Almarhum Salman Al Farisi Ternyata Mualaf, Begini Keistimewaan Mualaf

0
1183

Salman Al Farisi – Industri hiburan Indonesia kembali mendapat berita duka dari salah satu seniman peran yang cukup populer. Kabar tersebut yakni meninggalnya Salman Al Farisi pada hari Selasa 13 Juni 2023 kemarin.

Meninggalnya sosok yang terkenal dengan nama Koh Ahong ini tentu mengejutkan banyak orang. Tak heran jika banyak artis di Indonesia yang merasa berduka karenanya.

Salman Al Farisi Meninggal dalam Keadaan Mualaf

Mendiang Salman Al Farisi alias Kasiman meninggal dunia di usianya yang menginjak 68 tahun. Berdasarkan informasi yang beredar, Koh Ahong meninggal karena penyakit stroke serta penyumbatan darah.

Sekedar informasi, sosok Koh Ahong ini mulai terkenal melalui serial populer Si Doel Anak Sekolahan. Memang dalam cerita tersebut Ahong mendapat peran kecil.

Meskipun tidak banyak adegan dalam serial itu, sosok Ahong rupanya membekas di hati penontonnya. Keterlibatan mendiang dalam serial tersebut bermula dari pertemanannya dengan aktor Rano Karno.

Lewat siaran di akun Instagram pribadinya, Rano Karno menjelaskan Kasiman lahir di Aceh lalu berganti nama menjadi Salman. Di postingan yang sama, Rano Karno menuturkan bahwa Kasiman memutuskan menjadi mualaf.

Bahkan ia pun berangkat haji bersama Rano Karno. Sejak saat itulah namanya berganti menjadi lebih Islami.

Mualaf dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, mendiang Salman Al Farisi menunjukkan bahwa hidayah bisa menjemput siapa saja. Terbukti dari ia yang merupakan keturunan Tionghoa memutuskan menjadi seorang mualaf.

Orang yang memutuskan menjadi mualaf ternyata memiliki keistimewaan luar biasa. Salah satu di antara keistimewaan tersebut yakni seperti terlahir kembali.

Di dalam ajaran islam, mualaf diartikan sebagai orang yang baru masuk ke dalam agama islam, baik pria maupun wanita. Orang yang mualaf sebelumnya memeluk agama lain.

Karena itu, mualaf bisa dibilang sebagai orang yang mendapat hidayah sampai mau memeluk agama islam. Apalagi jika ia memutuskan menjadi mualaf karena Allah SWT.

Keistimewaan Mualaf Menurut Islam

Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada beberapa keistimewaan mualaf menurut islam yang menarik untuk Sobat ketahui:

1.       Mendapatkan Ampunan Dosa dari Allah SWT

Keistimewaan pertama bagi orang yang memutuskan mualaf adalah mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT. Ini tentu saja merupakan nikmat yang bisa didapatkan oleh seorang mualaf dengan mempercayai Allah SWT.

Salman Al Farisi

Apalagi sebelumnya mualaf memeluk agama lain yang mengartikan ia tidak menyembah Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang berbunyi:

 قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِن يَنتَهُوا۟ يُغْفَرْ لَهُم مَّا قَدْ سَلَفَ وَإِن يَعُودُوا۟ فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ ٱلْأَوَّلِينَ

“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu, ‘Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (ketetapan Allah) terhadap orang-orang dahulu’.” (QS Al Anfal: 38)

2.       Terhindar dari Azab Allah SWT

Keistimewaan bagi mualaf berikutnya yaitu terhindar dari azab yang pedih. Apalagi jika seorang mualaf tersebut bersungguh-sungguh memeluk agama islam dan beribadah sesuai syariat.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.” (QS Al Maidah: 36)

3.       Tak ada Penyesalan Saat Tiba Hari Akhir

Seorang mualaf nantinya terbebas dari penyesalan atas dosa yang sudah ia lakukan. Pasalnya mereka telah lebih awal menyadari bahwa islam adalah agama yang penuh Rahmat.

Salman Al Farisi

Hal ini sejalan dengan:

١٢ وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ

“Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), ‘Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal salih, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin’.” (QS As-Sajadah: 12)

Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa keistimewaan dari mualaf seperti mendiang Salman Al Farisi. Semoga saja semakin banyak mualaf di Indonesia dan seluruh dunia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY