutang dan bahkan mengalami kondisi ekonomi yang buruk.
Sedangkan di akhirat, orang yang boros juga harus menanggung beban yang berat. Allah akan menghisab seluruh harta yang pernah dimiliki. Jika sobat cahaya Islam, menghamburkan hartanya di jalan yang tidak baik tentu hisabnya akan sangat berat.
4. Mendorong Hidup Sederhana dan Dermawan
Ketika kita menghindari sikap boros, artinya kita sedang berusaha untuk hidup lebih sederhana dan dermawan. Sebenarnya hidup sederhana itu adalah pilihan, akan tetapi Allah memang lebih menyukai hamba-hamba yang tidak berlebihan.
Sobat cahaya Islam bisa memilih manfaatkan harta yang Allah titipkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat misalnya bersedekah, atau membahagiakan orang tua, dan lain sebagainya. Orang-orang yang cenderung bersikap boros mungkin dia senang berbelanja akan tetapi seringkali tidak berdasarkan nilai-nilai Islam.
Rasulullah SAW bersabda:
”Wahai Amru, sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh hamba yang Shalih.” 2
Dari hadis tersebut menjelaskan bahwa harta yang ada pada orang soleh lebih bermanfaat. Sedangkan apabila harta itu ada pada orang-orang yang tidak beriman biasanya hanya akan dimanfaatkan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat atau kesenangan sesaat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung- (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” 3
Sobat Cahaya Islam, setiap makhluk hidup sudah mendapatkan jatah rezekinya masing-masing. Berapapun itu, apabila Sobat Cahaya Islam mampu memanfaatkannya dengan bijaksana, insya Allah rezeki yang Allah berikan akan memberikan barokah dan selalu terasa cukup.
Kita hendaknya berusaha untuk menghindari sikap boros. Menghindari sikap boros dalam Islam merupakan hal yang sangat penting karena boros merupakan salah satu sikap setan.































