Mengenal Wali Songo, Strategi Dakwah dan Wilayah Persebarannya

0
2402
Mengenal Wali Songo

Mengenal Wali Songo – Sobat pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Wali Songo. Tapi sudahkah Sobat mengetahui dan mengenal Wali Songo dengan baik?

Kami akan merangkum informasi mengenai Wali Songo untuk menambah pengetahuan Sobat Cahaya Islam. Tentu saja kita harus memiliki pengetahaun agama yang baik, terutama sejarah penyebaran agama islam di Indonesia. Simak penjelasannya dengan baik berikut ini.

Mengenal Wali Songo

Pada abad ke-14 wilayah Jawa terkenal dengan sembilan wali Allah, yang dikenal dengan Wali Songo. Kesembilan wali tersebut menyebar dan bertempat tinggal diwilayah-wilayah penting pantai utara Jawa.

Strategi dakwah yang dilakukan kesembilan wali ini sangat bervariasi. Tergantung dengan kondsi dan wilayah masyarakatnya. Sebagaian besar dari cara penyampainnya sangat luwes serta cara penyampainnya bisa diterima oleh masyarakat sekitar.

Penamaan Wali Songo ini dikaitkan dengan wilayah dakwahnya. Sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu nama asli dari wali tersebut. Untuk itu, kami akan memberikan informasinya agar Sobat bisa tahu nama-nama asli serta wilayah penyebaran islam dari kesembilan wali ini.

Nama-nama Wali Songo

Berikut ini kami paparkan nama asli, strategi, wlayah persebaran dakwah dari Wali Songo. Hal ini sebagaimana yang dituliskan dalam buku Atlas Wali Songo karya Agus Sunyoto.

1. Sunan Gresik

Mengenal Wali Songo

Merupakan tokoh wali songo yang dianggap menyebarkan islam pertama kali. Sunan Gresik memliki nama lengkap Maulana Malik Ibrahim. Ia menyebarkan agama islam melalui perdagangan, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan secara politik di Gresik. Tidak hanya itu, Sunan Gresik membangun mesjid juga Pesantren.

2. Sunan Ampel

Mengenal Wali Songo

Memiliki nama asli Raden Rahmat. Diketahui lahir pada tahunn 1401 dan wilayah dakwahnya disekitaran Surabaya. Ia jga memiliki sebuah pesantren bernama Ampeldenta di Denta, kota Surabaya. Strategi dakwahnya mendidik seseorang menjadi kyai atau dai dan menikahkan mereka dengan anak dari para penguasa Majapahit.

3. Sunan Kudus

Nama aslinya Ja’far Shidiq dan lahir tahun 1400-an. Wilayah penyebaran agamanya di Kudus, Jawa Tengah. Ia terkenal tegas dan merupakan eksekutor Ki Ageng Pengging Sekh Siti Jenar. Ia meyebarkan agama islam dengan memenuhi kebutuhan masyarakat.

4. Sunan Giri

Memiliki nama asli Muhammad Ainul Yakin, lahir pada tahun 1442. Ia dikenal sebagai raja juga guru suci. Sangat berperan penting dalam penyebaran agama islam di Indonesia, khususnya Jawa dan berdakwah melalui jalur kekuasaan, pendidikan dan perniagaan.

5. Sunan Gunung Jati

Bernama lengkap Syarif Hidayatullah dan lahir pada tahun 1448 di Kairo, Mesir. Strategi dakwah yang dilakukannya dengan menguatkan kedudukan dalam dunia politik serta menjalin hubungan dengan tokoh penting.

6. Sunan Kalijaga

Bernama asli Raden Said lahir pada tahun 1450. Peran penyebarannya sangat pentig terutama di wilayah Jawa. Strategi dakwahnya terbilang unik, karena memanfaatkan kepiawannya dalam berdalang. Ia mengislamlkan banyak orang melalui dakwah wayangnya.

7. Sunan Muria

Nama aslinya Raden Umar Said, lahir pada tahun 1450. Merupakan tokoh wali termuda diantara Wali Songo lainnya. Ia berdakwah melalui gamelan dan boneka sebagai sarana dakwahnya.

8.  Sunan Bonang

Bernama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Untuk wilayah dakwahnya berada di Kediri dan melalui strategi pewayangan, sastra sufistik juga tembang.

9. Sunan Drajat

Memiliki nama asli Raden Qasim atau Syarifuddin dan lahir pada tahun 1470. Wilayah penyebaran agama islamnya di Pacitan, Lamongan menggunakan strategi dakwah pendidikan akhlak.

Kehadiran para Wali ini telah Allah sampaikan melalui firmannya.

Artinya: “Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.”(QS. Yunus: 62-64)

Contoh karomah ini Allah berikan pada Siti Maryam juga Pemuda di Gua Kahf.

Artinya: “Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.” (QS. Maryam:37)

“Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Rabb mereka dan kami tambahkan pada mereka petunjuk.” (QS. Al Kahfi: 13).

Sekian artikel terkait mengenasl Walli Songo ini dibuat. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY