Thariq Halilintar Rayakan Ulang Tahun dengan Fuji, Bolehkah dalam Islam?

0
796
Thariq Halilintar

Thariq Halilintar – Baru saja merayakan hari ulang tahun, Thariq Halilintar juga mengumumkan hubungannya dengan Fuji yang kini telah resmi berpacaran.

Hal ini juga diungkapkan melalui sederet potret menggemaskan dari kedua sejoli yang tengah dimabuk asmara tersebut.

Bahkan Fuji mengunggah foto dirinya sedang makan malam bersama Thariq di Instagram pribadinya.

Usai kabar ini beredar luas, banyak yang memberikan doa serta dukungan, mulai dari rekan sesame selebriti hingga warganet.

Tak tertinggal pula, Atta Halilintar selaku kakak dari Thariq juga mengimbuhkan komentar d postingan Fuji.

Ia mendoakan agar mereka berdua bisa saling membahagiakan atas hubungan yang sedang dijalani sekarang ini.

Dalam video yang tersebar, momen ulang tahun Thariq diawali dengan Fuji yang memberikan kue ulang tahun spesial kepada kekasihnya tersebut.

Lalu tak segan Thariq memeluk erat Fuji sebagai tanda terima kasih dan kasih sayangnya.

Namun tahukah Anda, Sobat Cahaya Islam? Bagaimana hukum merayakan pesta ulang tahun menurut syariat agama? Boleh atau tidak? Demikian penjelasannya!

Thariq Halilintar Rayakan Momen Ulang Tahun dengan Fuji, Bolehkah dalam Islam?

Kabar yang beredar di atas, di mana mengenai Thariq Halilintar yang baru saja merayakan ulang tahun bersama kekasih barunya, Fuji.

Tentunya membuat kita penasaran akan hukumnya di dalam Islam dalam menggelar acara ulang tahun.

Memang seperti yang kita ketahui selama ini, merayakan ulang tahun sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh banyak orang dari berbagai kalangan.

Biasanya dengan mengundang keluarga, kerabat, sahabat atau yang lain-lain.

Acaranya pun diisi dengan menyanyikan lagu yang berjudul ‘selamat ulang tahun’ bersama-sama, meniup lilin, memotong kue hingga membuat permohonan.

Namun bagaimana hukumnya di dalam Islam?

Jika melihat dari kehidupan Nabi Muhammad SAW, Beliau tidak pernah membuat ucapan yang menyinggung bahkan memerintahkan peringatan hari ulang tahun.

Tidak ada pula ayat-ayat atau dalil yang memerintahkan hal tersebut.

Sebaliknya pun tidak ada larangan untuk melakukan kebiasaan itu namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan karena mengacu pada permasalahan di atas.

الاصل في المعاملة ا لاباحة الا ان یدل دلیل على تحریمھا”

“Hukum asal dalam sebuah bentuk muammalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkan.”

Dari kaidah ushul figh tersebut, dijelaskan bahwa perayaan ulang tahun itu diperbolehkan karena tidak ada larangan secara langsung di Alquran atau hadits.

Akan tetapi ada 2 pendapat yang harus kita simak bagaimana isinya.

Hukum Merayakan Ulang Tahun menurut Para Ulama, antara lain:

1.     Boleh

Hari ulang tahun dirayakan boleh saja asalkan tidak dengan cara menghambur-hamburkan harta.

Serta bisa dilakukan dengan cara saling mendoakan dan membahagiakan.

2.     Tidak Boleh

Larangan ini dikarenakan tradisi tersebut diambil dari kebiasaan orang barat yang notabene bukan beragama Islam.

Pengaruh westernisasi tersebut alangkah baiknya jika biaya yang digunakan untuk merayakan ulang tahun dialokasikan dengan cara bersedekah pada fakir miskin, dakwah agama, atau hal yang bermanfaat lainnya.

Demikian di atas merupakan kabar terkini di mana Thariq Halilintar baru saja merayakan hari ulang tahunnya bersama Fuji, sang kekasih.

Serta penjelasan mengenai hukum memperingati hari ulang tahun menurut agama Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY