Cara Menghalalkan Uang Haram – Banyak di antara kita yang melakukan apa saja agar mendapatkan uang, baik dengan cara halal maupun haram. Lalu bagaimana jika kita terlanjur mendapatkan uang haram, apakah ada cara menghalalkan uang haram? Tentu ada beberapa penjelasan tentang hal ini dan kita tak boleh gegabah untuk melakukannya sebelum benar-benar yakin.
Cara Menghalalkan Uang Haram Menurut Islam
Cara mengubah dari uang haram agar mejadi halal bisa dilakukan dengan mudah yaitu memberikan uang tersebut kepada orang miskin. Bukan hanya itu, kita juga bisa memberikannya kepada orang yang membutuhkannya.
Karenanya, akan lebih baik jika memakai uang haram untuk orang yang sedang dalam keadaan terdesak, sehingga uang haram terlebih akan berubah menjadi halal. Seperti apa yang disampaikan oleh Salman Al-Farisi, yaitu:
“Jika Anda memiliki kawan, tetangga, atau kerabat yang profesinya haram, lalu dia memberi hadiah kepada Anda atau mengajak Anda makan di rumahnya, terimalah! Sesungguhnya, rasa enaknya adalah hak Anda, sedangkan dosanya adalah tanggung jawabnya.” (Diriwayatkan oleh Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf, no. 14677).
Adapun cara lainnya untuk menghalalkan uang haram dan menjadi halal untuk kita gunakan, di antaranya yaitu:
1. Bertaubat
Ada pun cara agar uang yang haram dapat menjadi halal jika kita bertaubat dan ingin menghalalkan uang yang kamu dapatkan. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 278-279, yang artinya yaitu:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa ( yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu: kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (al-Baqarah /2: 278-279).
2. Minta Maaf Dan Mengembalikan Kepada Orang yang diambil Haknya
Dengan meminta maaf kepada orang yang sudah kamu ambil haknya dan orang tersebut menghalalkannya. Maka bisa saja uang yang pada mulanya dihasilkan dengan cara yang haram kini menjadi halal.
Jika harta haram ini diharamkan dengan alasan mendapatkannya dengan cara terlarang, tentu wajib bagi kita untuk mengembalikannya kepada pemiliknya dan meminta agar dimaafkan.
3. Menyadari dan Menyesali Perbuatan Buruk
Jika kita menyesal telah menggunakan dan memakan uang haram dan berniat untuk tidak kembali mengulanginya. Ini adalah cara agar uang yang kita hasilkan dengan cara yang haram bisa diampuni oleh Allah.
Selain itu, kita juga harus memanjatkan doa untuk memohon pengampunan dosa pada Allah terkait dosa yang kita lakukan dengan memakai dan memakan uang haram.
4. Disumbangkan untuk Keperluan Umat
Kita juga bisa melakukan cara lain, yaitu dengan menyalurkan uang tersebut untuk kepentingan umat muslim secara umum. Baik untuk ibadah, pendidikan maupun kesehatan yang akan senantiasa bermanfaat bagi orang banyak.
Tentu uang haram tersebut sangat bermnafaat dan niatkan juga agar menyucikan diri terhadap dosa yang harta haram. Dengan disalurkannya sebagai sedekah secara umum, perlu kita pahami bahwa hal ini tidak dihitung amal sedekah.
Tapi, hanya dianggap sebagai cara untuk menghalalkan uang haram tersebut. Ini merupakan pendapat Malikiyah, Hanafiyah dan pendapat dari Imam Hambali, Ahmad dan Imam Ghozali sebagai ulama Syafi’iyah.
5. Diberikan Untuk Fakir Miskin
Selain bisa disalurkan kepada kemaslahatan umat, kita juga bisa menghalalkan yaitu kita juga bisa menyerahkannya kepada fakir miskin. Dikarenakan yang terpenting adalah niatnya yaitu untuk mensucikan uang tersebut. Sebab uang yang bersumber dari suatu yang haram tentu tak boleh seterusnya kita nikmati.
Selain itu, juga dapat disalurkan untuk jihad, misalnya dengan membantu keperluan umat muslim untuk berperang orang melawan kafir dan lainnya.
Jika kita terlanjur mendapatkan uang haram, maka Sobat Cahaya Islam bisa membersihkannya. Dengan beberapa cara menghalalkan uang haram yang telah diulas di atas, dapat membantu kiat meringankan dosa haram.
































