Keluarga di Jakbar – Beberapa waktu lalu, keluarga di wilayah Jakarta Barat ditemukan tewas dalam keadaan “mengering”. Menurut informasi tetangga, sebelumnya keluarga tersebut tidak terlihat beraktifitas dan bahkan memiliki rencana untuk pindahan rumah. Sehingga warga sekitar mengira keluarga tersebut sudah pindah, sampai akhirnya tercium bau busuk yang asalnya dari dalam rumah korban.


Peristiwa ini tentu saja cukup mengejutkan, terlebih setelah diperiksa keadaan rumah keluarga tersebut dalam kondisi yang rapi. Selain itu juga tidak ada tanda-tanda adanya kekerasan, sehingga dugaannya adalah keluarga tersebut tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu lama. Dalam islam sendiri, ajal atau maut memang tidak dapat kita prediksi.
Keluarga di Jakbar Tewas “Mengering”, Begini Kematian Dalam Pandangan Menurut Islam


Keluarga di Jakbar tewas dengan kondisi mengering. Keluarga tersebut terdiri dari 4 anggota keluarga yang kemudian warga temukan semuanya dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Tahukah sobat CahayaIslam, dalam islam sendiri jodoh, maut, rejeki adalah segala sesuatu yang tidak dapat kita prediksi dan tidak ada satupun manusia yang tahu. Seperti halnya yang tertulis dalam ayat Al Quran.
وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Ayat ini menegaskan tentang bagaimana kematian merupakan ketetapan Allah SWT. Sehingga hanya Allah lah yang mengetahui kapan waktu setiap makhluk hingga akhirnya ajal menjemput. Dalam kematian sendiri, setiap manusia akan menemui caranya masing-masing. Tergantung bagaimana amalan yang manusia lakukan semasa hidup tentu saja.
Lalu bagaimana agar dapat menjemput kematian dengan cara yang baik (husnul khotimah) menurut islam?
Menjaga Shalat 5 Waktu
Cara yang pertama agar kita sebagai seorang muslim dapat menjemput kematian yang husnul khotimah adalah dengan menjaga shalat 5 waktu. Dengan begitu, kapanpun kita telah menyiapkan diri dalam keadaan bertaqwa. Tentu saja Allah akan memberikan cara yang baik bahkan saat ajal menjemput.
Memperbanyak Dzikir Kepada Allah SWT
Perbanyak dzikir kepada Allah SWT adalah salah satu cara agar dapat mati dalam keadaan husnul khotimah. Dengan berdzikir maka ini sama halnya dengan menjaga keimanan. Selain itu juga membantu kaum muslimin agar mendapatkan ketenangan dan kebaikan. Serta tetap dapat mempertahankan keimanan kepada Allah SWT.
Menghindari Bersikap Dzalim Kepada Orang Lain
Muslim yang sempurna adalah yang dapat menjaga tangan dan lisannya dari menyakiti, menghina atau mendzalimi orang lain. Ini juga akan membawa kaum muslimin untuk menemui kematian dalam keadaan husnul khotimah. Bagaimana mungkin dapat menjemput kematian dalam keadaan beriman, jika kita sering menyakiti orang lain dan ini bukan sikap yang Allah cintai.
Keluarga di Jakbar – tewas dalam keadaan “mengering” yang dugaannya kekurangan asupan makanan. Tentu saja ini adalah suatu bukti bahwa kematian akan menjemput kapanpun dan dalam kondisi apapun. Sehingga sobat CahayaIslam, mari mempersiapkan diri untuk terus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Ali ‘Imran Ayat 145






























