Perbedaan Amal Orang Beriman dan Kafir, Jangan Sampai Sia-Sia dalam Kegelapan

0
227
perbedaan amal orang beriman dan kafir

Perbedaan amal orang beriman dan kafir – Orang beriman dan tidak beriman atau kafir banyak yang berbuat kebaikan. Namun, Allah menjelaskan bahwa terdapat perbedaan amal orang beriman dan kafir. Orang yang beriman baik lelaki maupun wanita akan masuk surga. Lalu, bagaimana dengan amal orang kafir di hadapan Allah?

Nikmat Iman dan Islam

Nikmat terbesar yang Allah berikan kepada manusia adalah nikmat iman dan Islam. Tidak semua orang mendapat anugerah ini. Hanya mereka yang Allah kehendaki dapat menerima cahaya hidayah. Bahkan seorang Nabi tidak mampu memberi hidayah kepada orang yang ia cintai.

Hidayah adalah hak mutlak Allah semata. Karena itu, setiap Muslim harus berusaha menjaganya dengan sebaik mungkin. Caranya dengan selalu berdoa agar hati tetap teguh dalam Islam, melaksanakan perintah Allah, serta menjauhi larangan-Nya. Orang yang mendapat hidayah telah memperoleh pengetahuan benar tentang jati dirinya. 

Sobat harus sadar dirinya hanyalah makhluk ciptaan Allah. Allah adalah Pencipta langit, bumi, dan seluruh isi alam semesta. Kesadaran ini membawa konsekuensi besar. Menyembah selain Allah berarti menolak hakikat penciptaan. Sebaliknya, orang yang menolak kebenaran berarti hatinya tertutup dari cahaya. 

Akalnya turun dari derajat mulia. Mereka disebut dalam Al-Qur’an sebagai musyrik dan kafir. Ada yang menolak keberadaan Allah, ada pula yang tetap menyembah selain-Nya. Bagi mereka, amal baik tidak bernilai di sisi Allah. Meski mendapat pujian manusia, balasan akhirat tidak mereka peroleh. 

Sobat yang telah menyia-nyiakan hak Allah untuk beribadah, kehidupan mereka akan serasa berada di neraka.

Perbedaan Amal Orang Beriman dan Kafir

Amal manusia akan dinilai sesuai dengan keimanan yang ada dalam hatinya. Amal orang beriman berbeda dengan amal orang kafir. Perbedaan itu terlihat dari niat, tujuan, dan balasan yang akan Sobat terima. Untuk lebih memahami, berikut penjelasan perbedaan amal orang beriman dan kafir:

1. Amal Orang Beriman

Amal orang beriman berlandaskan keikhlasan dan ketaatan kepada Allah. Mereka menyadari setiap perbuatan akan Allah awasi. Niat mereka bukan sekadar mencari pujian manusia, tetapi mengharap ridha dan pahala Allah sebagaimana ayat berikut ini:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, mereka masuk ke surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” 1

Amal orang beriman bernilai ibadah, meski tampak sederhana. Senyum, memberi salam, atau menyingkirkan duri di jalan bernilai pahala. Mereka berusaha menjauhi perbuatan yang Allah larang meski terlihat kecil. Balasan amal orang beriman bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. 

perbedaan amal orang beriman dan kafir

Allah menjanjikan surga bagi mereka. Amal mereka akan menjadi cahaya pada hari kiamat dan menyelamatkan dari siksa. Ini yang menjadi perbedaan amal orang beriman dan kafir.

2. Amal Orang Kafir

Amal orang kafir tanpa landasan iman kepada Allah. Tujuannya sering hanya mencari pujian atau keuntungan duniawi. Meski terlihat besar, amal mereka tidak memiliki nilai di sisi Allah. Al-Qur’an menggambarkan amal orang kafir bagaikan debu yang beterbangan. Tidak ada manfaat kekal di akhirat. 

Mereka mungkin mendapatkan pujian dari manusia, penghormatan karena kebaikan. Namun semua itu hanya berakhir di dunia sebagaimana hadits:

Nanti akan dikatakan kepada orang-orang Yahudi, apa yang kalian sembah?” Mereka menjawab, “Kami menyembah Uzair putra Allah.” Dikatakan kepada mereka, “Kalian dusta, Allah tidaklah mengangkat anak. Lalu apa yang kalian harapkan?” Mereka menjawab, “Wahai Rabbku, kami dalam keadaan haus, berilah minum kepada kami.” Lalu ada yang mengatakan, “Tidakkah kalian melihat?” Lantas nampak api, terlihat seperti fatamorgana yang sudah dikerumuni, dan orang-orang saling berdesak-desakkan. 2

Amal mereka tidak menyelamatkan dari neraka karena menolak hakikat ibadah kepada Allah. Hakikat amal bukan hanya bentuk lahiriah, tetapi niat dan iman.

Perbedaan amal orang beriman dan kafir terletak pada pondasi iman. Kebaikan beriman memiliki tujuan akhir menuju ridha Allah. Amal kafir terhenti pada kepentingan dunia tanpa hubungan dengan Sang Pencipta. Amal orang beriman berlipat ganda nilainya di hadapan Allah.  Perbuatan orang kafir tidak mendapatkan tambahan pahala di akhirat.

Amal yang Allah terima adalah amal yang ikhlas dan sesuai tuntunan Rasulullah. Keimanan adalah kunci diterimanya amal. Orang kafir, meski berbuat baik, tidak memiliki nilai di sisi Allah. Perbedaan amal orang beriman dan kafir dapat Sobat lihat dari kesalehannya, terutama niat dan keikhlasan.


  1. (Surat An-Nisa’ ayat 124) ↩︎
  2. (HR. Bukhari, no. 4581 dan Muslim, no. 183) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY