Kartu ATM Asri Welas – Asri Welas merupakan salah satu artis papan atas Indonesia. Karena itulah, informasi tentang kartu ATM Asri Welas yang kena hack menjadi sorotan banyak orang.
Hal itu terungkap dari cerita Asri Welas belum lama ini. Dalam ceritanya, Asri Welas menyebut bahwa ia sempat mengalami kejahatan perbankan.
Cerita Kartu ATM Asri Welas Ludes Lantaran Hacker
Asri bercerita, peretasan kartu ATM pribadinya berawal dari transaksi pembayaran dengan kartu debit di restoran. Pada mulanya, ia tidak sadar bahwa kartunya sudah dipakai oleh sindikat cyber crime internasional untuk menipu.
Sesudah transaksi di situ, Asri menyadari tiba-tiba ada sejumlah transaksi lain yang muncul. Jumlahnya sedikit-sedikit, sampai akhirnya ada yang besar dan membuat saldonya 0.
Ketika melihat catatan transaksi di bank, Asri Welas terkejut lantaran ada pengeluaran beruntun di Hong Kong dan Cina. Asri Welas yang kala itu tak bepergian ke luar negeri sontak merasa aneh.
Bersama pihak bank, investigasi terhadap kartu ATM Asri Welas pun berlangsung. Sampai akhirnya, ia berhasil menemukan tersangka penipuan.
Rupanya tersangka penipuan tersebut adalah kasir restoran tempat Asri Welas melakukan transaksi debit sebelumnya. Ternyata kasir restoran sebelumnya tergabung dengan kejahatan cyber internasional.
Praktik Hacker untuk Kejahatan
Sobat Cahaya Islam, hilangnya seluruh isi kartu ATM Asri Welas karena hacker tentu sangat disayangkan. Secara umum, hacker adalah sebutan untuk orang yang ahli menggunakan komputer dan memperbaiki masalah teknisnya.
Dalam perkembangannya, istilah hacker juga merujuk pada orang yang memakai kemampuannya untuk mendapat akses tidak sah. Namun orang tersebut memasuki sistem pribadi atau jaringan dan melakukan kejahatan.
Jika hacker bekerja untuk kejahatan, pastinya praktik tersebut terlarang dalam pandangan islam. Apalagi hacker tersebut kerap merugikan orang lain dan membuat masyarakat khawatir.
Hacker dalam Kacamata Islam
Sobat Cahaya Islam, hacker yang beraksi menembus sistem tanpa izin mirip seperti perbuatan ghasab. Dalam situasi tertentu, aksi ini sama seperti pencurian.
Untuk pemahaman selengkapnya, berikut ini ada beberapa poin yang berkaitan dengan hacker dalam pandangan islam:
1. Hacker Hukumnya Terlarang
Secara umum, melakukan hacker itu terlarang baik tujuannya jahat maupun tanpa tujuan jahat. Pasalnya hacker merupakan perbuatan yang sudah mengganggu orang lain.


Allah SWT pun sudah berfirman:
وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا
“Dan orang-orang yang mengganggu orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. al-Ahzab: 58)
Jika Sobat mempunyai sistem komputer, tentu saja tak akan berkenan jika sistem komputer Sobat dibobol orang lain tanpa izin. Karena itu, hendaknya Sobat tidak melakukan hal serupa kepada orang lain.
2. Hacker Terlarang untuk Alasan Apapun
Seorang muslim tidak boleh melakukan hacker untuk alasan apapun meskipun tak bermaksud melakukan kejahatan. Aksi tersebut tetap terlarang walaupun hanya sekedar iseng ataupun main-main.


Sebab Nabi Muhammad SAW bersabda:
لَا يَأْخُذْ أَحَدُكُمْ عَصَا أَخِيهِ لَاعِبًا أَوْ جَادًّا، فَمَنْ أَخَذَ عَصَا أَخِيهِ فَلْيَرُدَّهَا إِلَيْه
“Janganlah salah seorang dari kalian mengambil tongkat saudaranya baik karena bercanda ataupun sungguhan. Siapa yang mengambil tongkat saudaranya, maka ia harus mengembalikannya.” (HR. at-Tirmidzi no.2160, dishahihkan al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi)
3. Perbuatan Membuat Orang Ketakutan
Pemilik komputer yang mengetahui ada hacker sudah membobol sistemnya, pasti akan merasa ketakutan. Tak hanya itu, ia juga merasa khawatir dan resah terhadap data-data serta hasil penting di dalamnya.
Padahal Rasulullah SAW bersabda:
لا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
“Tidak halal bagi seorang muslim untuk menakuti muslim yang lainnya.” (HR. Abu Daud no.4351, dishahihkan al-Albani dalam Shahih Abu Daud)
Sobat Cahaya Islam, hendaknya jangan pernah tertarik menjadi seorang hacker dengan alasan apapun. Semoga saja, masalah kartu ATM Asri Welas segera terselesaikan dan tidak terulang kembali.






























