Dua Kegembiraan Orang yang Berpuasa, Sudah Pernah Merasakan?

0
1310
Kegembiraan Orang yang Berpuasa

Kegembiraan Orang yang Berpuasa – Ramadhan adalah bulan puasa bagi umat Islam. Memang, tak mudah harus menahan lapar dan haus seharian selama sebulan. Namun, pahalanya juga sangat besar. Tak hanya itu, Allah juga menjanjikan setidaknya dua kegembiraan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Apa saja?

Bau Mulut Orang yang Puasa Lebih Harum dari Misik

Salah satu masalah yang kerap terjadi ketika puasa adalah bau mulut yang tidak sedap. Hal ini sering membuat orang yang berpuasa merasa tidak percaya diri untuk berbicara dengan orang lain. Meski begitu, di sisi Allah harumnya melebihi misik yang sangat wangi. Sebagaimana sabda Rasulullah:

لَخَلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Sungguh bau tak sedap dari mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum dari bau misik.” (1)

Bagi yang belum tahu, misik adalah minyak wangi paling harum. Lalu, apa benar bau tak sedap ketika berpuasa lebih harum dari bau misik? Maksudnya, pahala orang yang berpuasa jauh lebih besar dari pahala kesunnahan menggunakan minyak wangi misik.

2 Kegembiraan Orang yang Berpuasa, Apa Saja?

Ternyata, dibalik lapar dan hausnya orang yang puasa, terdapat nikmat dan kegembiraan yang telah Allah siapkan. Diantaranya adalah seperti yang Rasulullah sebutkan dalam hadits di bawah ini:

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ

“Orang yang berpuasa akan merai 2 kegembiraan: kegembiraan saat berbuka puasa dan kegembiraan saat bertemu Tuhannya.” (2)

Seperti kita tahu, buka puasa selalu terasa nikmat meski dengan lauk seadanya. Bahkan, seteguk minuman pun rasanya jauh lebih segar dibanding minum di hari-hari biasa. Hanya orang-orang yang berpuasa yang dapat merasakan nikmat ini.

Sebagian ulama juga ada yang menjelaskan bahwa maksud kegembiraan saat berbuka puasa adalah rasa Bahagia karena telah berhasil menyempurnakan puasa. Ada juga ulama yang menafsirkan bahwa maksud dari berbuka puasa adalah ketika Idul FItri tiba. Tentu saja, siapa yang tak gembira dengan datangnya Idul Fitri? Pastilah kita semua bergembira ria.

Nikmat Bertemu Tuhan di Surga

Kita semua tahu bahwa surga menawarkan kenikmatan-kenikmatan yang tidak terlukiskan. Namun, kenikmatan terbesar di surga adalah dapat melihat Allah. Dan kita tidak akan dapat bertemu dengan Allah di surga jika tidak melaksanakan puasa Ramadhan. Itulah janji kegembiraan yang akan dirasakan oleh umat muslim yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, agar puasa menjadi berkualitas, perjumpaan dengan Allah di surga menjadi motivasi tersendiri. Jika kita menyadari hal itu, tentu kita akan berpuasa sebaik mungkin. Maksudnya adalah menjaga agar pahala puasa kita tidak berkurang akibat perbuatan-perbuatan seperti ghibah, bohong, dll. Selain itu, kita juga harus menyempurkan puasa kita dengan ibadah dan amal saleh lain seperti shalat sunnah, tadarus Al-Qur’an, dzikir, dll.


Referensi:

(1) Sahih al-Bukhari 7538

(2) Sunan an-Nasai 2215

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY