Syafaat Nabi Muhammad di Hari Kiamat dalam Islam

0
635
Syafaat nabi muhammad di hari kiamat

Syafaat Nabi Muhammad di hari kiamat untuk mendapatkan pengampunan dosa-dosa yang telah umat perbuat. Jadi, setiap doa pasti akan di terima terutama bila si pendoa itu para Nabi dan orang-orang saleh, baik itu di dunia maupun setelah kematian di alam kubur.

Jadi, pemilik syafaat adalah Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Lalu, Allah memilih hamba yang di ridhai, untuk mensyafaati hamba-hamba lainnya, guna mendapat ampunan dan rahmat Allah swt.

Syafaat Nabi Muhammad di Hari Kiamat dalam Islam

Terkait syafaat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad, beliau bersabda

Setiap Nabi memiliki doa [mustajab] yang digunakan untuk berdoa dengannya. Aku ingin  menyimpan doaku tersebut sebagai syafaat bagi umatku di akhirat nanti1

1. Percepatan Pengadilan di Hari Kiamat

Syafaat terbesar (syafā`at `udzmā), yang hanya Nabi Muhammad miliki adalah percepatan pengadilan di hari kiamat. Semua manusia (mulai Nabi Adam) akan mendapatkan limpahan syafaat terbesar ini.

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, kelak di akhirat seluruh manusia akan berkumpul di padang mahsyar menunggu pengadilan Allah swt. Masa menunggu ini cukup lama, sementara matahari begitu dekat dengan ubun-ubun.

Jadi, manusia benar-benar dalam puncak penderitaan, kesedihan, serta ketakutan. Dalam puncak ketakutan tersebut, mereka akan mencari pertolongan untuk memohon kepada Allah swt.

Hal ini agar pengadilan segera di mulai. Namun, tidak satupun yang di mintai tolong dari para nabi, berani memohon; mulai Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, hingga Nabi Isa. Semuanya serba takut akan murka Allah sehingga menolak tidak berani memohon.

Hanya Nabi Muhammad yang saat itu berani memohon kepada Allah. Kata beliau “Maka saya mendatangi tempat di bawah ‘Arsy, langsung bersujud kepada Tuhanku, kemudian Allah berfirman, ‘Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu, mintalah maka kamu akan di beri, mintalah syafaat maka kamu akan di beri syafaat.“

2. Syafaatku Berlaku untuk Para Pendosa Besar dari Umatku

Syafaat nabi muhammad di hari kiamat lainnya, yaitu “Syafā`atī li ahlil kabā ir min ummatī” (Syafaatku berlaku untuk para pendosa besar dari umatku). Selain itu, banyak lagi syafaat beliau yang persiapkan untuk menolong umatnya.

Syafaat nabi muhammad di hari kiamat

Hal ini agar terhindar dari murka Allah dan mendapat rahmat-Nya. Bahkan, syafaat beliau tidak terbatas di akhirat. Meskipun Nabi sudah wafat, pertolongan beliau akan tetap berlanjut untuk umatnya.

Dalam sebuah hadits riwayat al-Bazzar, Nabi bersabda:

Hidupku lebih baik buat kalian [Hayātī khairun lakum], kalian bercakap-cakap dan mendengarkan percakapan. Dan matiku lebih baik buat kalian [wa wafātī khairun lakum]. Amal perbuatan kalian disampaikan kepadaku. Jika aku menemukan kebaikan maka aku memuji Allah. Namun jika menemukan keburukan, aku memohonkan ampunan kepada Allah buat kalian.” 2

Perhatian Nabi terhadap nasib umatnya tidak akan dilepaskan dari pribadi beliau yang rahmat, yaitu pribadi lemah lem­bu­t dan kasih sayang.

Hal tersebut ada dalam riwayat Imam Bukhari “Innamā ana rahmatun muhdātun” (Sesung­guhnya saya adalah rahmat yang dihadiahkan), dan dalam riwayat Imam Muslim “Innī lam ub`ats la`ānan wa innamā bu`itstu rahmatan.”

(Sesungguhnya saya tidak diutus untuk melaknat, akan tetapi saya diutus sebagai rahmat). Dan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam, Nabi diutus, sesuai firman Allah “Wa mā arsalnāka illā rahmatan lil `ālamīn”.

Sungguh beruntung menjadi umat Muhammad yang rahmat, melaksanakan ajaran-ajarannya, dan meniru pribadi beliau. Semoga Syafaat nabi muhammad di hari kiamat bisa kita dapatkan.


  1. (HR. Bukhari, no. 6304) ↩︎
  2. (HR. Al Haytsami, no. 9/24) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY