Silaturahim Kebangsaan IV DPW LDII Jateng Tingkatkan Moderasi

0
569
DPW LDII Jateng

DPW LDII Jateng baru-baru ini menggelar “Silaturahmi Kebangsaan IV 2024” secara hybrid di Hotel Santika, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (27/10). Acara ini turut diikuti peserta dari 35 titik studio di DPD LDII di Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para tokoh pemerintah, masyarakat serta organisasi lintas agama. Bertemakan ‘Membudayakan Silaturahmi dan Memantapkan Toleransi, Memperkuat Persatuan untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045’ kegiatan ini mengundang beberapa narasumber seperti Pj. Gubernur Jateng Komjen. Pol. (Purn).

Silaturahim Kebangsaan IV DPW LDII Jateng

DPW LDII Jateng

Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Jateng, Singgih Tri Sulistiyono mengungkapkan bahwa Silaturahim Kebangsaan yang sudah terselenggara empat kali itu, merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi lintas beragama.

Beliau juga menyampaikan bahwa nilai-nilai silaturahmi yang diimplementasikan bukanlah eksklusif untuk Sobat Cahaya Islami. Namun, nilai tersebut inklusif sehingga siapa saja dapat terlibat dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

1. Toleransi dan Moderasi Isu Kebangsaan

Mewakili Ketua Umum DPP LDII, Ketua DPP LDII Ardito Bhinadi mengungkapkan bahwa toleransi serta moderasi telah menjadi salah satu isu kebangsaan yang kini tengah menjadi sorotan. Hal ini karena dapat memecah belah NKRI.

Beliau juga menyampaikan bahwa kebangsaan merupakan salah satu bidang dari “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” yang sedang ditonjolkan untuk meningkatkan persatuan NKRI.

Mewakili pembukaan yang dilakukan oleh PJ. Gubernur Jawa Tengah, Ketua Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Haerudin menyampaikan penting peran seluruh elemen masyarakat untuk bisa menjaga kondusifitas, keamanan, serta ketertiban dalam keberlangsungan NKRI.

Ia juga menegaskan bahwa Silaturahmi Kebangsaan, harus bisa dimaknai secara luas karena ada suasana untuk mempersatukan suatu kelompok atau umat.

2. Indeks Kerukunan Umat Beragama

Memasuki sesi diskusi, acara ini dimoderatori oleh Budayawan Universitas Diponegoro, Mudjahirin Thohir, pada sesi pertama penyampaian materi disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, Imam Bukhari.

Beliau memaparkan bahwa Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia pada tahun 2024 telah mencapai angka 74 persen. Bahkan, angka tersebut dapat ditingkatkan dengan menggandeng ormas-ormas agama melalui silaturahmi ber-kalender.

DPW LDII Jateng

Di bidang pendidikan, Kemenag Jawa Tengah juga saat itu mulai memberikan pendidikan moderasi beragama sejak dini. Ini dilakukan melalui filtrasi materi-materi di madrasah sampai keguruan agama agar dapat menyisipkan ilmu terkait dengan moderasi beragama.

3. Menghadapi Pilkada Serentak 2024

Dalam dialog tersebut, Dit Binmas AKBP Maulud yang mewakili Kapolda Jawa Tengah juga menjelaskan, untuk menghadapi Pilkada Serentak tahun 2024 yang perlu dilaksanakan secara damai dan bertoleransi. Hal ini karena momen tersebut memungkinkan terjadinya perpecahan antar masyarakat.

Dirinya juga turut mengapresiasi inisiasi kegiatan Silbang yang dilaksanakan DPW LDII Jawa Tengah. Di mana mengharapkan melalui acara silaturahmi yang berkelanjutan ini bisa menjadi media bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling kenal. Dengan begitu, dapat mencegah perpecahan.

Pada akhir sesi panel, Kepala Badan Kesbangpol Jawa Tengah, Haerudin menyampaikan bahwa Kesbangpol Jawa Tengah akan siap membantu mendorong berbagai diskusi dan perbincangan yang inklusif. Salah satunya yang telah dilaksanakan oleh DPW LDII Jateng tersebut.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY