Manfaat gotong royong – Sobat Cahaya Islam, biasanya gotong royong sering diadakan di tengah masyarakat luas. Tapi sebenarnya gotong royong memiliki makna saling membantu termasuk dalam keluarga.
Apapun pekerjaan atau masalah yang dihadapi, akan lebih mudah menemukan jalan keluar apabila diselesaikan bersama-sama. Di rumah, Sobat Cahaya Islam bisa tetap menyalakan semangat gotong royong meskipun itu di tengah keluarga.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al Maidah Ayat 2
وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ
“Saling Menolonglah kamu dalam melakukan kebajikan dan taqwa. Dan jangan saling menolong pada perbuatan yang dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah SWT. Sebenarnya siksaan Allh SWT sangatlah pedih.”1
Manfaat Gotong Royong di Tengah Keluarga
Kita tentu ingin hidup bahagia bersama anggota keluarga yang sangat kita cintai bukan? Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi kebahagiaan dalam rumah tangga termasuk budaya gotong royong.
Banyak contoh kegiatan gotong royong dalam keluarga misalnya saja adalah saling membantu dalam membersihkan rumah, saling membantu dalam menyiapkan makanan, saling membantu ketika ada yang butuh bantuan, dan lain sebagainya. Bila setiap anggota keluarga senang bergotong-royong dengan anggota lain maka akan bisa dirasakan beberapa manfaat gotong royong berikut:
1. Keluarga Lebih Bahagia
Manfaat gotong royong pertama yang dapat dirasakan oleh setiap anggota keluarga adalah keluarga menjadi lebih bahagia. Ketika gotong royong dapat dilestarikan, maka keluarga akan merasa lebih tentram dan penuh bahagia. Gotong royong yang dilakukan di dalam keluarga menjadi salah satu wujud bahwa antara anggota keluarga satu dengan yang lainnya saling menyayangi.
Dengan saling bergotong-royong artinya keluarga ingin agar anggota lain bisa mengerjakan pekerjaan dengan lebih mudah. Kebiasaan ini akan terbawa hingga kapanpun sehingga keluarga akan semakin harmonis.
2. Hubungan Keluarga Semakin Erat
Ternyata tradisi atau kebiasaan gotong royong di tengah keluarga juga efektif untuk mempererat hubungan keluarga. Bagaimana tidak, ketika antara anggota keluarga satu dan yang lainnya saling bergotong-royong, maka mereka akan saling bertemu dan saling berinteraksi sehingga hubungan secara otomatis akan semakin kuat.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al Kahf Ayat 95:
قَالَ مَا مَكَّنِّيْ فِيْهِ رَبِّيْ خَيْرٌ فَاَعِيْنُوْنِيْ بِقُوَّةٍ اَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا
Dia (Zulkarnain) berkata, “Apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadaku lebih baik (daripada imbalanmu), maka bantulah aku dengan kekuatan, agar aku dapat membuatkan dinding penghalang antara kamu dan mereka.”2
3. Keakraban Terus Terjaga
Setiap anggota keluarga tentu ingin agar terjalin keakraban antara anggota 1 dan yang lainnya. Orang yang mengeluhkan bahwa meskipun hidup dalam satu rumah, namun ternyata tidak saling akrab, dengan selalu menjaga rasa kebersamaan dan bergotong-royong, insya Allah sobat Cahaya Islam juga bisa memiliki keluarga yang hangat dan penuh kapan.
4. Terhindar dari Depresi
Sobat Cahaya Islam mungkin pernah melihat atau mendengar kisah seseorang yang merasa depresi di tengah keluarganya. Salah satu penyebab dari depresi di dalam keluarga adalah karena tidak ada rasa gotong royong atau mungkin tidak saling memperhatikan antara satu dengan yang lainnya.
Bila setiap anggota keluarga senang bergotong-royong dan saling membantu satu sama lain, ini bisa membantu setiap anggota keluarga untuk lebih bahagia dan terhindar dari depresi.


5. Tercipta Keluarga yang Saling Menyayangi
Setiap anggota keluarga harus saling menyayangi. Salah satu alasannya adalah karena setiap anggota keluarga memiliki ikatan yang kuat terutama ikatan biologis. Akan tetapi, ikatan itu harus diperkuat dengan saling bergotong-royong. Ketika keluarga saling peduli, maka ikatan kasih sayang antara satu dan yang lainnya juga akan semakin terjaga.
Surat Taha ayat 29:
وَاجْعَلْ لِّيْ وَزِيْرًا مِّنْ اَهْلِيْ
“Jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,”3
Sobat Cahaya Islam tentu ingin hidup bahagia bersama dengan seluruh anggota keluarga. Jadi hal yang perlu dilakukan adalah tidak malas untuk saling membantu antara satu dan yang lainnya.
Agar apa yang kita lakukan dimudahkan oleh Allah dan tidak terasa berat, pastikan kita memiliki niat yang positif. Ingatkan segala sesuatu untuk mencari ridho Allah. Dengan begitu, semangat dan manfaat gotong royong akan terus terasa di tengah keluarga.































