Manfaat ilmu agama di akhir zaman – Menimba ilmu untuk menghadapi akhir zaman seperti sekarang sangatlah penting bagi umat Islam. Banyak tokoh atau ulama yang mengingatkan manfaat ilmu agama di akhir zaman. Sebab orang yang mahir ilmu tanpa landasan ilmu agama bagaikan orang buta. Sedangkan mahir ilmu agama tanpa ilmu umum bagaikan seorang yang pincang.
Apa Manfaat Ilmu Agama di Akhir Zaman?
Hidup di tengah zaman yang penuh fitnah seperti sekarang ini, kebenaran seringkali tersembunyi dalam kesesatan yang tersebar luas. Kebutuhan akan ilmu agama yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadist menjadi sangat penting. Sebab, ilmu agama merupakan jalan yang akan membimbing umat menuju kebenaran.
Ilmu agama merupakan bekal untuk menjaga diri dari fitnah dan penyimpangan. Berikut ini kegunaan ilmu agama di akhir zaman:
1. Menjaga Keselamatan Aqidah
Ilmu agama menjadi landasan kokoh bagi Sobat Cahaya Islam dalam menjaga keimanan serta demi menghindari kesesatan. Tanpa adanya bekal ilmu agama yang benar, seorang muslim terombang-ambing dalam pemikiran yang sesat. Sebagaimana ayat Al Qur’an yang menjelaskan pentingnya ilmu agama:
“Katakanlah, ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” 1


Muslim yang memiliki ilmu agama akan mendapatkan cahaya untuk menerangi jalan hidupnya. Tanpa ilmu agama, seorang muslim akan mudah tersesat karena tidak membedakan antara kebaikan dan keburukan. Pemahaman tentang ilmu agama merupakan tanda bahwa Allah menghendaki kebaikan seseorang.
Sebaliknya, ketika Sobat Cahaya Islam tidak berilmu merupakan tanda kebinasaan yang menjerumuskan dalam kesesatan.
2. Bekal Menghadapi Fitnah
Fitnah di akhir zaman digambarkan sebagai sepotong malam yang gelap. Ketika Sobat Cahaya Islam berada di tengah hutan tanpa penerangan lampu, rembulan atau kunang-kunang, maka tidak mampu melihat tangannya sendiri. Kondisi kehidupan yang semacam ini berpotensi membuat siapa saja tergelincir.
Sama halnya dengan fitnah akhir zaman yang membuat seseorang di pagi hari masih beriman, sore hari bisa menjadi kafir. Oleh karena itu, Rasulullah menganjurkan agar seorang hamba tidak menunda kebaikan dan amal shalih. Berikut ini dalil tentang bahaya fitnah akhir zaman:
“Bersegeralah kalian melakukan amal shalih sebelum datangnya berbagai fitnah yang seperti potongan-potongan malam yang gelap gulita.Pada waktu pagi seorang masih beriman, tetapi di sore hari sudah menjadi kafir; dan pada waktu sore hari seseorang masih beriman, kemudian di pagi harinya sudah menjadi kafir.Dia menjual agamanya dengan sekeping dunia” 2
3. Menghindari Menjual Agama
Manfaat ilmu agama di akhir zaman selanjutnya yaitu menghindari fenomena penjual agama. Keharusan umat muslim untuk beramal juga mengisyaratkan tentang datangnya masa manusia mudah menjual agamanya dengan dunia. Fenomena ini sebagai gambaran kondisi iming-iming harta, tahta dan dunia yang menggelincirkan ulama.


Akan banyak dai yang lahir dari ajang pencarian bakat. Kemudian, mereka juga berlomba-lomba menaikkan rating iklan di acara-acara hiburan yang mengangkat tema spiritual. Namun, ada juga yang dari awal memang sengaja memajang tokoh agama sebagai maskot produk.
Jika tidak memiliki landasan agama yang kuat, tokoh-tokoh tersebut lebih mudah menghalalkan atau mengharamkan sesuatu. Oleh karena itu, manfaat ilmu agama di akhir zaman untuk menghindari para tokoh agama yang menjual agamanya demi dunia.
4. Ilmu Sebagai Jalan Keselamatan
Jalan keselamatan bagi kaum muslim yaitu Al Qur’an dan As Sunnah di akhir zaman. Tanpa ilmu, kaum muslim akan mudah terjebak dalam ketersesatan. Sebab, di akhir zaman semakin banyak bentuk-bentuk ketersesatan di tengah masyarakat.
Banyak manfaat ilmu agama di akhir zaman karena akan semakin banyak fitnah. Ketika banyak penyiar agama yang menjual agama demi dunia, maka umat Islam harus semakin waspada. Menuntut ilmu agama berlandaskan Al Qur’an dan As-sunnah menjadi hal yang krusial.
































