Mengapa Islam Menganjurkan Hidup Bersahaja – Kehidupan setiap muslim sudah diatur oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Apabila kita hidup berdasarkan dengan apa yang Allah perintahkan, insya Allah kehidupan ini akan terasa tentram dan penuh keberkahan.
Sebagai seorang muslim, kita harus hidup bersahaja. Sobat Cahaya Islam perlu untuk mulai membiasakan diri hidup bersahaja karena memiliki manfaat yang luar biasa.
Mengapa Islam Menganjurkan Hidup Bersahaja?
Sobat Cahaya Islam mungkin bertanya-tanya, apa itu hidup bersahaja. Hidup bersahaja artinya hidup yang sederhana. Dalam hal ini, kita dihancurkan untuk menjalani kehidupan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Bukan berarti Allah menyukai orang yang hidup dalam kemiskinan. Hal ini karena kemiskinan dan kesederhanaan memiliki makna yang berbeda.
Orang yang kaya dan memiliki banyak harta juga bisa hidup bersahaja. Hidup yang lebih sederhana adalah ketika bagaimana seseorang bisa hidup dengan seimbang dan tidak suka memamerkan kekayaan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ
“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya.” 1
Agar kita bisa memiliki kehidupan yang bersahaja maka berikut ini adalah beberapa alasan dan manfaat yang bisa kita rasakan dengan hidup bersahaja menurut Islam:
1. Menghindari Sifat Boros
Hal pertama yang merupakan alasan mengapa Islam menganjurkan hidup bersahaja adalah karena bisa menghindarkan dari sifat boros. Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada hamba-hambaNya untuk menjauhi sifat boros. Hal ini karena sifat boros termasuk salah satu sifat setan yang terkutuk.
2. Menghargai Nikmat yang Diberikan Allah
Alasan yang kedua adalah agar kita bisa lebih menghargai nikmat yang Allah berikan. Berbeda dengan orang yang senang bersikap boros, biasanya mereka akan lebih cenderung untuk menghambur-hamburkan uang atau harta yang mereka miliki.


Islam telah mengajarkan bahwa setiap nikmat harus disyukuri. Salah satu cara mensyukuri nikmat adalah dengan memanfaatkannya secara baik terutama berdasarkan anjuran Islam.
3. Membantu Meningkatkan Keseimbangan Hidup
Alasan berikutnya yaitu bisa membantu meningkatkan keseimbangan hidup. Seorang muslim yang hidup bersahaja, bisa menjaga keseimbangan hidupnya mulai dari spiritualnya hingga materialnya.
Dengan hidup bersahaja, kita juga akan lebih mampu menahan diri dari mengejar kemewahan dunia yang seringkali mengganggu hubungan kita dengan Allah subhanahu wa ta’ala. Selain itu, hidup bersahaja juga memberikan ketenangan karena kita tidak suka memaksakan diri dalam mengejar harta.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ
“Tidak apa-apa dengan kaya bagi orang yang bertakwa. Dan sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan bahagia itu bagian dari kenikmatan.” 2
4. Menjadi Contoh Kebaikan bagi Orang Lain
Berikutnya, orang yang bersahaja juga bisa menjadi contoh bagi orang lain. Bagaimana tidak, seorang muslim yang memiliki harta berlimpah, akan tetapi hidup bersahaja dan senang berbagi akan lebih disukai oleh orang di sekitarnya.
Bahkan orang-orang yang mampu mengelola harta dengan baik apalagi mengikuti tuntunan Islam, bisa menjadi contoh positif bagi orang sekitarnya.
Allah memerintahkan kepada setiap muslim untuk menghindari sifat sombong dan memamerkan kekayaan. Allah juga memerintahkan kepada kita untuk senang berbagi. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah suri tauladan yang luar biasa karena beliau memiliki kebiasaan senang berbagi apalagi ketika beliau sedang memiliki banyak harga.
5. Mempererat Solidaritas Sosial
Hidup bersahaja atau tidak berlebihan juga bagus untuk mempererat tali solidaritas sosial. Hubungan sosial di tengah masyarakat akan semakin baik ketika kita tidak suka sombong dan senang bersedekah.
Allah menyukai hamba yang senang berbuat baik termasuk salah satunya hidup bersahaja.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” 3
6. Menghindari Kedengkian dan Kecemburuan Sosial
Sering kali orang mudah iri dan dengki terhadap orang lain yang memiliki nikmat besar. Oleh karena itu, dengan sikap bersahaja kita dapat terhindar dari kedengkian orang lain.
Perasaan iri dengki orang lain, dapat menyebabkan penyakit Ain. Penyakit ini termasuk penyakit yang sangat berbahaya sehingga kita perlu berhati-hati dan berusaha menghindari kedengkian.
Semoga, Sobat Cahaya Islam semuanya semakin bertaqwa kepada Allah setelah tahu alasan mengapa Islam menganjurkan hidup bersahaja.































