Neraka Jahanam – Ini Penghuni dan Kondisinya yang Penuh Siksa

0
1678
Neraka Jahanam

Neraka Jahanam menjadi tempat paling mengerikan yang nyata di hari akhir kelak. Seluruh manusia akan mengalami hidup dan mati. Di mana setiap perbuatan yang dilakukan pasti mendapatkan balasan, termasuk dosa yang besar maupun kecil.

Jahanam menjadi neraka dengan siksaan terperih dan memohon ampunan, serta perlindunganlah kepada Allah agar Sobat Cahaya Islam tidak masuk di dalamnya. Orang-orang yang menentang Allah dan Rasulullah SAW akan dimasukkan ke dalam Jahanam.

3 Penghuni Neraka Jahanam Akibat Perbuatannya Selama di Dunia

Tujuan akhir dalam perjalanan umat manusia selama di dunia adalah surga dan neraka. Allah swt telah menetapkan semuanya secara jelas dan tidak ada satu pun yang kurang di dalam Al-Quran. Berikut ini 3 penghuni Jahanam akibat perbuatannya semasa hidup.

1.      Jadi Ahli Neraka akibat Menjauhi Ajaran-Nya

Seluruh orang muslim dan mukmin yang melakukan perbuatan dosa, baik itu kecil maupun besar akan ditempatkan di Jahanam. Neraka ini ditujukan untuk umat yang keras kepala dan enggan mematuhi larangan serta menjauhi ajaran-Nya. Hal ini tercantum di dalam surah Ar Ra’d ayat 18.

لِلَّذِيْنَ اسْتَجَابُوْا لِرَبِّهِمُ الْحُسْنٰىۗ وَالَّذِيْنَ لَمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَهٗ لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لَافْتَدَوْا بِهٖ ۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ سُوْۤءُ الْحِسَابِ ەۙ وَمَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ ۗوَبِئْسَ الْمِهَادُ ࣖ

Artinya: “Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya (taat kepada Allah dan Rasul-Nya, disediakan) balasan yang terbaik (surga). (Sebaliknya, bagi) orang-orang yang tidak memenuhi seruan-Nya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak itu lagi, niscaya mereka akan menebus dirinya (dari azab Allah pada hari Kiamat) dengan (hartanya) itu. Mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan hisab (perhitungan) yang buruk, tempat kediamannya adalah (neraka) Jahanam, dan itulah seburuk-buruknya tempat kediaman.”

2.      Jadi Ahli Neraka akibat Musyrik

Allah SWT merupakan zat Yang Maha Esa, dan janganlah sekali-kali Sobat Cahaya Islam menduakan-Nya. Perbuatan syrik atau musyrik tergolong ke dalam ahli Jahanam. Bahkan, hal ini tercantum di dalam surah At Taubah ayat 113.

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ يَّسْتَغْفِرُوْا لِلْمُشْرِكِيْنَ وَلَوْ كَانُوْٓا اُولِيْ قُرْبٰى مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُمْ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

Artinya: “Tidak ada hak bagi Nabi dan orang-orang yang beriman untuk memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik sekalipun mereka ini kerabat(-nya), setelah jelas baginya bahwa sesungguhnya mereka adalah penghuni (neraka) Jahim.”

3.      Jadi Ahli Neraka akibat Menentang Aturan Agama

Allah swt telah menetapkan tempat kembalinya orang-orang yang melampaui batas dengan menentang aturan agama, serta mendustakan Rasulullah yaitu neraka Jahanam. Penghuninya akan diperlakukan sehina-hinanya sebagaimana perbuatan buruk selama di dunia.

Neraka Jahanam

“Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah, sebagai pambalasan yang setimpal.” (Q.S. An Naba: 21 – 26)

Abu Jahal si Penghuni Neraka Jahanam

Golongan orang yang mendustakan agama Allah, melakukan perbuatan keji, menyembah selain kepada Allah, berbuat dosa dan melampaui batas, serta menyombongkan harta dan anaknya, menjadi bagian dari Abu Jahal yang dijamin menjadi penghuni neraka Jahim.

1.      Siapa Abu Jahal Sebenarnya?

Abu Jahal merupakan gelar yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada Amr bin Hisyam, yang memiliki arti Bapak Kebodohan. Dia bukanlah paman Nabi, melainkan tokoh yang disegani kaum kafir Quraisy, keturunan Bani Makhzum. Sementara Nabi Muhammad SAW dari Bani Hasyim, sehingga keduanya bukanlah saudara ataupun paman.

Abu Jahal awalnya memiliki gelar sebagai Abu Al-Hakam yang bermakna sosok bijaksana. Dia dikenal memiliki kecerdasan dan pengaruh besar, sehingga Nabi Muhammad SAW pernah mendoakannya agar masuk Islam, tapi hidayah justru datang kepada Umar bin Khatab.

2.      Mengapa Abu Jahal Dijamin Masuk Neraka?

Abu Jahal menjadi seseorang yang juga disebut sebagai Firaun Umat kala itu, karena kekejiannya yang melampaui batas. Bahkan, dia dikenal sebagai sosok yang paling menentang dakwah Nabi Muhammad SAW dan mengingkari ajaran Islam.

Neraka Jahanam

Padahal Amr bin Hisyam ini mengagumi Al-Quran. Bahkan, acap kali dia mencuri-curi untuk mendengarkan Rasulullah melantunkan ayat suci. Namun, dia mengingkarinya dan bertahan pada keangkuhan dan kesombongannya hingga dijuluki sebagai Abu Jahal.

Abu Jahal tidak kunjung mendapatkan hidayah dan terus menentang ajaran Islam, termasuk setiap dakwah yang disampaikan Nabi Muhammad SAW. Sikap dan perbuatannya tersebut membawanya masuk kedalam ahli neraka Jahanam. Naudzubillah!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY