Manfaat Menikah Usia Muda, Motivasi bagi Para Pemuda

0
541
Manfaat Menikah Usia Muda Pernikahan Dini

Manfaat Menikah Usia Muda – Di antara tanda kekuasaan Allah adalah menciptakan pasangan bagi kita semua. Oleh karena itu, menikah termasuk sunnah Nabi yang pahalanya sangat besar. Itulah kenapa setiap pemuda yang sudah mampu menikah, hendaknya ia segera menikah, sebagaimana hadits berikut:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ

“Wahai para pemuda, barangsiapa sudah mampu menikah, menikahlah!” (1)

Hadits di atas dengan jelas memerintahkan para pemuda yang sudah mampu menikah untuk segera menikah. Namun, perintah ini hanya bersifat anjuran, bukan kewajiban. Dengan anjuran segera menikah bagi kawula muda, apa sebenarnya manfaat dari pernikahan di usia muda tersebut?

Bermain-main dengan Istri untuk Mencari Pahala

Bermain-main tidak selalu buruk. Bahkan, bermain-main yang bermanfaat justru bisa memberikan pahala. Dalam sebuah hadits dari Abu Darda, Rasulullah menyebutkan beberapa perkara bermain-main yang berpahala:

اللهْوُ في ثلاثٍ : تأديبُ فرَسِكَ ، و رمْيُكَ بِقوسِكِ ، و مُلاعَبَتُكَ أهلَكَ

“Main-main (yang bermanfaat/berpahala) ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, menembakkan panahmu, dan bermain-main dengan istrimu.” (2)

Maksud dari bermain-main dengan istri adalah bermesraan. Bisa juga artinya melakukan foreplay sebelum berhubungan intim.

Sedekah dengan Menafkahi Istri

Sedekah tidak harus kepada orang lain ataupun orang miskin di luar sana. Pasalnya, menafkahi keluarga sudah bernilai sedekah. Bahkan, ini termasuk sedekah yang lebih utama. Rasulullah bersabda:

إِذَا أَنْفَقَ المُسْلِمُ نَفَقَةً عَلَى أَهْلِهِ، وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا، كَانَتْ لَهُ صَدَقَةً

“Jika seorang muslim member nafkah ke keluarganya dan ia mengharap pahala dari itu, nafkah tersebut bernilai sedekah.” (3)

Jadi, hendaknya para suami atau kepala rumah tangga tidak pelit dalam memberikan nafkah kepada keluarga (anak dan istri).

Manfaat Menikah Usia Muda: Mencetak Generasi Penerus Muslim

Islam menganjurkan para lelaki untuk mencari calon istri yang subur. Dan kesuburan Perempuan biasanya terjadi di usia muda. Rasulullah juga bangga jika umatnya semakin banyak. Rasulullah bersabda:

تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ

“Nikahilah Wanita penyayang dan subur, karena aku bangga dengan banyaknya umatku.” (4)

Oleh karena itu, mulai sekarang jangan ada yang mencela jika ada pasangan calong suami-istri yang memutuskan untuk menikah muda.

Baik nikah muda atau di usia berapapun, yang jelas menikah adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. Sebagaimana firman Allah:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu.” (5)

Dalam pernikahan, ada banyak sekali pahala yang bis akita dapatkan. Misalnya adalah bermesraan atau berhubungan suami-istri, ini semua bernilai pahala. Tak hanya itu, jika pasangan suami-istri saling mendukung satu sama lain untuk menambah kesalehan dan mencari surga, Allah akan menambah keberkahan dalam hidupnya.


Referensi:

(1) H.R. Bukhari 5056

(2) Sahih Al-Jami’ 5498

(3) H.R. Bukhari 5351

(4) Sunan Abi Dawud 2050

(5) Q.S. An-Nur 32

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY